BANDAR LAMPUNG (lampost.co) — Upaya menumbuhkan budaya literasi sejak dini terus dilakukan dunia pendidikan. Ratusan siswa SDN Teladan, yang terdiri dari SDN 2 dan SDN 3 Rawalaut, Bandar Lampung, mengikuti kunjungan edukasi ke kantor Harian Umum Lampung Post, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan field trip tersebut bertujuan mengenalkan dunia jurnalistik kepada siswa. Juga sekaligus memperluas wawasan tentang proses produksi berita, baik media cetak maupun digital.
Koordinator kegiatan, Abdul Mukti, mengatakan kunjungan ini merupakan bagian dari program sekolah. Tujuannya untuk meningkatkan minat baca dan tulis siswa melalui pengalaman belajar langsung di lapangan.
“Melalui kunjungan ini, siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana berita diproduksi. Harapannya, minat literasi mereka semakin tumbuh,” ujar Abdul Mukti, yang juga guru SDN Teladan.
Transformasi Lampung Post
Rombongan siswa kelas IV itu disambut Manager Aktivasi Lampung Post, Wiji Sukamto. Dalam pemaparannya, Wiji menjelaskan transformasi Lampung Post yang kini tidak hanya hadir dalam bentuk koran cetak, tetapi juga mengembangkan berbagai platform digital.
“Lampung Post saat ini hadir dalam versi digital yang bisa diakses lebih cepat dan di mana saja. Selain itu, kami juga memiliki portal berita Lampost.co, kanal YouTube Lampung Post Update, serta SAI Radio Streaming,” jelasnya.
Menurut Wiji, perkembangan media digital menjadi peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda untuk lebih cakap dalam memilah dan memproduksi informasi yang benar.
Tak hanya menerima materi, para siswa juga diajak terlibat langsung dalam praktik jurnalistik. Mereka dikenalkan tahapan dasar pembuatan berita, mulai dari menentukan peristiwa, memilih narasumber, menyusun pertanyaan, melakukan wawancara, hingga pengambilan foto jurnalistik.
Antusias
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Salah satu peserta, Anindya, mengaku senang mendapat pengalaman baru yang berbeda dari pembelajaran di sekolah.
“Seru sekali bisa belajar jadi jurnalis di Lampung Post. Kami diajari cara wawancara dan membuat berita yang benar,” katanya.
Sebagai penutup, para siswa diajak berkeliling melihat ruang percetakan koran Lampung Post serta mengunjungi studio podcast. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk terus meningkatkan kemampuan literasi dan berpikir kritis sejak usia dini.








