PDRB Lampung Capai 520 Triliun di 2025

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyebut Provinsi Lampung memiliki potensi ekonomi besar dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai sekitar Rp520 triliun pada 2025.

Editor Asrul Septian Malik, Penulis Delima Natalia
Senin, 18 Mei 2026 21.40 WIB
PDRB Lampung Capai 520 Triliun di 2025
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal

Bandar Lampung (lampost.co) — Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyebut Provinsi Lampung memiliki potensi ekonomi besar dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai sekitar Rp520 triliun pada 2025. Pertumbuhan ekonomi Lampung juga menjadi salah satu yang tertinggi di Sumatera.

Meski begitu, kapasitas fiskal daerah masih terbatas. Total akumulasi APBN, APBD provinsi, kabupaten/kota, hingga APBDes di Lampung hanya sekitar Rp32 triliun atau kurang dari 8 persen dari total perputaran ekonomi daerah. Sebagian besar anggaran itu pun terserap untuk belanja pegawai.

“Pemerintah harus tetap bergerak meskipun anggaran terbatas. Karena itu, kita membutuhkan instrumen pembiayaan inovatif seperti obligasi dan sukuk daerah,” ujar Mirza saat kegiatan di Grand Mercure Lampung, Senin, 18 Mei 2026.

Menurut dia, obligasi dan sukuk daerah dapat memperkuat kapasitas pembiayaan pembangunan, terutama untuk mendukung proyek strategis berbasis hilirisasi dan pengelolaan sumber daya daerah.

Ia menilai pembangunan berkelanjutan hanya dapat tercapai melalui kemandirian daerah. Karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat peran pada sektor strategis yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Mirza juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, Otoritas Jasa Keuangan, pelaku pasar keuangan, investor, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membangun ekosistem pembiayaan daerah yang sehat, transparan, dan berkelanjutan.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi menjadi langkah awal lahirnya ekosistem pembiayaan daerah yang sehat, profesional, transparan, dan berkelanjutan,” katanya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI