Blitar (Lampost.co)—Barito Putera gagal menaklukkan 10 pemain Arema FC setelah kalah dengan skor 2-4 pada pertandingan Liga 1 di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, Jawa Timur, Kamis (13/3/2025).
Poin penting:
- Arema amankan tiga poin di kandang
- Arema harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak II
- Barito gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain
Arema FC harus bermain dengan 10 pemain setelah Thales Lira mendapat kartu merah usai melanggar pemain Barito Putera, Jose Moreno, di awal babak kedua.
Jalannya pertandingan babak pertama, Arema FC selaku tuan rumah tampil penuh percaya diri untuk meraih tambahan tiga poin.
Baca juga: Persebaya Harus Puas Bermain Imbang 1-1 dengan PSIS
Tim berjuluk Singo Edan mampu menguasai jalannya pertandingan, sekaligus memaksa tim tamu bermain bertahan.
Dalberto Luan mampu membawa Arema FC unggul 1-0 setelah mencetak gol pada menit ke-23. Berselang lima menit kemudian, tim tuan rumah menggandakan kedudukan melalui sumbangan gol Dedik Setiawan.
Tertinggal dua gol membuat Barito Putera berani tampil menyerang. Hasilnya Matias Mier sanggup memperkecil kedudukan pada menit ke-35.
Gol Matias Mier membuat Arema FC tersengat. Alfarizie dan kawan-kawan kembali mengurung pertahanan lawan.
Serangan klub kebanggaan warga Malang Raya berbuah gol di menit ke-40 melalui Charles Lokolingoy.
Kedudukan 3-1 untuk keunggulan Arema FC atas Barito Putera bertahan hingga babak pertama selesai.
Babak II
Memasuki babak kedua, Arema FC masih memegang kendali permainan melalui duo gelandang, Arkhan Fikri dan Pablo Oliveira, yang mampu tampil solid ketika membangun serangan maupun saat bertahan.
Strategi itu mampu mempersulit Barito Putera mengembangkan permainan di laga tersebut.
Namun, satu serangan balik cepat Barito Putera melalui umpan progresif langsung ke jantung pertahanan lawan mampu menyulitkan lini belakang Arema FC.
Bola tersebut mampu Jose Moreno terima dengan baik dan langsung berlari ke arah kotak penalti Arema FC. Pergerakan penyerang Barito Putera itu memaksa Thales Lira menghentikannya dengan membuat sebuah pelanggaran keras.
Hal itu membuat Thales Lira mendapat kartu merah dan meninggalkan lapangan pertandingan. Pada awal babak kedua ini, Arema harus bermain dengan 10 pemain.
Kehilangan satu pemain membuat Arema FC tampil cenderung bertahan untuk mengantisipasi serangan tim tamu yang perlahan tampil agresif.
Keasyikan menyerang membuat Barito Putera lupa pada sisi pertahanan. Pemain sayap tuan rumah Salim Tuharea mampu membesar keunggulan Arema FC atas Barito Putera 4-1 melalui golnya pada menit ke-73.
Barito Putera mampu mencetak gol pada menit ke-84 melalui Eksel Runtukahu.
Keunggulan 4-2 Arema FC atas Barito Putera bertahan hingga wasit Nendi Rohaendi meniup peluit panjang akhir pertandingan.
Susunan pemain
Arema FC: Lucas Frigeri (PG), Thales Lira, Julian Guevara, Arkhan Fikri, Charles Lokolingoy, Achmad Maulana, Dedik Setiawan, Pablo Oliveira, Bayu Setiawan, Alfarizie (C), Dalberto Luan.
Pelatih: Jose Manuel Gomes da Silva.
Barito Putera: Nor Halid (PG), Yuswanto Aditya, Anderson do Nascimento, Matias Mier, Tegar Infantrie, Lucas Morelatto, Jose Moreno, Bayu Pradana (C), Novan Setya Sasongko, Aditya Daffa, Murillo Otavio.
Pelatih: Vitor Tinoco.








