Pemerintah pusat mendukung upaya percepatan pembangunan pariwisata di Lampung.
Bandar Lampung (Lampost.co) — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, menilai rencana pemberian insentif pariwisata oleh Pemerintah Provinsi Lampung berpotensi memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan sektor wisata di daerah.
Menurutnya, skema insentif seperti tax holiday maupun bentuk keringanan lainnya dapat memperkuat iklim investasi, khususnya di sektor pariwisata.
Ia menyebut dukungan terhadap kebijakan tersebut juga datang dari Kementerian Pariwisata, yang pada prinsipnya siap mendorong pengembangan pariwisata di Lampung.
“Jika ada regulasi yang perlu diselaraskan untuk mendukung kebijakan ini, tentu akan kami bantu dorong. Pada dasarnya, pemerintah pusat mendukung upaya percepatan pembangunan pariwisata di Lampung,” ujarnya.
Selain insentif fiskal, Chusnunia menekankan pentingnya memperkuat promosi dan memperbanyak agenda wisata daerah agar masuk dalam kalender event nasional.
Ia menilai tingginya angka kunjungan wisata ke Lampung harus pemerintah imbangi dengan pengembangan destinasi, termasuk desa wisata.
Baca Juga:
Pemberdayaan Warga Kunci Pengembangan Wisata Terintegrasi
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Lampung sedang mengkaji pemberian berbagai insentif guna menarik investasi di sektor pariwisata.
Kebijakan tersebut mencakup tax holiday, potongan pajak barang dan jasa tertentu, hingga insentif Pajak Pembangunan I (PB1).
Tak hanya itu, pemerintah provinsi juga mendorong kabupaten/kota untuk mengadopsi kebijakan serupa guna mempercepat pertumbuhan sektor wisata secara merata.
Sejumlah program pengembangan turut diusulkan, mulai dari peningkatan akses jalan menuju destinasi unggulan, pembangunan fasilitas pendukung (amenitas), hingga penguatan promosi wisata di tingkat nasional.
Pengembangan wisata bahari, konservasi, serta desa wisata juga menjadi fokus untuk memperkaya daya tarik pariwisata di Lampung.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update