Krisis yang melanda Manchester United di bawah Ruben Amorim semakin memperkuat spekulasi pergantian pelatih.
Jakarta (Lampost.co) — Performa buruk Manchester United (MU) di Premier League mengembuskan kembali isu pergantian pelatih. Nama eks pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, mencuat sebagai kandidat kuat menggantikan Ruben Amorim, yang gagal membawa Setan Merah bangkit dari keterpurukan.
Dalam 15 pertandingan Premier League sejak ditangani Ruben Amorim, MU hanya mampu meraih empat kemenangan, delapan kekalahan, dan tiga hasil imbang. Hasil ini menempatkan mereka di posisi ke-15 klasemen sementara, jauh dari target manajemen dan para penggemar. Situasi ini memicu rumor MU segera mencari pelatih baru untuk menyelamatkan musim mereka.
Ruben Amorim menjadi pelatih MU pada November 2024 menggantikan Erik ten Hag. Namun, harapan pelatih asal Portugal itu bisa membawa perubahan signifikan justru berbanding terbalik dengan realitas di lapangan. Inkonsistensi permainan dan hasil buruk membuat posisinya semakin terancam.
Sejumlah laporan dari media Eropa, termasuk Relevo, menyebutkan manajemen MU mulai mempertimbangkan opsi mengganti Amorim. Nama eks pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, yang sebelumnya sempat masuk dalam radar sebelum Amorim menangani Setan Merah, kini kembali menjadi perbincangan hangat.
Statistik MU sejak kedatangan Amorim menunjukkan performa yang jauh dari kata memuaskan. Saat ini, Setan Merah berada di ke-15 klasemen Premier League. Dari 16 laga, pasukan Amorim hanya meraih 8 kemenangan, enam imbang, dan 12 kekalahan.
Selain buruknya hasil di lapangan, MU juga menghadapi krisis cedera. Lisandro Martinez dan Amad Diallo absen hingga akhir musim, yang semakin memperumit situasi bagi Amorim dalam meracik strategi.
Sebagai eks pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, memiliki rekam jejak impresif. Ia sukses membawa Barcelona meraih gelar La Liga dan terkenal dengan filosofi permainan menyerang yang atraktif. Filosofi eks pelatih Barcelona tersebut sejalan dengan identitas MU yang mengutamakan permainan ofensif.
Pada Oktober 2024, Xavi sempat masuk daftar kandidat pelatih MU, tetapi akhirnya tersingkir setelah Amorim terpilih. Namun, dengan performa MU yang terus menurun, peluang Xavi merapat ke Old Trafford kembali terbuka lebar.
Keberadaan pelatih dengan pengalaman melatih klub besar seperti Barcelona juga bisa menarik perhatian pemain bintang MU. Dengan sistem permainan berbasis penguasaan bola dan serangan cepat, eks pelatih Barca itu bisa menjadi solusi bagi MU yang kini kehilangan identitas permainannya.
Meskipun memiliki pengalaman sukses bersama Barcelona, melatih di Premier League merupakan tantangan berbeda bagi Xavi. Liga Inggris terkenal dengan intensitas dan permainan fisik yang tinggi, sesuatu yang belum pernah ia hadapi sebagai pelatih.
Sumber internal mengeklaim eks pelatih Barcelona tertarik menangani MU, tetapi hanya jika klub memutuskan merekrut pelatih sementara hingga akhir musim. Hal ini berkaitan dengan keputusan Xavi sebelumnya yang menolak tawaran MU karena ingin mengambil jeda dari dunia kepelatihan setelah meninggalkan Barcelona.
Meski rumor semakin santer, hingga kini MU belum membuat keputusan resmi terkait masa depan Ruben Amorim. Namun, jika tren buruk berlanjut, bukan tidak mungkin manajemen akan mengambil langkah drastis dengan mendepak Amorim lebih cepat.
MU saat ini membutuhkan sosok pelatih yang mampu membawa stabilitas dan mengembalikan kejayaan mereka. Apakah eks pelatih Barcelona itu akan menjadi jawaban? Atau MU akan mencari opsi lain? Semua masih menunggu keputusan final dari manajemen klub.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update