Jakarta (Lampost.co) — Timnas Indonesia U-23 bakal tampil lebih kuat usai gelaran Piala AFF U-23 2025. Kekuatan tambahan datang dari tiga pemain Eropa keturunan Indonesia yang bermain di kompetisi sepak bola Belanda.
Poin Penting:
-
Tiga pemain diaspora siap gabung usai AFF 2025.
-
Zijlstra masih proses naturalisasi, dua lainnya sudah WNI.
-
Indonesia tergabung di Grup J bersama Korea Selatan.
Pelatih Gerald Vanenburg tentunya menyambut kehadiran tiga pemain Eropa tersebut, yakni Mauro Zijlstra (FC Volendam), Tim Geypens (FC Emmen), dan Dion Markx (TOP Oss), untuk memperkuat tim. Kehadiran tiga pemain Eropa itu bisa menambah kekuatan tim yang akan terjun di ajang kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada 3—9 September 2025.
Tiga Pemain Eropa Siap Gabung Usai AFF
Masuknya tiga pemain Eropa keturunan Indonesia itu menjadi kabar gembira bagi Vanenburg yang sejak awal menginginkan komposisi tim yang lebih kompetitif. Saat ini, Mauro Zijlstra dalam proses naturalisasi. Proses naturalisasinya kemungkinan tuntas dalam sebulan ke depan karena berkasnya sudah masuk Kementerian Hukum.
Baca juga: Konsistensi Timnas Indonesia U-23 Perlu Dibenahi
Sementara itu, sejak 3 Februari 2025, Tim Geypens dan Dion Markx sudah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI). Mereka mengikrarkan sumpah setia bersama Ole Romeny di London, Inggris.
Meski sudah sah sebagai WNI, keduanya belum bisa memperkuat Timnas U-23 di Piala AFF U-23 2025. Alasannya, klub mereka tak memberikan izin karena turnamen tersebut tidak masuk agenda resmi FIFA. Mereka baru bisa memperkuat Timnas Indonesia di ajang yang masuk kalender FIFA, seperti Kualifikasi Piala Asia U-23.
Tantangan Berat Menuju Piala Asia
Pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, Timnas U-23 tergabung dalam Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau. Hanya pemuncak klasemen yang lolos langsung ke putaran final. Dengan status semifinalis Piala Asia U-23 edisi 2024, Garuda Muda dituntut tampil lebih tajam dan konsisten.
Pasukan Garuda Muda harus benar-benar memanfaatkan posisi tuan rumah dengan dukungan suporter setia. Selain itu, kehadiran tiga pemain Eropa bisa menambah kekuatan tim menghadapi tim kuat Korsel. Harapannya, mereka juga bisa ikut mengamankan kemenangan saat melawan Makau dan Laos.
Bidik Putaran Final
PSSI optimistis pasukan Gerald Vanenburg bisa lolos ke putaran final, meski lawan di grup tidaklah mudah. Dengan dukungan publik tuan rumah dan tambahan kekuatan dari pemain diaspora, Timnas Indonesia U-23 diyakini mampu menampilkan performa terbaiknya.
Saat ini fokus tim masih tertuju pada Piala AFF U-23 2025. Namun, Vanenburg telah menyusun strategi jangka menengah yang mencakup evaluasi performa dan integrasi pemain baru demi mewujudkan ambisi menembus Piala Asia U-23 2026.