Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Real Madrid untuk menutup sisa kompetisi musim ini dengan hasil maksimal.
Madrid (Lampost.co)–Real Madrid sukses menjaga martabat mereka di hadapan publik sendiri setelah memetik kemenangan meyakinkan dalam lanjutan jornada ke-36 Liga Spanyol (La Liga) 2025/2026. Menjamu tim juru kunci, Real Oviedo, di Stadion Santiago Bernabeu pada Jumat (15/5/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Alvaro Arbeloa tersebut menyudahi perlawanan tim tamu dengan skor akhir 2-0.
Kemenangan ini memastikan Los Blancos tetap kokoh di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 80 poin dari 36 pertandingan. Meski kemenangan ini tidak lagi berpengaruh pada perebutan gelar juara—mengingat Barcelona telah resmi mengunci takhta pekan lalu—Real Madrid tetap tampil profesional untuk mengamankan posisi runner-up dari kejaran rival lainnya.
Alvaro Arbeloa memilih melakukan rotasi dengan menurunkan kombinasi pemain senior dan bakat-bakat muda masa depan Madrid. Sejak peluit kick-off berbunyi, tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan. Menit ke-6, kerja sama apik antara Gonzalo Garcia dan Franco Mastantuono hampir membuahkan gol. Namun kiper Oviedo, Aaron Escandell, melakukan penyelamatan gemilang menggunakan kakinya.
Tekanan demi tekanan terus tuan rumah lancarkan, termasuk melalui penetrasi Trent Alexander-Arnold yang aktif membantu serangan. Real Oviedo, yang sudah pasti terdegradasi musim depan, sempat memberikan perlawanan melalui Nicolas Fonseca pada menit ke-38, namun sepakannya belum menemui sasaran.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-43. Berawal dari umpan akurat Brahim Diaz, Gonzalo Garcia Torres menunjukkan ketajamannya dengan melepaskan tendangan keras ke sudut gawang yang tidak mampu Escandell jangkau. Skor 1-0 untuk keunggulan Madrid bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Madrid tidak menurunkan intensitas serangan. Bek kiri Alvaro Carreras sempat mengancam gawang tim tamu setelah melakukan kerja sama satu-dua dengan Vinicius Jr.
Namun, Real Oviedo hampir menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat yang dipimpin Nacho Vidal. Beruntung bagi Madrid, sepakannya masih melenceng tipis dari gawang Thibaut Courtois.
Momen kunci terjadi ketika Arbeloa memasukkan Jude Bellingham untuk menambah kreativitas di lini tengah. Masuknya bintang Timnas Inggris tersebut langsung memberikan dampak instan. Pada menit ke-79, Bellingham memamerkan magis dengan melakukan aksi individu menusuk ke dalam kotak penalti. Meski dikepung barisan pertahanan lawan, ia berhasil melepaskan tendangan datar kaki kiri yang bersarang di pojok bawah gawang.
Gol tersebut memastikan keunggulan Madrid menjadi 2-0 dan sekaligus membunuh harapan tim tamu untuk mencuri poin. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap tidak berubah untuk kemenangan tuan rumah.
Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Real Madrid untuk menutup sisa kompetisi musim ini dengan hasil maksimal. Fokus Arbeloa kini adalah memastikan para pemain mudanya mendapatkan menit bermain yang cukup sebagai persiapan menghadapi musim depan, sekaligus menjaga ritme permainan tim utama di dua laga tersisa. Bagi Real Oviedo, kekalahan ini makin membenamkan mereka di dasar klasemen sebelum harus turun kasta ke divisi kedua.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update