Sukadana (Lampost.co)–Sebanyak 452 warga binaan Rutan Kelas llB Sukadana melaksanakan salat Id Hari Raya IdulFitri 1446H di dalam Rutan.
Kegiatan tersebut serentak bersama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung.
Salat berlangsung hidmat bersama Kepala Rutan Sukadana, Farizal Antony dan jajara.
“Meski di balik jeruji besi, seluruh warga binaan masih tetap merasakan suasana Idulfitri yang penuh hikmat,” ujar Kepala Rutan Sukadana, Farizal Antony, Selasa, 1 April 2025.
Farizal Antony juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan salat Id.
Ia juga berharap, momen Idulfitri dapat menjadi momentum bagi WBP untuk merenungkan kesalahan, memperbaiki diri, dan menjadi pribadi yang lebih baik.
“Alhamdulillah senang bisa bertemu kembali di Hari Raya Idulfitri dan menjadi momentum kemenangan bagi kita semua. Lewat pelaksanaan salat ini kami ingin memberikan kesempatan kepada WBP untuk tetap merasakan kebahagiaan Idulfitri. Melalui kegiatan ini, kami berharap tali persaudaraan semakin erat dan memberikan semangat baru bagi WBP untuk menjalani masa pembinaan,” kata Farizal.
Saling Bermaafan
Kegiatan berakhir dengan pembacaan doa serta saling bermaafan antara petugas dan warga binaan.
“Satu per satu dari mereka pun maju dan bersilaturahmi dengan saling memaafkan. Nuasana hangat, gembira dan penuh haru ini menyelemuti seluruh pegawai dan warga binaan,” ujarnya.
Bertindak sebagai imam dan katib salat Idulfitri ini adalah Jainur Rosyid, seorang warga binaan santri Rutan Sukadana.
Dalam khotbahnya, Jainur mengajak untuk bersama-sama menjadikan momentum Idulfitri untuk saling berbenah, bermaafan, dan menjadi pribadi yang lebih baik.








