Bandar Lampung (Lampost.co) — Sebanyak delapan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mengikuti pelatihan penataran wasit dan juri yang diselenggarakan oleh Karate Kushin Ryu Indonesia (KKI) Bandar Lampung, Sabtu (8/11/2025), bertempat di Gelanggang Mahasiswa Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, Kampus UTI.
Kegiatan ini membuka kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai program studi di UTI untuk memperluas kompetensi mereka di bidang olahraga, khususnya karate, melalui sertifikasi resmi sebagai wasit maupun juri.
Peserta dan Tujuan Pelatihan
Para peserta berasal dari program studi S-1 Pendidikan Olahraga dan lainnya. Pelatihan ini diadakan sebagai bagian dari kerjasama antara UTI dengan KKI Bandar Lampung, bertujuan meningkatkan kualitas dan kompetensi mahasiswa dalam organisasi olahraga serta mendukung pengembangan olahraga prestasi di Provinsi Lampung.
Harapan dari Pimpinan Kampus
Wakil Rektor UTI, Mahathir Muhammad, memberikan apresiasi sekaligus menyampaikan harapan besar terhadap kegiatan ini.
“Kami berharap agar mahasiswa tidak hanya menjadi atlet atau peserta, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai wasit dan juri yang profesional. Ini bagian dari kontribusi kampus dalam pengembangan olahraga lokal dan nasional,” ujar Mahathir.
Ia menambahkan, kegiatan semacam ini memperkuat visi UTI sebagai kampus yang unggul dalam akademik, olahraga, dan karakter, serta mendukung pembinaan mahasiswa agar memiliki kapasitas ganda: baik sebagai pelaku maupun pengelola olahraga.
Manfaat dan Dampak bagi Mahasiswa
Melalui pelatihan ini, mahasiswa UTI memperoleh sertifikasi yang dapat meningkatkan peluang karier mereka di bidang olahraga — baik sebagai wasit/juri di kejuaraan daerah maupun nasional. Selain itu, kompetensi ini juga dapat memperkuat nilai tambah lulusan saat memasuki dunia kerja atau berkiprah di organisasi kemahasiswaan dan olahraga.
Kemitraan antara UTI dan KKI Bandar Lampung diharapkan membawa dampak positif bagi pengembangan olahraga di Lampung, terutama dalam memperkuat sistem pertandingan yang profesional, adil, dan punya standar nasional.










