Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini gelombang tinggi. Waspada potensi gelombang hingga 4 meter pada perairan Provinsi Lampung pada 22 Februari 2026 pukul 07.00 WIB – 25 Februari 2026 pukul 07.00 WIB.
Hal tersebut tersampaikan oleh BMKG Maritim Lampung Stasiun Panjang Bandar Lampung. Sementara pola angin wilayah Perairan Provinsi Lampung bergerak dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 2 – 25 Knot.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau pada Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Selatan Lampung dan Teluk Lampung bagian Selatan,” tulis Prakirawan BMKG.
Kemudian peringatan dini gelombang tinggi ini untuk sejumlah wilayah perairan Provinsi Lampung. Masyarakat, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran.
Untuk tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi ini berpeluang terjadi pada Perairan Barat Lampung dan Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan. Pada kondisi tersebut, perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter. Sementara itu, kapal tongkang berisiko jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
Sementara itu, gelombang yang lebih tinggi, yakni 2,5 hingga 4 meter. Berpotensi terjadi pada wilayah Selat Sunda Bagian Selatan Lampung. Kondisi ini lebih berbahaya dan dapat mengganggu aktivitas pelayaran.
Perahu nelayan berisiko saat angin mencapai 15 knot dan gelombang 1,25 meter. Kapal tongkang berisiko pada angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter. Sedangkan kapal ferry berisiko apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dengan tinggi gelombang 2,5 meter.
Pihak terkait mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut dan masyarakat pesisir untuk terus memantau informasi cuaca terbaru. Serta mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di laut.








