Kemenangan ini memberikan napas lega bagi pendukung setia PSM.
Parepare (Lampost.co)–PSM Makassar sukses mengamankan poin penuh yang sangat krusial dalam lanjutan pekan ke-31 Super League 2025/2026. Menjamu Bhayangkara FC di Stadion BJ Habibie, Parepare, Senin (4/5/2026), tim berjuluk Pasukan Ramang tersebut berhasil memetik kemenangan tipis 2-1. Pertandingan ini tidak hanya menyajikan drama gol pada menit-menit akhir babak pertama, tetapi juga menjadi catatan sejarah baru bagi pertemuan kedua pelatih.
Kemenangan ini memberikan napas lega bagi pendukung setia PSM. Tambahan tiga poin membuat Ananda Raehan dkk kini mengoleksi 34 poin dari 31 laga, yang sekaligus memperlebar jarak mereka menjadi tujuh poin dari Persis Solo yang menghuni batas akhir zona degradasi. Sebaliknya, hasil ini menjadi rapor merah bagi pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, yang harus menelan kekalahan pertamanya dari PSM setelah sembilan kali pertemuan.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal dengan kedua tim saling jual beli serangan. Namun, kebuntuan baru pecah saat laga memasuki masa injury time babak pertama secara dramatis. PSM Makassar unggul lebih dahulu pada menit ke-45+2 melalui aksi bek jangkung asal Montenegro, Dusan Lagator. Pemain berusia 32 tahun tersebut menunjukkan insting golnya dengan memanfaatkan situasi di depan gawang, mencetak gol keduanya musim ini bagi Juku Eja.
Kegembiraan publik Parepare sempat terhenti sesaat. Hanya berselang dua menit, tepatnya menit ke-45+4, Bhayangkara FC memberikan respons kilat. Striker asal Pantai Gading, Henri Doumbia, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menaklukkan lini belakang tuan rumah. Gol ini merupakan koleksi keenam Doumbia sejak bergabung pada bursa transfer pertengahan musim, membuktikan ketajamannya sebagai mesin gol baru The Guardian.
Memasuki babak kedua, tempo permainan tetap tinggi. Bhayangkara FC nyaris berbalik unggul pada menit ke-68 melalui situasi tendangan bebas mematikan. Namun, kiper PSM Makassar, Hilmansyah, tampil pahlawan dengan melakukan penyelamatan gemilang di bawah mistar gawang yang mengundang decak kagum penonton.
Momen penentu kemenangan tuan rumah akhirnya tiba pada menit ke-73. Sebuah umpan lambung akurat berhasil membebaskan Luka Cumic di belakang garis pertahanan Bhayangkara FC.
Pemain yang masuk sebagai pengganti tersebut menunjukkan kecepatan luar biasa dengan berlari hampir setengah lapangan meski terus dibayangi oleh Sho Yamamoto. Dengan tenang, Cumic melepaskan tembakan keras mendatar yang menghujam pojok gawang Aqil Savik. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
PSM Makassar: Hilmansyah; Mufli Hidayat, Aloisio, Lagator, Victor Luiz; Resky Fandi (Akbar Tanjung 72′), Roberto (Rashid Bakri 82′), Boboev (Victor Dethan 63′), Ananda Raehan; Rizky Eka Pratama (Fahrul 82′), Alex Tanque (Luka Cumic 63′).
Bhayangkara FC: Aqil Savik; Sadiki, Moises, Damjanovic, Fauzi; Yamamoto, TM Ichsan (Seto 46′), Andika (Kurnia 90′); Doumbia, Privat Mbarga, Ginanjar Ramadhani (Dendi Sulistyawan 46′).
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update