• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/02/2026 13:10
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hukum

Warga Anak Tuha Mengadu Polemik Agraria di DPRD Lampung

DPRD Provinsi Lampung menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan warga Anak Tuha, Lampung Tengah, dan LBH Bandar Lampung,

Triyadi IsworoAsrul Septian MalikbyTriyadi IsworoandAsrul Septian Malik
16/09/25 - 22:00
in Hukum, Kriminal, Lampung
A A
Warga Anak Tuha Lampung Tengah, dan LBH Bandar Lampung, menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Provinsi Lampung, Selasa, 16 September 2025 terkait polemik konflik agraria dengan PT. Bumi Sentosa Abadi (BSA). (Foto: Lampost.co / Asrul Septian Malik)

Warga Anak Tuha Lampung Tengah, dan LBH Bandar Lampung, menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Provinsi Lampung, Selasa, 16 September 2025 terkait polemik konflik agraria dengan PT. Bumi Sentosa Abadi (BSA). (Foto: Lampost.co / Asrul Septian Malik)

Bandar Lampung (Lampost.co) — DPRD Provinsi Lampung menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan warga Anak Tuha, Lampung Tengah, dan LBH Bandar Lampung, Selasa, 16 September 2025. RDP tersebut terkait polemik konflik agraria dengan PT. Bumi Sentosa Abadi (BSA).

Perwakilan Desa Bumiaji, Tarman mengatakan lahan yang digarap masyarakat tiga desa Anak Tuha merupakan tanah sendiri, bukan milik perusahaan. Namun ia menyebut, sejak tahun 2012 perusahaan mengambil alih tanah mereka dan melakukan penggusuran tanpa dasar yang jelas.

“Pada tahun 2023 tanaman singkong warga tergusur habis tanpa ada ganti rugi maupun dialog. Penggusuran besertai kekerasan, penahanan, dan intimidasi. Sehingga warga merasa diperlakukan sebagai penjahat pada tanah sendiri,” ujarnya.

Kemudian karena kehilangan lahan, kondisi sosial ekonomi masyarakat terpuruk. Ia menyebut, anak-anak tidak bisa sekolah, sebagian terpaksa merantau, bahkan ada yang terseret ke tindak kriminal karena tidak ada pilihan lain.

“Situasi keamanan kampung pun menjadi tidak terkendali. Masyarakat berharap DPRD, Gubernur, dan Bupati serius memperjuangkan hak mereka,” katanya.

Selanjutnya ia mengatakan warga ingin penyerobotan tersebut harus terhentikan. Karena lahan itu adalah tanah adat peninggalan nenek moyang. Warga meminta agar dukungan ini tidak hanya sebatas janji, melainkan terwujudkan dalam kebijakan nyata.

Masyarakat Tertekan

Sementara perwakilan warga Desa Desa Negara Aji Baru, Murni menyampaikan. Warga sudah lama mencari solusi dengan berbagai cara. Tetapi hasilnya tidak pernah jelas dan masyarakat terus mengalami tekanan.

“Aspirasi memang sudah sampai kepada tingkat pusat, namun yang terbutuhkan adalah tindakan nyata. Masyarakat menginginkan tanah mereka benar-benar kembali agar dapat hidup layak pada tanah leluhur sendiri. Bukan menjadi tamu pada kampung sendiri,” katanya.

Kemudian perwakilan Desa Negara Aji Tua, Hasan menyampaikan, penguasaan lahan mulai tahun 1972. ketika PT. Chandra Bumi Kota masuk tanpa persetujuan masyarakat. Ia menyebut ada oknum pemerintah yang memberi izin sepihak, sehingga lahan masyarakat dikuasai perusahaan.

“Lahan itu kemudian beralih kepada PT. BSA tanpa proses jual beli maupun ganti rugi. Perusahaan hanya mengandalkan dokumen HGU, sementara masyarakat memiliki bukti penguasaan turun-temurun,” katanya.

Selanjutnya, PT. BSA mengklaim luas lahan sekitar 807 hektare, tetapi masyarakat meyakini lebih dari itu. Setiap kali warga mencoba masuk, aparat selalu menyatakan tanah tersebut milik perusahaan. Dampaknya, masyarakat kehilangan sumber ekonomi. Anak-anak kesulitan melanjutkan sekolah karena biaya tinggi, sementara orang tua tidak lagi memiliki lahan garapan untuk bekerja.

“Kehidupan sosial ekonomi masyarakat semakin terpuruk,” katanya.

Tags: Anak TuhaBumi AjiDPRD Provinsi LampungGarinca Reza FahleviGUBERNUR LAMPUNGKomisi I DPRD LampungKonflik agrariakonflik tanahLampung TengahLBH Bandar LampungNegara Aji BaruNegara Aji TuhaPT. BSAPT. Bumi Sentosa AbadiRahmat Mirzani Djausalrapat dengar pendapatRDPSengketa Tanahtanah adatWARGA
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Kabar duka menyelimuti Partai Demokrat Provinsi Lampung. Hj. Sari Dewi meninggal dunia, Rabu, 18 Februari 2026 dini hari sekitar pukul 02.45 WIB. Dok

Istri Ketua Partai Demokrat Lampung sekaligus Ibunda Wakil Walikota Metro Wafat

byTriyadi Isworo
18/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Kabar duka menyelimuti Partai Demokrat Provinsi Lampung. Hj. Sari Dewi meninggal dunia, Rabu, 18 Februari 2026...

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung, Nurul Fajri. Dok.

Pemprov Lampung Tuntaskan Rp200 Miliar Pembayaran Satker dan Pihak Ketiga

byTriyadi Isworo
18/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pemerintah Provinsi Lampung memastikan seluruh tunda bayar tahun anggaran 2025 telah terselesaikan. Pembayaran tersebut lebih cepat...

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG

Tenggara Pesisir Barat Gempa 2.1 Magnitudo

byTriyadi Isworo
18/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimarologi dan Geofisika (BMKG) meyampaikan informasi gempa bumi. Gempa bumi 2.1 magnitudo melanda wilayah...

Berita Terbaru

Moonton dijual 2026
Teknologi

ByteDance Jual Moonton ke Arab Saudi Senilai Rp110 Triliun, Masa Depan Mobile Legends Berubah?

byDenny ZY
18/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Industri game global kembali diguncang kabar mega-transaksi di awal tahun 2026. Raksasa teknologi asal Tiongkok, ByteDance,...

Read moreDetails
Become Steam 2026

Mengenal Become: Game Survival Paling Nyeleneh di 2026 yang Viral di Steam

18/02/2026
Harga RAM DDR5 2026

Harga RAM DDR5 2026 Melambung: CXMT Alihkan Produksi ke HBM3 untuk AI

18/02/2026
Philips Evnia 27M2N6501L

Monitor Gaming Philips Evnia 27M2N6501L: Spek Sultan QD-OLED 240Hz Harga Terjangkau

18/02/2026
Lucid Blocks Steam 2026

Lucid Blocks Segera Rilis: Game Horor Voxel Mirip Minecraft yang Bikin Merinding

18/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.