IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 03/04/2026 13:37
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Nasional

BMKG Ungkap Temuan Awan Cumulonimbus di Jalur Pendaratan

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
20/01/26 - 22:45
in Nasional
A A
Pesawat ATR 42-500. Foto: Indonesia Ai

Pesawat ATR 42-500. (Dok. Indonesia Air)

ADVERTISEMENT

Jakarta (lampost.co)–Tabir penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan mulai terkuak dari sisi meteorologis. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi keberadaan awan tebal Cumulonimbus (Cb) menyelimuti Maros ketika pesawat menuju Bandara Sultan Hasanuddin, 17 Januari 2026.

Meskipun cuaca di bandara tenang, keberadaan awan vertikal berbahaya tersebut menjadi catatan krusial dalam jalur pendekatan pendaratan (approach path). Oleh karena itu, kondisi atmosfer pada titik koordinat tersebut memerlukan kewaspadaan ekstra. Mengingat awan Cb sering kali memicu turbulensi hebat serta gangguan jarak pandang bagi pilot.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, memaparkan data tersebut di hadapan Komisi V DPR RI guna memberikan gambaran objektif cuaca saat tragedi. Namun, ia menegaskan bahwa pemaparan ini murni berbasis data satelit dan laporan meteorologi. Tanpa bermaksud mendahului hasil investigasi teknis mengenai penyebab utama kecelakaan.

“Cuaca saat itu sebenarnya relatif stabil, namun masih terdapat sel awan Cb di wilayah Maros yang perlu kewaspadaan setiap penerbangan yang akan melakukan pendaratan,” jelas Faisal di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.

Berdasarkan laporan Meteorology Aerodrome Report (METAR) dari Bandara Sultan Hasanuddin pukul 12.30 WIB, kondisi di landasan pacu sebenarnya menunjukkan jarak pandang yang mencapai 9 kilometer. Selain itu, kecepatan angin hanya bertiup sekitar 13 knot dari arah barat dengan suhu serta tekanan udara yang tergolong normal untuk aktivitas penerbangan.

Investigasi Mendalam

Meskipun data bandara terlihat aman, titik kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, memiliki karakteristik medan yang berbeda. Daerah itu sangat terpengaruh oleh perubahan cuaca lokal yang cepat. Oleh sebab itu, Kemenhub menyerahkan seluruh bukti lapangan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Yujuannya untuk investigasi lebih mendalam.

Selanjutnya, hasil analisis citra satelit ini akan menjadi salah satu dokumen pendukung bagi KNKT dalam menyusun kronologi jatuhnya pesawat. Kaitan keberadaan awan Cumulonimbus di Maros dan kegagalan navigasi di pegunungan Pangkep akan segera terungkap melalui penyelidikan komprehensif.

“Informasi meteorologi ini sebagai bagian dari keterbukaan data agar dinamika cuaca di sekitar wilayah kejadian pada waktu tersebut dapat kita pahami,” tutup Faisal. (ANT)

Tags: ATR 42-500BMKGGunung BulusaraungKecelakaan PesawatKNKTSulawesi Selatan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

KPK Catat Tingkat Kepatuhan Pelaporan LHKPN Capai 96,24 Persen

KPK Catat Tingkat Kepatuhan Pelaporan LHKPN Capai 96,24 Persen

byWandi Barboyand1 others
02/04/2026

Jakarta (Lampost.co): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat tingkat kepatuhan pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) mencapai 96,24 persen hingga...

Mitigasi Potensi Krisis Energi yang Tepat Penting untuk Melindungi Masyarakat

Mitigasi Potensi Krisis Energi yang Tepat Penting untuk Melindungi Masyarakat

byRicky Marlyand1 others
02/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Mitigasi potensi krisis energi yang tepat di tengah memburuknya kondisi ekonomi global sangat penting untuk kita lakukan....

Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

byWandi Barboyand1 others
01/04/2026

Jakarta (Lampost.co): Praktisi hukum dan kolumnis Agus Widjajanto mengaitkan kasus kekerasan terhadap tokoh kritis dengan potensi dinamika yang lebih luas...

Berita Terbaru

Polairud Polda Lampungpengamanan lokasi wisata selama musim liburan. (Foto:Dok)
Bandar Lampung

Wisata Air Jadi Favorit, Warga Lampung Khawatir Ancaman Air Bah Mengintai

byNurand1 others
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Keindahan wisata air, khususnya sungai, masih menjadi daya tarik utama bagi masyarakat Lampung untuk melepas penat....

Read moreDetails
Polsek Pesisir Tengah melaksanakan kegiatan monitoring keamanan kawasan objek wisata Pantai Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Minggu, 29 Maret 2026. Dok Polisi

Sistem Peringatan Dini Jadi Kebutuhan Mendesak di Kawasan Wisata Air

03/04/2026
Hujan Deras Guyur Bandar Lampung, Sejumlah Wilayah Terendam Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Dok/Lampost.co

Lampung Percepat Pemasangan Sistem Peringatan Dini Banjir

03/04/2026
Ilustrasi harga jual kembali (buyback) emas.

Harga Jual Kembali Emas Hari Ini (Buyback) 23 April 2026 Merosot

03/04/2026
scream 8

Scream 8 Resmi Digarap: Penulis Poker Face Siap Bawa Teror Ghostface Lebih Mencekam

03/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.