Bandar Lampung (Lampost.co) — Pengamat Pendidikan Lampung, Undang Rosidin, menegaskan bahwa penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) seharusnya benar-benar difokuskan pada kebutuhan yang paling mendesak dan langsung berdampak pada proses belajar mengajar.
Menurut Undang, Dana BOS merupakan instrumen penting pemerintah untuk menjamin terselenggaranya pendidikan yang layak dan merata.
Karena itu, penggunaannya harus diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar siswa dan sekolah, bukan pada pos-pos yang bersifat seremonial atau kurang prioritas.
“Dana BOS itu harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang betul-betul dibutuhkan oleh siswa dan sekolah. Misalnya penyediaan buku paket yang memang diperlukan siswa dan siswi, sehingga mereka tidak lagi kesulitan mengikuti pelajaran karena kekurangan bahan ajar,” kata Undang, Selasa, 27 Januari 2026.
Baca juga : Disdikbud Lampung Perketat Pengawasan Penggunaan Dana BOS
Selain buku paket, ia juga menekankan pentingnya perbaikan serta penyediaan sarana dan prasarana sekolah yang memadai. Menurutnya, masih banyak sekolah yang ruang kelasnya rusak, fasilitas sanitasi tidak layak, hingga minimnya perangkat penunjang pembelajaran.
“Bagaimana mungkin proses belajar bisa optimal kalau ruang kelas bocor, kursi dan meja rusak, atau toilet tidak layak pakai. Ini kebutuhan yang sangat mendesak dan seharusnya menjadi prioritas utama penggunaan Dana BOS,” ujarnya.
Undang juga mengingatkan pihak sekolah dan pemangku kebijakan agar lebih transparan dan akuntabel dalam pengelolaan Dana BOS.
Ia menilai, keterbukaan kepada publik, khususnya orang tua siswa, penting untuk mencegah penyalahgunaan anggaran.
“Sekolah perlu terbuka, sampaikan Dana BOS itu digunakan untuk apa saja. Dengan begitu, masyarakat bisa ikut mengawasi dan memastikan dana tersebut benar-benar kembali untuk kepentingan siswa,” tambahnya.
Ia berharap ke depan pemerintah daerah dan satuan pendidikan lebih cermat dalam menyusun skala prioritas penggunaan Dana BOS. Dengan pengelolaan yang tepat sasaran, Undang yakin kualitas pendidikan akan meningkat dan kesenjangan fasilitas antar sekolah bisa ditekan.
“Kalau Dana BOS dikelola dengan baik dan fokus pada kebutuhan mendesak, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh siswa dan guru di sekolah,” pungkasnya.








