• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 06/01/2026 18:37
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Nasional

Lagi, Indonesia Daftarkan Kebaya ke UNESCO

Delima NapitupuluMedcombyDelima NapitupuluandMedcom
03/08/24 - 16:16
in Nasional
A A
pakaian kebaya

Pakaian kebaya. (ANT)

Jakarta (lampost.co)– Pemerintah mengajukan kebaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO.

“Kita ajukan berbagai jenis kebaya dalam nominasi UNESCO. Mulai dari Kebaya Labuh dari Sumatera, Kebaya Kutu baru dari Jawa, Kebaya Noni dari Sulawesi Utara. Kebaya Nona dari Timur Maluku dan Papua, hingga Kebaya Kerancang,” kata Jokowi saat peringatan hari Kebaya Nasional, beberapa waktu lalu.

Indonesia bersama negara-negara ASEAN lainnya mengajukan hal itu melalui jalur join nomination. Negara-negara ASEAN lainnya yakni Malaysia, Singapura, Thailand, dan Brunei Darussalam.

Sebelumnya, Indonesia pernah mengajukan kebaya lewat jalur Single Nomination tanpa melibatkan negara-negara lain. Namun materi yang diajukan tidak lengkap sehingga dengan memilih jalur Join Nomination diharapkan lebih cepat dalam pengurusan dan penetapan oleh UNESCO.

Direktur Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang Kemenlu, Penny Dewi Herasati mengungkapkan pendaftaran kebaya ke UNESCO bertujuan untuk melestarikan.

“Mungkin kita harus luruskan persepsi. Kita mendaftarkan Kebaya ke UNESCO itu sebetulnya mendaftarkan ke komite warisan budaya tak benda. Komite itu berdasar konvensi yang namanya safe guarding. Jadi mendaftarkan ke UNESCO untuk melestarikan,” kata Penny, Sabtu, 3 Agustus 2024.

Ia menambahkan, UNESCO sendiri mendorong Indonesia untuk mengambil langkah Join Nomination. Pasalnya untuk skema Single Nomination, satu negara hanya boleh mendaftarkan satu budaya setiap tahunnya. Sedangkan proses penetapan bisa 2–3 tahun.

Tags: KebayaUNESCOwarisan budaya tak benda
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Raffi Ahmad

6 Artis yang Dibantu Raffi Ahmad Termasuk Diding Boneng

byNana Hasan
06/01/2026

Jakarta (Lamppost.co) - Raffi Ahmad terus membuktikan kedermawanannya kepada sesama rekan artis di industri hiburan tanah air. Suami Nagita Slavina...

Insanul menikah siri dengan Inara Rusli

Alasan Insanul Fahmi Tetap Diperiksa Polisi Meski Inara Rusli Cabut Laporan

byNana Hasan
06/01/2026

Jakarta (Lampost.co0 - Penyidik Polda Metro Jaya tetap akan memanggil Insanul Fahmi terkait kasus dugaan penipuan. Meskipun Inara Rusli sudah...

Avatar: Fire and Ash

Avatar: Fire and Ash Raup Rp18 Triliun Hanya dalam 18 Hari

byNana Hasan
06/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Film Avatar: Fire and Ash mencetak sejarah baru dalam industri sinema global saat ini. Karya sutradara James...

Berita Terbaru

Retno Sri Sulistyani, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung, beserta jajaran melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Provinsi Lampung
Ekonomi dan Bisnis

Kanwil DJP Bengkulu-Lampung Gandeng DPD RI Perkuat Basis Pajak Daerah

byDelima Napitupulu
06/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung bergerak cepat memperkuat kolaborasi lintas lembaga demi mengoptimalkan...

Read moreDetails
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Herman Khaeron saat menyampaikan orasi politik. Dok Partai Demokrat.

Partai Demokrat Ikut Prabowo terkait Sistem Pilkada

06/01/2026
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham saat memberikan keterangan. ANTARA/HO-Partai Golkar

Golkar: Pilkada via DPRD Ikuti Ideologis Demokrasi Pancasila

06/01/2026
LBH DLN Dorong Regulasi Khusus Tangani Konflik Gajah di Lampung

LBH DLN Dorong Regulasi Khusus Tangani Konflik Gajah di Lampung

06/01/2026
Waspada Megathrust, Inisiator Bencana Dorong Sistem Peringatan Dini Lokal

Waspada Megathrust, Inisiator Bencana Dorong Sistem Peringatan Dini Lokal

06/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.