Bandar Lampung (Lampost.co) — Bandar Lampung resmi bersiap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X 2026. Ajang tersebut sekaligus menjadi etalase kesiapan Lampung menuju tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).
Poin Penting:
-
Porprov X 2026 rencananya berlangsung di Bandar Lampung, Oktober—November 2026
-
Ajang ini menjadi etalase kesiapan Lampung menuju PON.
-
Panitia susun juklak-juknis dan tentukan cabang olahraga serta tim verifikasi segera turun ke kabupaten dan kota.
Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama KONI Lampung mulai memanaskan mesin persiapan sejak awal. Langkah tersebut menunjukkan keseriusan Lampung memperkuat ekosistem olahraga berstandar nasional.
Sebagai tahap awal, Panitia Persiapan Porprov X 2026 fokus mematangkan langkah strategis. Fokus utama mencakup penentuan cabang olahraga serta penguatan regulasi pelaksanaan.
Baca juga: KONI Lampung Matangkan Persiapan Porprov X 2026
Porprov X rencananya berlangsung pada Oktober hingga November 2026. Bandar Lampung akan menjadi pusat penyelenggaraan olahraga Bumi Ruwa Jurai.
Ketua Panitia Persiapan Porprov X 2026, Margono Tarmudji, menyampaikan penyusunan regulasi menjadi prioritas utama. Panitia tengah merampungkan draf petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis.
Menurut Margono, juklak dan juknis menjadi fondasi kualitas penyelenggaraan Porprov. Aturan tersebut akan menjadi pedoman baku setelah ketua KONI Lampung mengesahkannya. “Tugas kami memastikan landasan teknis Porprov X kuat dan terukur,” ujar Margono, Selasa, 3 Februari 2026.
Selain regulasi, panitia juga menentukan cabang olahraga yang layak dipertandingkan. Penentuan cabor secara selektif dan berbasis kesiapan daerah.
Margono menegaskan kualitas penyelenggaraan menjadi perhatian utama panitia. Pasalnya, Bandar Lampung akan menjadi sorotan publik olahraga nasional.
Dia juga menyebut Porprov bukan sekadar agenda rutin daerah. Ajang tersebut menjadi simulasi kesiapan Lampung menggelar event olahraga nasional.
Karena itu, panitia menyiapkan langkah lanjutan berupa verifikasi ke daerah. Tim verifikasi akan segera turun ke seluruh kabupaten dan kota.
Verifikasi meliputi kesiapan administrasi, teknis, serta pembinaan atlet. Panitia ingin memastikan setiap cabor memenuhi standar yang ditetapkan.
Langkah jemput bola ini dinilai penting untuk meminimalkan kendala teknis. Selain itu, pendekatan langsung mempercepat proses evaluasi kesiapan daerah.
Sebelumnya, KONI Lampung resmi membentuk Panitia Persiapan Porprov X 2026. Pembentukan panitia menjadi sinyal kuat keseriusan Lampung menuju PON.
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, menilai Porprov X memiliki nilai strategis karena ajang tersebut menjadi fondasi pembinaan atlet dan manajemen olahraga Lampung. Oleh karena itu, penentuan cabor harus selaras dengan potensi prestasi daerah sehingga Porprov mampu melahirkan atlet siap bersaing di level nasional.
Selain aspek prestasi, pesta olaharag terbesar di Lmapung itu juga menguji kesiapan infrastruktur olahraga. Uji coba ini penting sebelum Lampung menjadi tuan rumah PON.
Taufik menegaskan sinergi daerah menjadi kunci sukses Porprov X 2026. Untuk itu, KONI Lampung mengajak seluruh pemangku kepentingan terlibat aktif.
“Dengan persiapan sejak dini, Lampung optimistis Porprov X berjalan sukses. Lebih dari itu, Lampung siap menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah PON,” ujarnya.








