IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 03/04/2026 13:52
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Oasis

Cacing Raksasa Berkembang Biak di Dasar Laut Pasifik, ini Faktanya

EffranbyEffran
25/10/24 - 08:00
in Oasis
A A
Penemuan mengejutkan tentang cacing tabung raksasa yang hidup dan berkembang biak di dasar laut Pasifik. Foto: NPG Press

Penemuan mengejutkan tentang cacing tabung raksasa yang hidup dan berkembang biak di dasar laut Pasifik. Foto: NPG Press

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) – Penemuan mengejutkan tentang cacing tabung raksasa yang hidup dan berkembang biak di dasar laut Pasifik. Para ilmuwan yang sebelumnya meyakini dasar laut hidrotermal hanya berpenghuni mikroba dan virus kini menemukan cacing tabung raksasa.

Spesies itu hidup di ventilasi hidrotermal di Pasifik timur, dekat Kepulauan Galapagos. Penemuan itu terpublikasi pada Selasa (15/10) di jurnal Nature Communications.

Para peneliti melaporkan cacing-cacing tabung itu hidup di rongga berisi cairan di bawah lempengan lava yang mengeras sepanjang East Pacific Rise, punggungan samudra tempat lempeng tektonik bertemu.

“Kami melaporkan penemuan pertama hewan yang hidup di rongga dangkal berisi cairan di dasar laut, tepatnya di ventilasi hidrotermal laut dalam,” kata para peneliti dalam laporan tersebut.

Mereka menambahkan biosfer mikroba dan virus banyak diteliti. Namun, temuan baru itu menunjukkan kehidupan hewan juga ada di dasar laut berbatu yang ekstrem itu.

Bahkan, penemuan itu terdapat pada dua spesies cacing tabung berukuran cukup besar daripada umumnya. Spesies Oasisia alvinae bisa tumbuh hingga 20 cm, sedangkan Riftia pachyptila mencapai panjang lebih dari 50 cm.

Peneliti menemukan cacing-cacing putih pucat itu hidup terjepit di bawah lempengan lava yang mengeras.

Penelitian itu berfokus pada larva cacing tabung dapat menjajah ventilasi hidrotermal dari dalam kerak bumi. Ventilasi hidrotermal terbentuk ketika air laut menyusup ke retakan di dasar laut, bersentuhan dengan magma, dan meletus dalam bentuk cairan mendidih yang kaya mineral.

Cairan itu menarik berbagai makhluk hidup, termasuk cacing tabung, yang bersimbiosis dengan mikroba pengubah mineral menjadi energi.

Namun, misteri besar yang para ilmuwan hadapi adalah cara larva cacing bertahan dan berkembang biak di ventilasi hidrotermal dari generasi ke generasi. Para ilmuwan menduga larva cacing tabung tersedot ke dalam kerak samudra bersama dengan air laut dan bergerak melalui dasar laut sebelum menetap di ventilasi.

Eksplorasi dengan Teknologi Canggih

Untuk menguji hipotesis itu, tim peneliti menggunakan kendaraan yang peneliti operasikan dari jarak jauh (ROV). Hal itu untuk mengebor lubang di dasar laut pada kedalaman 2.515 meter.

Mereka mengangkat lempengan batu, memperlihatkan rongga berisi cairan hidrotermal di dalam lapisan lava yang mengeras.

Rongga-rongga itu ternyata dipenuhi cacing tabung dewasa. Di salah satu rongga, tim peneliti menemukan dua cacing jantan Riftia pachyptila dengan testis berisi sperma dan dua cacing betina dengan gonad berisi telur. Hal itu menunjukkan cacing-cacing tersebut bisa bereproduksi di bawah dasar laut. Mereka juga menemukan retakan yang menghubungkan rongga-rongga tersebut ke permukaan dasar laut.

“Temuan ini mendukung hipotesis larva cacing tabung menyebar di dalam kerak dasar laut. Kemudian menetap di ventilasi hidrotermal untuk tumbuh dan berkembang biak,” tulis para peneliti.

Penelitian tersebut memberikan wawasan baru tentang kehidupan di bawah dasar laut. Bahkan, membuka peluang untuk mempelajari lebih lanjut tentang makhluk hidup bisa bertahan di lingkungan ekstrem.

Tags: cacing raksasacacing tabungdasar lautpenelitian laut dalam
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi zaman es. Foto: Wikimedia Commons

Begini Cara Kehidupan di Bumi Bertahan di Fase Paling Ekstrem 

byEffran
31/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kehidupan di bumi pernah mengalami fase paling ekstrem dalam sejarahnya. Pada periode tertentu, hampir seluruh permukaan...

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

byMustaan
25/01/2026

PURBOLINGGO (lampost.co) — Pimpinan Cabang (PC) Salimah Purbolinggo memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah bersama anak-anak Taman Pendidikan...

patroli gajah

Karbon, Badak, Gajah dan Masa Depan Way Kambas di Tengah Pasar Karbon Indonesia

byMustaan
19/01/2026

TAMAN Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur selama ini dikenal bukan hanya sebagai surga konservasi satwa endemik. Tetapi juga...

Berita Terbaru

Polairud Polda Lampungpengamanan lokasi wisata selama musim liburan. (Foto:Dok)
Bandar Lampung

Wisata Air Jadi Favorit, Warga Lampung Khawatir Ancaman Air Bah Mengintai

byNurand1 others
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Keindahan wisata air, khususnya sungai, masih menjadi daya tarik utama bagi masyarakat Lampung untuk melepas penat....

Read moreDetails
Polsek Pesisir Tengah melaksanakan kegiatan monitoring keamanan kawasan objek wisata Pantai Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Minggu, 29 Maret 2026. Dok Polisi

Sistem Peringatan Dini Jadi Kebutuhan Mendesak di Kawasan Wisata Air

03/04/2026
Hujan Deras Guyur Bandar Lampung, Sejumlah Wilayah Terendam Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Dok/Lampost.co

Lampung Percepat Pemasangan Sistem Peringatan Dini Banjir

03/04/2026
Ilustrasi harga jual kembali (buyback) emas.

Harga Jual Kembali Emas Hari Ini (Buyback) 23 April 2026 Merosot

03/04/2026
scream 8

Scream 8 Resmi Digarap: Penulis Poker Face Siap Bawa Teror Ghostface Lebih Mencekam

03/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.