• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 21/01/2026 00:52
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Nasional

BMKG Ungkap Temuan Awan Cumulonimbus di Jalur Pendaratan

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
20/01/26 - 22:45
in Nasional
A A
Pesawat ATR 42-500. Foto: Indonesia Ai

Pesawat ATR 42-500. (Dok. Indonesia Air)

Jakarta (lampost.co)–Tabir penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan mulai terkuak dari sisi meteorologis. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi keberadaan awan tebal Cumulonimbus (Cb) menyelimuti Maros ketika pesawat menuju Bandara Sultan Hasanuddin, 17 Januari 2026.

Meskipun cuaca di bandara tenang, keberadaan awan vertikal berbahaya tersebut menjadi catatan krusial dalam jalur pendekatan pendaratan (approach path). Oleh karena itu, kondisi atmosfer pada titik koordinat tersebut memerlukan kewaspadaan ekstra. Mengingat awan Cb sering kali memicu turbulensi hebat serta gangguan jarak pandang bagi pilot.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, memaparkan data tersebut di hadapan Komisi V DPR RI guna memberikan gambaran objektif cuaca saat tragedi. Namun, ia menegaskan bahwa pemaparan ini murni berbasis data satelit dan laporan meteorologi. Tanpa bermaksud mendahului hasil investigasi teknis mengenai penyebab utama kecelakaan.

“Cuaca saat itu sebenarnya relatif stabil, namun masih terdapat sel awan Cb di wilayah Maros yang perlu kewaspadaan setiap penerbangan yang akan melakukan pendaratan,” jelas Faisal di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.

Berdasarkan laporan Meteorology Aerodrome Report (METAR) dari Bandara Sultan Hasanuddin pukul 12.30 WIB, kondisi di landasan pacu sebenarnya menunjukkan jarak pandang yang mencapai 9 kilometer. Selain itu, kecepatan angin hanya bertiup sekitar 13 knot dari arah barat dengan suhu serta tekanan udara yang tergolong normal untuk aktivitas penerbangan.

Investigasi Mendalam

Meskipun data bandara terlihat aman, titik kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, memiliki karakteristik medan yang berbeda. Daerah itu sangat terpengaruh oleh perubahan cuaca lokal yang cepat. Oleh sebab itu, Kemenhub menyerahkan seluruh bukti lapangan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Yujuannya untuk investigasi lebih mendalam.

Selanjutnya, hasil analisis citra satelit ini akan menjadi salah satu dokumen pendukung bagi KNKT dalam menyusun kronologi jatuhnya pesawat. Kaitan keberadaan awan Cumulonimbus di Maros dan kegagalan navigasi di pegunungan Pangkep akan segera terungkap melalui penyelidikan komprehensif.

“Informasi meteorologi ini sebagai bagian dari keterbukaan data agar dinamika cuaca di sekitar wilayah kejadian pada waktu tersebut dapat kita pahami,” tutup Faisal. (ANT)

Tags: ATR 42-500BMKGGunung BulusaraungKecelakaan PesawatKNKTSulawesi Selatan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026) malam. ANTARA/

Dua Jenazah Korban ATR Berhasil Dievakuasi dari Bulusaraung

byDelima Napitupulu
20/01/2026

Pangkep (lampost.co)--Upaya heroik tim SAR gabungan menembus medan ekstrem Pegunungan Bulusaraung membuahkan. Sebanyak dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500...

Ilustrasi (ANT)

Basarnas Pastikan Sinyal Langkah Kaki di Smartwatch Kopilot Hanyalah Rekaman Lama

byDelima Napitupulu
20/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Harapan publik mengenai tanda-tanda kehidupan Kopilot pesawat ATR 42-500, Muhammad Farhan Gunawan, akhirnya terjawab. Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menegaskan...

Kendaraan memasuki Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Dok Hutama Karya

HKA Bakter Perkuat Peran Sosial ke Masyarakat

byMustaan
20/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co) – PT Hutama Karya Akses (HKA) selaku operator Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Bakauheni–Terbanggi Besar terus memperkuat...

Berita Terbaru

Suasana pedagang di Pasar Bambukuning, Bandar Lampung, Selasa, 20 Januari 2026. Lampost.co/Restu Amalia
Ekonomi dan Bisnis

Keluhan Pedagang Akibat Gempuran Marketplace

byEffran
21/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bandar Lampung memasuki fase perubahan besar dalam pola perdagangan. Pasar Bambukuning, salah satu pusat niaga legendaris kini...

Read moreDetails
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026) malam. ANTARA/

Dua Jenazah Korban ATR Berhasil Dievakuasi dari Bulusaraung

20/01/2026
Ilustrasi (ANT)

Basarnas Pastikan Sinyal Langkah Kaki di Smartwatch Kopilot Hanyalah Rekaman Lama

20/01/2026
Prio Bagja Anugrah - Ajik Krisna - Raffi Ahmad (Foto: Instagram @priotralala)

Mencekam! Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Jatuh Akibat Cuaca Buruk di Bali

20/01/2026
klasemen liga inggris

Klasemen Liga Inggris, Arsenal Nyaman di Puncak

20/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.