Bandar Lampung (Lampost.co) – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengingatkan pentingnya kewaspadaan orang tua dan pengelola wisata terhadap keselamatan anak-anak saat berada di lokasi wisata alam. Imbauan ini disampaikan menyusul peristiwa tragis meninggalnya dua anak akibat tenggelam di kawasan wisata Air Terjun Way Lalaan. Insiden ini terjadi di Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 1 Januari 2026, dan menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena melibatkan korban anak-anak di ruang publik yang seharusnya aman bagi keluarga.
Polda Lampung Soroti Risiko Wisata Alam
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa kawasan wisata alam memiliki potensi bahaya yang tidak boleh diabaikan. Terutama bagi anak-anak, area ini perlu diperhatikan. Ia menekankan perlunya pengawasan ekstra dari orang tua saat berkunjung ke destinasi dengan risiko alam terbuka. Ini termasuk sungai, air terjun, atau kolam alami.
“Kami mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di kawasan wisata alam yang memiliki potensi risiko tinggi,” ujarnya, Sabtu 3 Januari 2026.
Kondisi Lokasi Dinilai Berisiko Tinggi
Yuni mengungkapkan, berdasarkan hasil penelusuran awal, lokasi tempat kedua anak ditemukan tenggelam memiliki kedalaman air sekitar dua meter. Selain itu, kondisi air yang keruh serta minimnya pengawasan turut memperbesar risiko kecelakaan di area tersebut.
Situasi tersebut, kata dia, seharusnya menjadi perhatian bersama, baik bagi pengelola wisata maupun pengunjung, khususnya orang tua yang membawa anak-anak.
Anak Tidak Didampingi Orang Tua Jadi Catatan Penting
Lebih lanjut, Polda Lampung juga menyoroti fakta bahwa salah satu korban diketahui berada di lokasi wisata tanpa pendampingan langsung dari orang tua. Kondisi ini dinilai memperbesar potensi terjadinya kecelakaan.
“Selain itu, salah satu korban diketahui tidak didampingi orang tua saat berada di lokasi wisata. Maka itu, orangtua perlu meningkatkan pengawasannya,” tegasnya.
Imbauan untuk Pengelola dan Pengunjung
Melalui peristiwa ini, Polda Lampung berharap seluruh pihak dapat mengambil pelajaran penting. Orang tua diminta tidak lengah saat anak bermain di area wisata. Sementara, pengelola diharapkan meningkatkan sistem pengawasan dan keselamatan di lokasi-lokasi rawan.
Tragedi di Way Lalaan menjadi pengingat bahwa keselamatan anak harus menjadi prioritas utama. Terutama di kawasan wisata alam yang menyimpan risiko tersembunyi jika tidak diawasi dengan baik.








