• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 10/03/2026 19:58
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Jaminan Ketersediaan Bahan Pokok Harus Dibarengi Stabilitas Harga

NurbyNurandLampung Post
06/03/24 - 20:46
in Ekonomi dan Bisnis, Nasional
A A
Wakil MPR RI

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. (Foto:Dok/MI)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co)— Jaminan ketersediaan stok kebutuhan pokok harus sejalan dengan stabilitas harga untuk meredam kekhawatiran masyarakat.

“Pasca-pemilu khususnya sepekan terakhir, harga kebutuhan pokok melonjak. Lonjakan harga itu seringkali berkaitan dengan lonjakan permintaan dan kurangnya ketersediaan pangan buntut dampak El Nino di sejumlah daerah,” kata Wakil Ketua MPR RI, Rabu (6/3).

Meskipun pemerintah telah menjamin ketersediaan kebutuhan pokok, lonjakan harga bahan pokok masih terjadi di sejumlah daerah di tanah air.

Bahkan, fenomena panic buying sempat terjadi di sejumlah daerah, karena masyarakat khawatir kehabisan pasokan beras.

“Kenaikan harga menjelang Ramadan dan Lebaran selalu berulang seperti sebuah siklus,”ujar Ririe.

Ririe menilai para pemangku kepentingan harus konsisten mengkaji berbagai faktor terkait penyebab kenaikan harga-harga bahan pokok di tanah air, agar segera menghadirkan solusi.

Ia mengajak semua pihak untuk berperan secara aktif dalam mengatasi fenomena kenaikan harga bahan pokok yang terjadi sehingga mampu meredam kekhawatiran masyarakat.

Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Kementerian Perdagangan RI, Bambang  Wisnubroto mengungkapkan dalam memantau kenaikan harga sejumlah kebutuhan bahan pokok, pihaknya bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait secara rutin melakukan pertemuan setiap Senin dalam rangka mengendalikan inflasi.

“Koordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga dalam upaya mengendalikan harga bahan pokok. Tahun ini relatif lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,”ujar Bambang.

Menurutnya, tahun ini harus diwaspadai harga beras, minyak goreng curah, daging ayam dan telur ayam ras.

Minyak Goreng

Terkait harga minyak goreng,pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan sekitar 24 produsen minyak goreng.

Pihaknya  menegaskan bahwa HET minyak goreng tetap Rp14.000 per kilogram. Ia membantah akan terjadi kenaikan HET.

“Kenaikan HET minyak goreng membuat sejumlah pengecer minyak goreng menahan pasokan,”imbuh Bambang.

Ia juga mencatat kenaikan harga sejumlah bahan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran sekitar 27,25%.

Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik, Perum Bulog, Epi Sulandari mengungkapkan untuk memperkuat stok beras pihaknya mengupayakan pengadaan dari dalam negeri dan luar negeri.

Menurut Epi, stok beras Bulog saat ini tercatat 1,17 juta ton. Dalam upaya mengurangi demand, tambah Epi, pihaknya sudah ikut menyalurkan bahan pangan ke sekitar 22 juta kepala keluarga yang membutuhkan.

Diakui Epi, distribusi beras pada dua bulan terakhir jumlahnya lebih dari dua kali jumlah pasokan bulan-bulan sebelumnya.

Menurut Epi, pada Februari 2024, Bulog menyalurkan 212 ribu ton beras dan pada Maret 2024 ditargetkan untuk menyalurkan 250 ribu ton beras.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, Badan Pangan Nasional, I Gusti Ketut Astawa mengungkapkan stok beras cukup menjelang Ramadan.

Tags: BERASBERITA LAMPUNGMinyakpasokan barangm bahan pokokstabilitas hargawakil ketua mpr ri
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pedagang ayam

Jelang Lebaran, Harga Ayam di Lamsel Dibanderol Rp40 Ribu per Ekor

byDelima Napitupulu
10/03/2026

Kalianda (lampost.co)--Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga komoditas daging ayam di Pasar Bumi Daya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, terpantau...

Wan Jamaluddin Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Raden Intan Lampung

Wan Jamaluddin Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Raden Intan Lampung

byMustaan
10/03/2026

Bandar Lampung – Wan Jamaluddin Z kembali dipercaya memimpin UIN Raden Intan Lampung. hal itu setelah resmi dilantik oleh Nasaruddin...

Pedagang kacang tanah di Pasar Bumi Daya Palas Lampung Selatan. (Lampost/Intan)

Permintaan Naik, Harga Kacang Tanah di Pasar Tradisional Tembus Tinggi

byDelima Napitupulu
09/03/2026

Kalianda (lampost.co)--Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga komoditas kacang tanah di pasar tradisional di Provinsi Lampung terpantau mengalami kenaikan....

Berita Terbaru

Pedagang ayam
Ekonomi dan Bisnis

Jelang Lebaran, Harga Ayam di Lamsel Dibanderol Rp40 Ribu per Ekor

byDelima Napitupulu
10/03/2026

Kalianda (lampost.co)--Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga komoditas daging ayam di Pasar Bumi Daya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, terpantau...

Read moreDetails
KONI Lampung

KONI Lampung Serahkan Berkas Pencalonan PON 2032

10/03/2026
Maksimalkan Capaian Kinerja Pemerintah Daerah

Maksimalkan Capaian Kinerja Pemerintah Daerah

10/03/2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Dok. BMKG

Lampung Timur Waspada Banjir

10/03/2026
Wan Jamaluddin Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Raden Intan Lampung

Wan Jamaluddin Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Raden Intan Lampung

10/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.