Bandar Lampung (Lampost.co)– Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung, kembali menerima kunjungan sekolah. Kali ini, kunjungan edukasi datang dari siswa-siswi SMA Tunas Mekar Indonesia. Para siswa tampak sangat antusias mendengarkan pemaparan materi dari Pusat Unggulan Metaverse Juara Meta Teknokrat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan peserta didik terhadap pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini.
Acara kunjungan resmi dibuka dengan sambutan hangat dari Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Umum Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng., bersama dengan guru pendamping dari SMA Tunas Mekar Indonesia, Dian Tri Diaty, S.Si.Pe
Baca juga: Dosen Teknik Elektro Jadi Asesor UKK di SMKN 2 Bandar Lampung
Agenda utama dalam kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMA Tunas Mekar Indonesia untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan.
Sesi materi inti diisi dengan pemaparan bertajuk “AI for Metaverse Creation” yang disampaikan oleh Dosen Yuri Rahmanto, S.Kom., M.Kom. selaku Ketua CoE Metaverse bersama dengan Tim Juara Meta.
Pemaparan ini berfokus pada pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembuatan aset 3D. Materi ini disambut penuh antusiasme dan keseriusan oleh para siswa yang ingin memperoleh wawasan baru serta memahami lebih dalam mengenai dinamika era digital.
Wakil Rektor Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM. turut menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan ini. Ia menyatakan sangat bangga melihat semangat para generasi muda dalam mempelajari teknologi masa depan secara langsung di kampus Teknokrat.
Kegiatan kunjungan edukasi dan pengenalan teknologi oleh Universitas Teknokrat Indonesia ini memiliki kaitan yang sangat erat dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Berikut adalah poin-poin keterkaitan rincinya:
SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)
Melalui pengenalan teknologi Metaverse dan Artificial Intelligence (AI) kepada siswa SMA, kampus ikut mendorong peningkatan keterampilan teknologi digital. Hal ini selaras dengan target SDG 4 untuk membekali generasi muda dengan kompetensi relevan yang dibutuhkan di era industri modern.
SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur)
Pusat Unggulan Metaverse Juara Meta Teknokrat mengedukasi peserta didik tentang pemanfaatan AI dalam pembuatan aset 3D.
Langkah praktis ini menjadi motor penggerak pengenalan inovasi teknologi mutakhir agar anak muda siap menghadapi era transformasi digital.
SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pihak kampus dengan SMA Tunas Mekar Indonesia membuktikan adanya kolaborasi nyata lintas institusi. Sinergi sektor pendidikan tinggi dan menengah ini mempercepat penyebaran wawasan pengetahuan secara merata.
Universitas Teknokrat Indonesia juga terus membuka kesempatan bagi generasi muda yang ingin menempuh pendidikan tinggi dan mengembangkan potensi diri. Bagi calon mahasiswa yang ingin bergabung dan meraih prestasi seperti para mahasiswa Teknokrat, pendaftaran mahasiswa baru dapat dilakukan melalui laman spmb.teknokrat.ac.id. Universitas Teknokrat Indonesia dikenal sebagai PTS terbaik di ASEAN yang konsisten melahirkan lulusan berprestasi dan berdaya saing global.
Adapun Universitas Teknokrat Indonesia mengusung konsep Kampus Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan (KIBB) menekankan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang kreatif, relevan, dan berwawasan lingkungan. Kampus fokus pada penelitian aplikatif, pemecahan masalah masyarakat (sosial, ekonomi, teknologi), serta menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, seperti yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia dan inisiatif Kampus Berdampak Kemdiktisaintek. Program ini merupakan kelanjutan dari Kampus Merdeka yang bertujuan agar perguruan tinggi menjadi pusat solusi bagi permasalahan kompleks di masyarakat.









