TKA SD dan SMP Bakal Berubah? Kemendikdasmen Siapkan Tambahan Mapel

Usulan tersebut muncul usai pelaksanaan TKA perdana tahun 2026 yang menjadi sorotan publik pendidikan nasional.

Editor Effran
Kamis, 21 Mei 2026 10.20 WIB
TKA SD dan SMP Bakal Berubah? Kemendikdasmen Siapkan Tambahan Mapel
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Antara

Jakarta (Lampost.co) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan perubahan dalam pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Pemerintah membuka peluang penambahan mata pelajaran baru untuk jenjang SD hingga SMP setelah menerima berbagai masukan dari daerah. Usulan tersebut muncul usai pelaksanaan TKA perdana tahun 2026 yang menjadi sorotan publik pendidikan nasional.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen, Toni Toharudin, mengungkapkan evaluasi TKA masih terus berlangsung.

Salah satu poin penting dalam evaluasi itu berkaitan dengan cakupan mata pelajaran yang diujikan. Menurut Toni, usulan tersebut menyasar jenjang SD dan SMP sederajat.

“Terdapat usulan penguatan cakupan mata pelajaran TKA, khususnya penambahan mata pelajaran,” ujar Toni dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Selasa (19/5/2026).

 IPA dan Bahasa Inggris Masuk Daftar Usulan

Kemendikdasmen mempertimbangkan penambahan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada TKA jenjang SD. Sementara untuk jenjang SMP, pemerintah menyiapkan pengembangan mata pelajaran IPA dan Bahasa Inggris.

Langkah itu untuk memperkuat kompetensi akademik siswa sesuai kebutuhan pendidikan saat ini. “Di IPA pada jenjang SD/MI sederajat dan juga bahasa Inggris dan IPA pada jenjang SMP/MTs sederajat,” jelas Toni.

Pada pelaksanaan perdana TKA tahun 2026, siswa SD hanya mengerjakan dua mata pelajaran. Berikut daftar mapel TKA SD 2026:

 TKA SD 2026

  •  Bahasa Indonesia
  •  Matematika

Sedangkan siswa SMP mengerjakan tiga mata pelajaran utama.

 TKA SMP 2026

  •  Bahasa Indonesia
  •  Matematika
  •  Bahasa Inggris

Kemendikdasmen kini menyiapkan pengembangan bertahap agar cakupan materi lebih luas.

 Durasi TKA Terlalu Panjang

Selain soal mata pelajaran, pemerintah juga menerima banyak keluhan terkait jadwal pelaksanaan TKA. Pelaksanaan ujian selama empat gelombang dalam dua pekan terlalu panjang di sejumlah daerah.

Untuk itu, Kemendikdasmen mulai menyiapkan penyederhanaan sistem pelaksanaan. “Antara lain penyederhanaan pelaksanaan menjadi dua gelombang per jenjang,” kata Toni.

Pemerintah juga akan memperkuat infrastruktur sekolah agar pelaksanaan TKA berjalan lebih efektif.

Dalam pemaparan sementara, Kemendikdasmen mencatat ribuan siswa berhasil meraih nilai sempurna pada TKA 2026. Di jenjang SD, ada 814 siswa memperoleh nilai 100 untuk mata pelajaran matematika. Sementara 4.507 siswa SD meraih nilai sempurna pada Bahasa Indonesia.

Pada jenjang SMP, sebanyak 266 siswa mencetak nilai 100 pada matematika. Sedangkan 4.050 siswa SMP meraih nilai penuh pada Bahasa Indonesia.

 Data Nilai Masih Bisa Berubah

Meski begitu, Toni menegaskan data tersebut masih bersifat sementara. Kemendikdasmen masih menjalankan TKA susulan dan proses pengolahan data nasional.

Untuk itu, jumlah siswa dengan nilai sempurna masih berpotensi berubah. Pemerintah juga terus mengevaluasi sistem TKA agar lebih efektif pada pelaksanaan berikutnya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI