Bandung (lampost.co) – Prestasi internasional kembali diraih Universitas Teknokrat Indonesia (UTI). Achmad Yudi Wahyudin, dosen Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan, berhasil meraih penghargaan Best Presenter Award pada ajang the 18th International Conference on Applied Linguistics (Conaplin) yang berlangsung di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Dari 144 judul penelitian yang lolos seleksi ketat, seluruh peserta mempresentasikan karya ilmiah mereka sebelum ditentukan presenter terbaik. Dalam sesi penutupan konferensi, Achmad Yudi diumumkan sebagai penerima penghargaan berkat presentasi berjudul “The Utilization of Metaverse Technology to Improve Students’ Speaking Skills at Senior High School in Indonesia.”
Penghargaan tersebut diberikan karena presentasinya dinilai unggul dalam hal substansi, penyajian, serta kontribusinya terhadap pengembangan ilmu linguistik terapan.

Ajang Bergengsi Internasional
Conaplin 18 mengangkat tema “Empowering Voices in a Superdiverse World.” Konferensi ini diikuti peneliti, praktisi, dan pengajar dari 13 negara, antara lain Indonesia, Australia, Irak, Irlandia, Jepang, Kazakstan, Madagaskar, Malaysia, Pakistan, Swedia, Thailand, Uni Emirat Arab, Yaman, dan Uganda.
Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Didi Sukyadi, MA., dalam pembukaan acara menekankan pentingnya riset dan inovasi di bidang linguistik terapan untuk menjawab tantangan global.
Harumkan Nama Kampus
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Prestasi yang diraih Bapak Achmad Yudi tidak hanya membawa nama baik pribadi, tetapi juga mengharumkan nama kampus di kancah internasional. Hal ini sejalan dengan visi Teknokrat untuk terus mendorong dosen dan mahasiswa aktif berkontribusi dalam penelitian serta forum akademik global,” ujarnya.
Achmad Yudi pun berharap penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi rekan sejawat dan mahasiswa.
“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berbagi ilmu demi kemajuan pendidikan Indonesia dan dunia, khususnya di bidang linguistik terapan,” ungkapnya.
Konsistensi Teknokrat di Level Global
Universitas Teknokrat Indonesia yang dikenal sebagai Kampus Sang Juara (The Champion Campus) terus berkomitmen meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. Dukungan bagi dosen dan mahasiswa untuk tampil serta berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional menjadi bagian dari strategi kampus untuk melahirkan generasi akademik unggul.










