Kotaagung (Lampost.co) — Banjir melanda Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Senin, 13 April 2026, sekitar pukul 17.20 WIB. Air tiba-tiba masuk ke permukiman warga setelah tanggul penahan jebol akibat derasnya kiriman air dari wilayah hulu di Lampung Barat.
Peristiwa ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan hulu sungai. Debit air meningkat drastis hingga membuat tanggul tidak mampu menahan tekanan arus dan akhirnya jebol.
Akibatnya, air meluap ke permukiman warga dan menyebabkan sejumlah rumah tergenang. Warga sempat panik saat air mulai masuk ke lingkungan tempat tinggal mereka.
Kepala Pelaksana BPBD Tanggamus, Irvan Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut banjir terjadi akibat faktor alam yang dipicu kiriman air dari hulu.
“Banjir ini disebabkan oleh kiriman air dari wilayah Lampung Barat yang meningkatkan debit air secara signifikan hingga tanggul jebol,” ujar Irvan.
Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi sebagai langkah awal penanganan bencana.
“Saat ini kami masih melakukan pendataan dan koordinasi lebih lanjut untuk penanganan dampak banjir di lokasi,” tambahnya.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa. Namun, sejumlah rumah warga dilaporkan terdampak akibat genangan air yang masuk ke permukiman.
BPBD Tanggamus memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi lanjutan terkait kondisi di lapangan.









