• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 12/01/2026 21:29
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Nasional

Presiden Prabowo Sebut Aksi Indonesia Gelap Didanai Koruptor, Amnesty Tantang Buktinya

Berpotensi menjadi bentuk pembungkaman terhadap hak berekspresi,

Sri AgustinabySri Agustina
22/07/25 - 23:33
in Nasional
A A
Prabowo di Kongres PSI tuding aksi Indonesia Gelap

Prabowo di Kongres PSI tuding aksi Indonesia gelap ada Koruptor yang membiayai. (Foto:Dok)

Jakarta (Lampost.co)–Presiden RI Prabowo Subianto mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait gerakan mahasiswa bertajuk Indonesia Gelap. Ia menuding aksi demonstrasi tersebut dibiayai oleh koruptor yang ingin menciptakan kekacauan di Tanah Air.

Pernyataan itu Prabowo sampaikan dalam sambutannya pada Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu, 20 Juli 2025.

“Indonesia gelap, kabur aja deh. Emang gampang lo di situ, di luar negeri di kejar-kejar di situ,” ujar Prabowo.

“Ini rekayasa, ini di buat-buat. Di bayar oleh siapa? Oleh mereka-mereka yang ingin Indonesia selalu gaduh, selalu miskin. Ya, koruptor-koruptor itu yang biayai demo-demo itu,” tambahnya.

Pernyataan ini langsung mendapat kritik keras dari berbagai kalangan, termasuk organisasi hak asasi manusia.

Tuduhan Prabowo Tak Berdasar

Sementara itu, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menilai tuduhan tersebut tidak kredibel dan tidak berdasarkan pada bukti yang sah. Ia bahkan menantang pihak Istana dan Mabes TNI untuk membuktikan klaim tersebut secara hukum.

“Pernyataan Presiden Prabowo bahwa gerakan Indonesia Gelap di danai koruptor adalah tuduhan serius yang tidak berdasar. Ini berpotensi menjadi bentuk pembungkaman terhadap hak berekspresi,” tegas Usman saat memberi keterangan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Salemba, Senin, 21 Juli 2025.

Menurutnya, tuduhan itu sejalan dengan proses politisasi hukum dalam sejumlah kasus korupsi, termasuk dugaan keterlibatan pengacara Marcella Susanto dalam skandal ekspor CPO.

“Kesimpulan itu terlalu terburu-buru. Bahkan dalam kutipan itu tidak jelas siapa yang memberikan dana kepada siapa. Tapi langsung menyimpulkan bahwa gerakan Indonesia Gelap tidak murni,” lanjut Usman.

Ia menegaskan gerakan seperti Indonesia Gelap, Reformasi Dikorupsi, hingga Indonesia Darurat merupakan inisiatif murni dari mahasiswa dan organisasi masyarakat sipil.

Aksi Indonesia Gelap: Kritik terhadap Pemerintah dan Tuntutan Reformasi

Aksi Indonesia Gelap sendiri di gelar pada 21 Februari 2025 lalu. Ribuan mahasiswa melakukan long march dari Taman Ismail Marzuki (TIM) menuju Patung Kuda, Jakarta Pusat, untuk menyuarakan 13 tuntutan kepada pemerintah.

Tuntutan tersebut mencakup isu-isu strategis seperti:

  • Pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis
  • Cabut Proyek Strategis Nasional (PSN) bermasalah
  • Hapus multifungsi TNI
  • Sahkan RUU Masyarakat Adat
  • Reformasi Polri dan lembaga penegak hukum
  • Perppu Perampasan Aset
  • Evaluasi program makan bergizi gratis
  • Revisi UU Minerba dan UU aparat
  • Rombak Kabinet Merah Putih

Mahasiswa menilai berbagai kebijakan pemerintah justru membuka ruang ketimpangan, memperkuat impunitas, serta mempersempit partisipasi publik dalam demokrasi.

Usman Hamid memperingatkan bahwa pelabelan seperti “alat asing” atau “pendemo di bayar” dapat menjadi pembenaran untuk mengekang ruang gerak masyarakat sipil, termasuk LSM, akademisi, dan mahasiswa.

“Kami melihat kecenderungan mengkriminalisasi gerakan sipil dengan narasi yang elite bangun. Ini berbahaya bagi masa depan demokrasi,” tutup Usman.

Tags: Aksi MahasiswaAmnesty InternationalGerakan SosialIndonesia gelapprabowoTudingan Koruptor di belakang aksi
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Pandji Pragiwaksono saat menggelar konferensi pers di Jakarta beberapa waktu lalu. (Foto: Antara)

Polda Metro Periksa Pelapor Materi Stand Up Comedy Pandji

byNur
12/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Polda Metro Jaya mulai menindaklanjuti laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono terkait materi stand up comedy bertajuk Mens Rea....

Inara rusli

Polemik Nikah Tanpa Wali: Inara Rusli Klaim Sah, Ustaz Khalid Basalamah Beri Teguran Keras

byNana Hasan
12/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Dunia hiburan tanah air sedang heboh dengan pernyataan terbaru dari Inara Rusli terkait aturan pernikahan. Inara mengklaim...

Warga berjalan dan berfoto di Taman Kusuma Bangsa, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, (ANT)

Prabowo Berkunjung ke IKN Perdana Sejak Dilantik, Janji Lanjutkan Pembangunan

byNur
12/01/2026

Jakarta (Lampost.co)---- Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi penegasan kuat atas komitmen pemerintah dalam melanjutkan pembangunan...

Berita Terbaru

registrasi SIM card biometrik
Teknologi

Registrasi SIM Card Biometrik Mulai 2026, Ini Aturan Lengkapnya

byDenny ZY
12/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah mulai menerapkan registrasi SIM card berbasis biometrik secara bertahap sejak 1 Januari 2026. Kebijakan ini...

Read moreDetails
Pengusaha Optimistis Ekonomi Lampung 2026 Tumbuh Positif

Pengusaha Optimistis Ekonomi Lampung 2026 Tumbuh Positif

12/01/2026
kebocoran data Instagram

17,5 Juta Data Pengguna Instagram Diduga Bocor, Ini Risikonya

12/01/2026
Inflasi Lampung Terendah Kedua Nasional pada Desember 2025

Inflasi Lampung Terendah Kedua Nasional pada Desember 2025

12/01/2026
reaksi pemain milan

AC Milan Diimbangi Tuan Rumah Fiorentina 1-1

12/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.