IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 09/04/2026 23:35
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Pelaku Usaha Diminta Tetap Ikuti Ketentuan HET

Ricky MarlyNurbyRicky MarlyandNur
09/04/26 - 21:24
in Ekonomi dan Bisnis, Lampung
A A
Pedagang menunjukan minyak goreng rakyat MinyaKita yang mulai langka dipasaran di Pasar Mampang, Jakarta. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Pedagang menunjukan minyak goreng Minyakita. (ANTARA)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta pelaku usaha tetap menjaga stabilitas harga minyak goreng, khususnya produk Minyakita. Meskipun terjadi kenaikan harga bahan baku plastik yang digunakan untuk kemasan.

Direktur Bina Usaha Dalam Negeri Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Nawandaru Dwi Putra, mengatakan pemerintah mengharapkan komitmen pelaku usaha agar harga Minyakita tetap mengikuti ketentuan harga eceran tertinggi (HET).

“Kami tetap mengharapkan dukungan dan komitmen dari pelaku usaha agar harga Minyakita tetap sesuai HET. Sampai saat ini belum ada penyesuaian harga,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin, 6 April 2026.

Ia menjelaskan, dalam 10 hari terakhir setelah Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri, sejumlah komoditas pangan mulai mengalami kenaikan harga, termasuk minyak goreng.

Salah satu pemicunya adalah kenaikan harga bijih plastik yang menjadi bahan baku kemasan. Kondisi ini berdampak pada berbagai produk yang menggunakan kemasan plastik, seperti minyak goreng premium, minyak curah, hingga Minyakita.

 

Naik 0,05 Persen

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) per 2 April 2026, harga minyak goreng premium tercatat rata-rata Rp21.433 per liter atau naik 0,05 persen dari pada pekan sebelumnya.

Sementara minyak goreng curah berada di angka Rp19.081 per liter atau naik 0,22 persen.

Adapun harga Minyakita tercatat sebesar Rp15.877 per liter atau turun sekitar 0,25 persen dari pada minggu sebelumnya.

Nawandaru menyebut sejumlah Dinas Perdagangan di daerah melaporkan adanya kenaikan harga minyak goreng premium di beberapa wilayah. Namun untuk Minyakita, sebagian besar daerah masih menjual sesuai dengan HET.

Saat ini tercatat terdapat 19 provinsi yang harga Minyakita-nya masih berada di kisaran HET, meliputi sebagian besar wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, sebagian Sulawesi, Bali, serta Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, pemerintah masih berupaya menekan harga di kawasan Indonesia Timur seperti Papua dan Maluku yang masih menghadapi tantangan distribusi. Sehingga berdampak pada harga di tingkat eceran.

“Kehadiran Minyakita diharapkan bisa menjadi instrumen untuk menstabilkan harga minyak goreng di pasar. Sehingga masyarakat tetap memiliki akses terhadap minyak goreng dengan harga terjangkau,” kata Nawandaru.

Tags: HETKemendagKementerian PerdaganganMinyakitapelaku usaha
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Beralih ke Daun Pisang, Pengrajin Tahu-Tempe Jagabaya Uji Kemasan Ramah Lingkungan

Beralih ke Daun Pisang, Pengrajin Tahu-Tempe Jagabaya Uji Kemasan Ramah Lingkungan

byWandi Barboyand1 others
09/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Pengelola usaha tahu dan tempe H. Tikno di Jagabaya, Bandar Lampung mulai menguji penggunaan daun pisang sebagai...

Industri Tempe-Tahu Lampung Mulai Beralih ke Daun Pisang sebab Harga Plastik Naik

Industri Tempe-Tahu Lampung Mulai Beralih ke Daun Pisang sebab Harga Plastik Naik

byWandi Barboyand1 others
09/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Kenaikan harga plastik yang melonjak tajam mulai menekan pelaku industri tempe dan tahu di Provinsi Lampung. Pemerintah...

Harga MinyaKita di pasaran Bandar Lampung tembus Rp17 ribu per liter. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho.

Harga Minyakita di Pasar Kota Metro Tembus Rp21 Ribu per Liter

byRicky Marlyand1 others
09/04/2026

Metro (Lampost.co) -- Harga minyak goreng merek Minyakita di sejumlah pasar di Kota Metro mengalami kenaikan signifikan dan mulai sulit...

Berita Terbaru

Beralih ke Daun Pisang, Pengrajin Tahu-Tempe Jagabaya Uji Kemasan Ramah Lingkungan
Ekonomi dan Bisnis

Beralih ke Daun Pisang, Pengrajin Tahu-Tempe Jagabaya Uji Kemasan Ramah Lingkungan

byWandi Barboyand1 others
09/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Pengelola usaha tahu dan tempe H. Tikno di Jagabaya, Bandar Lampung mulai menguji penggunaan daun pisang sebagai...

Read moreDetails
Industri Tempe-Tahu Lampung Mulai Beralih ke Daun Pisang sebab Harga Plastik Naik

Industri Tempe-Tahu Lampung Mulai Beralih ke Daun Pisang sebab Harga Plastik Naik

09/04/2026
Harga MinyaKita di pasaran Bandar Lampung tembus Rp17 ribu per liter. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho.

Harga Minyakita di Pasar Kota Metro Tembus Rp21 Ribu per Liter

09/04/2026
Pengamat Lingkungan Ajak Pedagang dan Konsumen Tinggalkan Plastik Sekali Pakai

Pengamat Lingkungan Ajak Pedagang dan Konsumen Tinggalkan Plastik Sekali Pakai

09/04/2026
KONI Lampung Lakukan Survei Venue di Lampung Selatan

KONI Lampung Lakukan Survei Venue di Lampung Selatan

09/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.