Drama VAR di Menit Akhir! Malut United dan Persita Tangerang Harus Puas Berbagi Poin di Ternate

Hasil imbang ini tidak banyak memberikan perubahan yang signifikan bagi posisi kedua tim di tabel klasemen sementara.

Editor Isnovan Djamaludin
Minggu, 17 Mei 2026 17.29 WIB
Drama VAR di Menit Akhir! Malut United dan Persita Tangerang Harus Puas Berbagi Poin di Ternate
Malut United harus puas berbagi satu angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-33 Super League. Foto: Instagram @malutunitedfc

Ternate (Lampost.co)Malut United gagal mengamankan poin penuh di markas sendiri setelah bermain imbang dengan tamunya, Persita Tangerang, pada laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Kie Raha, Ternate, Sabtu (16/5/2026) malam WIB, duel sengit dengan  drama pengecekan video assistant referee (VAR) di penghujung laga ini berakhir  sama kuat 1-1.

Hasil imbang ini tidak banyak memberikan perubahan yang signifikan bagi posisi kedua tim di tabel klasemen sementara. Laskar Kie Raha masih tertahan di peringkat kelima dengan mengoleksi 53 poin dari 33 laga, sementara Pendekar Cisadane berada di urutan ke-9 dengan raihan 45 poin.

Gol Cepat Andriano dan Sambaran Penalti David Da Silva

Persita Tangerang langsung mengejutkan publik tuan rumah yang memadati Stadion Kie Raha saat laga baru berjalan tujuh menit. Berawal dari skema bola mati, Pablo Ganet melepaskan umpan lambung akurat dari tendangan bebas.

Baca juga: Jaga Napas di Kasta Tertinggi, Gol Tunggal Luca Dumancic Bawa Persis Solo Tumbangkan Dewa United

Bola liar di dalam kotak penalti langsung pemain muda Andriano Saputra sambar lewat tembakan jarak dekat yang gagal  kiper M. Ridwanantisipasi. Skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu.

Tersengat oleh gol cepat tersebut, Malut United langsung menaikkan intensitas serangan secara agresif. Sisi sayap dengan motor Yakob Sayuri berkali-kali mengirimkan ancaman berbahaya ke jantung pertahanan Persita di bawah kawalan ketat Javlon Guseynov dan kolega.

Upaya tidak kenal lelah tuan rumah akhirnya membuahkan hasil manis menjelang turun minum. Akselerasi penyerang gaek David da Silva terpaksa pemain belakang Persita hentikan secara paksa di area terlarang sehingga wasit langsung menunjuk titik putih.

David da Silva yang maju sebagai eksekutor sempat mendapati tendangannya ditepis kiper Igor Rodrigues. Namun, dengan insting predatornya, Da Silva dengan cepat menyambar bola muntah (rebound) untuk mengubah skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga jeda.

Miskomunikasi Lini Belakang dan Drama VAR Penentu Laga

Memasuki paruh kedua, tensi pertandingan tetap terjaga tinggi di mana kedua tim saling bergantian melepaskan tekanan. Malut United nyaris melakukan kesalahan fatal ketika bek tengah Gustavo Franca berniat melakukan backpass lewat sundulan. Beruntung, miskomunikasi antara Franca dan kiper M. Ridwan tidak berujung gol bunuh diri setelah bola melebar tipis dari gawang.

Pelatih kedua tim mencoba menyegarkan strategi dengan memasukkan tenaga baru. Malut United memasukkan Dimas Drajad, sedangkan Persita memainkan Jack Brown dan Stipe Racic. Drama terbesar pertandingan ini akhirnya pecah pada masa injury time babak kedua.

Wasit yang memimpin pertandingan, Yudi Nurcahya, sempat menghentikan laga cukup lama untuk berkomunikasi dengan petugas ruangan VAR. Dia kemudian melakukan pengecekan menyusul adanya potensi pelanggaran handball oleh gelandang Persita, Pablo Ganet, di dalam kotak penalti saat menghalau serangan Malut United.

Setelah melakukan peninjauan tayangan ulang secara langsung di pinggir lapangan, wasit Yudi Nurcahya memutuskan tidak ada pelanggaran penalti untuk tuan rumah. Keputusan tersebut sekaligus menyudahi pertandingan dengan skor akhir imbang 1-1.

Susunan Pemain:

Malut United: M. Ridwan; Safrudin Tahar, Gustavo França (Inocêncio 75′), Nilson, Yance Sayuri; Yakob Sayuri, Tri Setiawan (Manahati Lestusen 76′), Jorge Cardoso (Finky Pasamba/Slamat 63′), Ciro Alves (Dimas Drajad 85′); Frets Butuan (Rustam 62′); David Da Silva.

Pelatih: Hendri Susilo

Persita Tangerang: Igor Rodrigues; Muhammad Toha, Shukurov/Kozubaev, Mario Jardel (Zalnando 46′); Christian Rontini/Rodríguez (Jack Brown 79′), Bruno Bueno, Pablo Ganet, Shin-Young Bae, Andriano Saputra (Nursofyan 70′); Andrejic (Stipe Racic 79′), Ahmad Hardianto (Sahrul 61′).

Pelatih: Fabio Lefundes.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI