Cirebon (lampost.co)–Malam Cirebon sempat riuh oleh kabar benda langit jatuh dari angkasa. Sejumlah video beredar cepat di media sosial, memunculkan spekulasi tentang meteor yang menabrak bumi di wilayah Jawa Barat bagian timur.
Namun hingga kini, Polresta Cirebon belum menemukan bukti yang menguatkan dugaan tersebut. Kapolresta Cirebon Kombes Sumarn menjelaskan, pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat begitu informasi itu viral. Petugas diterjunkan ke berbagai lokasi yang disebut-sebut sebagai titik jatuh meteor, mulai dari kawasan Ciperna hingga Cirebon Timur.
“Begitu menerima laporan dari warga dan pantauan di media sosial, kami segera memerintahkan jajaran untuk melakukan pengecekan di lapangan,” kata Sumarni, Senin, 6 Oktober 2025.
Penyisiran dilakukan di jalur arteri dan tol, sembari berkoordinasi dengan kepala desa dan aparat wilayah. Namun, hasil sementara menunjukkan tidak ada tanda-tanda peristiwa luar biasa, baik berupa benturan, kebakaran, maupun material asing.
“Sampai saat ini kami belum mendapatkan data yang menunjukkan adanya meteor jatuh atau fenomena sejenis,” ujarnya.
Polresta juga menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon untuk memeriksa kemungkinan dampak di permukaan bumi. Koordinasi itu mencakup pemantauan lokasi yang disebut warga serta pemeriksaan terhadap laporan yang masuk.
Namun, menurut Sumarni, tidak satu pun laporan resmi yang mengindikasikan adanya material langit atau bekas benturan di wilayah tersebut. “BPBD dan pihak terkait juga belum menyatakan adanya kejadian itu di wilayah Cirebon,” katanya.
Ia menegaskan penyelidikan masih berlanjut untuk memastikan seluruh informasi yang beredar. Meski demikian, Sumarni mengingatkan agar masyarakat tidak gegabah menyebarkan kabar yang belum terbukti.
“Penyelidikan tetap kami lanjutkan. Kami mohon waktu untuk pengecekan secara menyeluruh,” ujarnya, seraya mengimbau warga menunggu hasil investigasi resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.








