Thursday, May 21, 2026
  • Login
Microsite Universitas Teknokrat Indonesia
  • Akademik
  • Berita
  • Humaniora
  • Kerja Sama
  • Mahasiswa
  • Opini
  • Rektorat
  • Teknologi
No Result
View All Result
Microsite Universitas Teknokrat Indonesia
  • Akademik
  • Berita
  • Humaniora
  • Kerja Sama
  • Mahasiswa
  • Opini
  • Rektorat
  • Teknologi
No Result
View All Result
Microsite Universitas Teknokrat Indonesia
No Result
View All Result
Home Opini

Ketahanan Infrastruktur Transportasi Kota Sebagai Dampak Banjir di Bandar Lampung

Dengan cakupan genangan yang diperkirakan mencapai sekitar ±2–5% dari total jaringan jalan, dapat diperkirakan sejumlah ruas mengalami dampak langsung.

April 13, 2026
in Opini
Sari Anton, S.T., M.T., I.P.M. – Dosen Prodi S1 Teknik Sipil

Sari Anton, S.T., M.T., I.P.M. – Dosen Prodi S1 Teknik Sipil

234
VIEWS

(Oleh: Ir. Sari Anton, S.T., M.T., I.P.M. – Dosen Prodi S1 Teknik Sipil – Universitas Teknokrat Indonesia)

Banjir yang kembali melanda Kota Bandar Lampung seharusnya tidak lagi dianggap sebagai peristiwa musiman semata. Kejadian ini merupakan peringatan nyata bahwa ketahanan infrastruktur perkotaan kita masih lemah. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung menunjukkan banjir terjadi di puluhan titik, mulai dari Sukarame, Way Halim, Rajabasa, hingga Tanjungkarang dan Kedamaian. Luasnya sebaran genangan ini menegaskan bahwa banjir telah menjadi persoalan sistemik, bukan insidental.

Dalam konteks infrastruktur, kondisi ini menjadi semakin penting untuk dicermati. Berdasarkan Keputusan Wali Kota Bandar Lampung Nomor 344/III.03/HK/2025, Kota Bandar Lampung memiliki 509 ruas jalan dengan total panjang 478,024 km. Dengan cakupan genangan yang diperkirakan mencapai sekitar ±2–5% dari total jaringan jalan, dapat diperkirakan sejumlah ruas mengalami dampak langsung. Dampak tersebut tidak hanya bersifat lokal, tetapi berpotensi memengaruhi kinerja sistem transportasi kota secara keseluruhan.

Di balik genangan air yang terlihat di permukaan, terdapat masalah yang lebih serius terganggunya fungsi infrastruktur transportasi. Jalan sebagai urat nadi kota tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga menopang aktivitas ekonomi, distribusi logistik, dan mobilitas masyarakat. Ketika jalan tergenang secara berulang, dampaknya meluas dari kemacetan hingga kerugian ekonomi.

Namun, persoalan yang kerap luput dari perhatian adalah kerusakan struktural jalan akibat banjir. Air yang menggenang tidak sekadar menghambat lalu lintas, tetapi juga meresap ke dalam lapisan perkerasan. Akibatnya, daya dukung tanah menurun, lapisan pondasi melemah, dan kerusakan seperti retak, gelombang, hingga deformasi permukaan terjadi lebih cepat. Berbagai studi menunjukkan bahwa jalan yang sering terendam mengalami percepatan penurunan kualitas dibandingkan kondisi normal, bahkan membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama setelah banjir surut.

Kondisi ini semakin kompleks di kota berkembang seperti Bandar Lampung. Pertumbuhan kendaraan yang pesat tidak diimbangi dengan sistem drainase yang memadai. Banyak ruas jalan masih dirancang dengan pendekatan lama yang belum memperhitungkan risiko banjir sebagai faktor utama. Akibatnya, hujan deras hampir selalu berujung pada genangan yang mempercepat kerusakan infrastruktur.

Sudah saatnya pendekatan pembangunan jalan diubah. Infrastruktur transportasi tidak bisa lagi dirancang hanya untuk kondisi normal, tetapi harus adaptif terhadap risiko lingkungan, termasuk banjir. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan material stabilisasi pada lapisan pondasi jalan, seperti campuran semen, yang terbukti lebih tahan terhadap perubahan kadar air. Dengan pendekatan ini, umur layanan jalan dapat diperpanjang dan biaya perbaikan jangka panjang dapat ditekan.

Selain itu, persoalan banjir tidak hanya berdampak pada fisik jalan, tetapi juga pada lingkungan. Air limpasan dari permukaan jalan membawa berbagai polutan mulai dari sedimen hingga residu kendaraan yang berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat. Artinya, pengelolaan air hujan tidak bisa dipisahkan dari perencanaan transportasi.

Karena itu, penanganan banjir di Bandar Lampung harus dilakukan secara terintegrasi. Perbaikan drainase menjadi langkah mendesak, namun tidak cukup jika tidak diiringi dengan pembaruan standar pembangunan jalan. Pemerintah daerah perlu menetapkan desain perkerasan yang lebih tahan terhadap air serta memperkuat program pemeliharaan preventif, terutama pada ruas-ruas jalan yang rawan tergenang.

Pengelolaan banjir yang dilakukan secara menyeluruh melalui peningkatan kapasitas drainase, penggunaan material tahan air, serta pemeliharaan preventif memiliki potensi besar dalam memperbaiki kondisi jalan. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerusakan jalan pada drainase yang buruk dapat mencapai sekitar 36%, sedangkan pada kondisi drainase yang baik hanya sekitar 2,6%. Perbedaan ini menegaskan bahwa kualitas drainase menjadi faktor kunci dalam menjaga ketahanan jalan. Dengan memperbaiki sistem drainase, tingkat kerusakan jalan dapat ditekan secara signifikan, yaitu turun sekitar 33,4% atau lebih dari 90% jika dilihat secara perbandingan.

Perubahan iklim yang meningkatkan intensitas curah hujan membuat tantangan ini semakin mendesak. Kota yang tangguh bukanlah kota yang bebas dari banjir, melainkan kota yang mampu memastikan infrastruktur tetap berfungsi dalam kondisi ekstrem. Bandar Lampung memiliki peluang untuk berbenah ke arah tersebut.

Momentum banjir yang terjadi saat ini seharusnya menjadi titik balik. Bukan sekadar peristiwa yang berlalu, tetapi dorongan untuk memperbaiki cara kita merencanakan dan membangun kota. Ketahanan transportasi tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kontribusi bersama dari pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat. Tanpa sinergi yang kuat dan berbasis ilmu pengetahuan, persoalan yang sama akan terus berulang dengan dampak yang semakin besar di masa mendatang.

Daftar di spmb.teknokrat.ac.id

Tags: banjirBanjir Bandar LampungUTI
Previous Post

Teknokrat Masuk Top 10! PTS Terbaik ke-6 Indonesia Versi UniRank 2026

Next Post

Dosen Teknik Elektro Jadi Asesor UKK di SMKN 2 Bandar Lampung

Next Post
dosen terbaik Program Studi Teknik Elektro, Elka Pranita, S.Pd., M.T. Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Kampus Terbaik di Lampung

Dosen Teknik Elektro Jadi Asesor UKK di SMKN 2 Bandar Lampung

Pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang Jelas Dalam Penanganan Banjir Kota Bandar Lampung

Pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang Jelas Dalam Penanganan Banjir Kota Bandar Lampung

Universitas Teknokrat Indonesia Pelopori Pengajaran AI, Guru Kini Punya Asisten Digital Pintar

Universitas Teknokrat Indonesia Pelopori Pengajaran AI, Guru Kini Punya Asisten Digital Pintar

Kunjungan siswa SMA Tunas Mekar Indonesia ke Universitas Teknokrat Indonesia. Dok/Teknokrat

Universitas Teknokrat Indonesia Kenalkan Teknologi Metaverse ke Siswa SMA Tunas Mekar Indonesia

Di Balik Kilau Emas yang Tak Pernah Redup

Di Balik Kilau Emas yang Tak Pernah Redup

Berita Terkini

Belum Lulus Kuliah, Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Diterima Bekerja di Perusahaan Teknologi Jakarta
Mahasiswa

Belum Lulus Kuliah, Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Diterima Bekerja di Perusahaan Teknologi Jakarta

by effran
May 20, 2026
231

Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kampus terbaik di Lampung. Belum juga menyelesaikan masa studinya, Ferdian...

Read moreDetails
FTIK Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Seminar Digital & Automation for Future Careers Bersama ONE Indonesia

FTIK Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Seminar Digital & Automation for Future Careers Bersama ONE Indonesia

May 19, 2026
227
Alda Despita, mahasiswi Program Studi Sastra Inggris angkatan 2025

Sabet Juara II Nasional, Mahasiswi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia Gemilang di ASNC 2026

May 18, 2026
229
kuliah lapangan mahasiswa UTI

Sinergi Teori dan Industri: Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia Evaluasi Mutu Beton Masjid Al-Hijrah

May 18, 2026
235
atlet taekwondo UTI

Borong Medali! UKM Taekwondo Universitas Teknokrat Indonesia Tampil Gemilang di Gubernur Lampung Cup 2026

May 18, 2026
231
Facebook Twitter
Microsite Universitas Teknokrat Indonesia

Microsite ini adalah laman berita kerja sama Harian Umum Lampung Post dengan Universitas Teknokrat Indonesia. Lampost.co adalah situs berita yang diterbitkan oleh PT. Suara Nada Alam Indah. NIB : 9120102863787 yang berkedudukan di Lampung, tepatnya Gedung Lampung Post Jalan Soekarno-Hatta No. 108 Rajabasa, Bandar Lampung.

Iklan dan Sirkulasi

Dat Suranta Ginting : 0822 6991 0113

Alamat

Jalan Soekarno Hatta No.108
Hajimena, Natar – Lampung Selatan – Lampung

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Universitas Teknokrat Indonesia

Microsite Universitas Teknokrat Indonesia

Copyright © 2025. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Akademik
  • Berita
  • Humaniora
  • Kerja Sama
  • Mahasiswa
  • Opini
  • Rektorat
  • Teknologi

Copyright © 2025. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.