Dortmund (Lampost.co)–Ambisi Borussia Dortmund mengakhiri dominasi Bayern Muenchen di kompetisi kasta tertinggi Jerman, Bundesliga, tampaknya harus menemui jalan terjal. Menjamu Bayer Leverkusen dalam laga pekan ke-29 di Stadion Signal Iduna Park, Sabtu (11/4/2026) waktu setempat, skuad berjuluk Die Schwarzgelben tersebut menyerah dengan skor tipis 0-1.
Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi publik Dortmund. Tambahan nol poin membuat mereka masih tertahan di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 64 poin dari 29 pertandingan. Hasil ini menciptakan jurang yang kian lebar, yakni sembilan poin, dari sang pemuncak klasemen Bayern Muenchen. Dengan sisa musim yang makin sedikit, harapan Dortmund mengudeta posisi puncak kian menipis.
Kejutan Robert Andrich Sebelum Turun Minum
Bermain di hadapan “Tembok Kuning” yang ikonik, Borussia Dortmund sebenarnya mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Motor serangan Dortmund mencoba membongkar pertahanan rapat Leverkusen.
Baca juga: Gladbach dan Heidenheim Berbagi Poin dalam Duel Sengit Bundesliga
Peluang sempat tercipta melalui kaki Daniel Svensson. Namun tembakan kerasnya masih mampu barisan pertahanan tim tamu bendung dengan apik.
Keasyikan menyerang justru menjadi bumerang bagi tuan rumah. Pada menit ke-42, Bayer Leverkusen berhasil mencuri keunggulan melalui situasi yang tidak terduga.
Gelandang bertahan Robert Andrich melepaskan tembakan jarak jauh yang sangat akurat. Bola meluncur deras tanpa mampu kiper Dortmund, Gregor Kobel jangkau. Gol semata wayang sang bek tersebut membawa Leverkusen unggul 1-0 hingga babak pertama usai.
Kobel Berjibaku, Lini Serang Dortmund Buntu
Memasuki babak kedua, Dortmund terus berupaya mencari gol penyeimbang untuk menghidupkan asa juara. Namun, Leverkusen yang tampil sangat disiplin di bawah arahan taktik yang solid justru berkali-kali memberikan ancaman lewat serangan balik.
Penyerang Leverkusen, Patrik Schick, hampir saja menggandakan keunggulan timnya jika Gregor Kobel tidak melakukan penyelamatan gemilang. Tidak berselang lama, Nathan Tella kembali mengancam lini pertahanan Dortmund, namun lagi-lagi Kobel tampil sigap mengamankan gawang dari kebobolan lebih lanjut.
Di masa-masa krusial menjelang berakhirnya laga, Dortmund mendapatkan peluang emas melalui Julian Brandt. Sayangnya, sepakan gelandang kreatif tersebut masih menyamping tipis di sisi gawang Lukas Hradecky. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk kemenangan Bayer Leverkusen tetap bertahan.
Leverkusen Menuju Empat Besar
Sebaliknya, bagi Bayer Leverkusen, kemenangan ini merupakan hasil yang sangat krusial. Tim asuhan Kasper Hjulmand tersebut kini memantapkan posisi di peringkat kelima klasemen sementara Bundesliga dengan koleksi 52 poin dari 29 laga. Mereka kini hanya terpaut satu poin dari zona empat besar atau zona Liga Champions.
Performa solid Robert Andrich dan kawan-kawan di Signal Iduna Park membuktikan mereka adalah penantang serius untuk mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Sementara bagi Dortmund, mereka kini harus berharap Bayern Muenchen terpeleset di sisa laga sambil menjaga konsistensi agar tidak kembali kehilangan poin penting.








