Anggaran MBG 2026 Bakal Dipangkas Rp67 Triliun, Menkeu Buka Alasannya

Editor Effran
Kamis, 21 Mei 2026 10.09 WIB
Anggaran MBG 2026 Bakal Dipangkas Rp67 Triliun, Menkeu Buka Alasannya
Ilustrasi. (ANT)

Jakarta (Lampost.co) – Pemerintah mulai menyiapkan langkah efisiensi besar terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran MBG yang sebelumnya mencapai Rp355 triliun bakal mengalami pengurangan. Rencana itu disampaikan dalam konferensi pers APBN Kita April 2026 pada Selasa malam (19/5/2026).

Purbaya menjelaskan pemerintah tengah mengevaluasi pola pengeluaran program MBG agar lebih tepat sasaran.

Untuk itu, alokasi anggaran yang semula terancang sangat besar akan ada penyesuaian kembali. “Tapi nanti bukan Rp335 triliun, nanti ada penghematan-penghematan tertentu sesuai instruksi Pak Presiden,” ujar Purbaya.

Meski begitu, ia belum membeberkan detail besaran pemotongan maupun pos anggaran yang akan dikurangi.

 Realisasi Anggaran MBG Capai Rp75 Triliun

Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja program MBG hingga akhir April 2026 mencapai Rp75 triliun. Angka itu setara 22,4 persen dari total alokasi APBN tahun depan. Dana tersebut untuk mendukung layanan pemenuhan gizi di berbagai daerah Indonesia.

Program unggulan pemerintah itu kini menjangkau puluhan juta masyarakat di seluruh Indonesia. Menurut data pemerintah, penerima manfaat MBG mencapai 61,96 juta orang hingga April 2026.

Program tersebut berjalan melalui 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. Pemerintah menilai capaian itu menunjukkan program MBG masih menjadi prioritas nasional.

 Purbaya Minta Publik Tak Lagi Salahkan MBG

Di tengah rencana efisiensi anggaran, Purbaya meminta masyarakat tidak terus menyalahkan program MBG. Ia menegaskan pemerintah saat itu fokus memperbaiki sistem pengelolaan anggaran agar lebih efektif.

Pemerintah juga memastikan program makan gratis tetap berjalan meski ada penyesuaian anggaran. “Jadi jangan nyalah-nyalain MBG lagi. Kita sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka membelanjakan uang,” katanya.

 Anggaran MBG 2026 Naik Tajam dari Tahun Sebelumnya

Sebagai informasi, total anggaran MBG 2026 awalnya mencapai Rp355 triliun. Dana tersebut terdiri dari Rp268 triliun anggaran utama APBN dan Rp67 triliun dana tambahan.

Jumlah itu meningkat tajam daripada anggaran MBG tahun 2025 yang berada di angka Rp71 triliun. Pemerintah kini menyiapkan formulasi baru agar belanja program tetap efisien tanpa mengurangi manfaat utama.

Selain efisiensi, pemerintah juga menyoroti penguatan tata kelola program MBG. Langkah tersebut agar distribusi anggaran lebih terukur dan tepat sasaran.

Pemerintah berharap sistem baru nantinya mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjaga stabilitas fiskal negara. “Ini program yang bagus, akan kita terus dukung tapi dengan peningkatan efisiensinya nanti ke depan,” tutup Purbaya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI