• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 28/02/2026 23:14
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Otomotif

Industri Otomotif Didorong Beradaptasi Cepat di Tengah Era Disrupsi Teknologi

Produsen mobil harus mampu membaca arah kebijakan pemerintah, memahami perubahan perilaku konsumen.

EffranbyEffran
03/11/25 - 17:00
in Otomotif
A A
Pengunjung memadati ruang pamer mobil yang hadir diajang pameran automotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (24/7/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Pengunjung memadati ruang pamer mobil yang hadir diajang pameran automotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (24/7/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Jakarta (Lampost.co) — Pasar otomotif global kini bergerak dalam dinamika tinggi yang mencerminkan kondisi volatile, uncertain, complex, dan ambiguous (VUCA). Di tengah ketidakpastian itu, pelaku industri otomotif harus menyesuaikan diri lebih cepat agar tetap kompetitif.

Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menyebut adaptasi dan kecepatan pengambilan keputusan kini menjadi faktor penting bagi keberlangsungan industri otomotif.

“Pasar otomotif sedang mengalami evolusi besar. Semua pelaku usaha harus berani meninggalkan asumsi lama dan mengambil keputusan strategis di tengah ketidakpastian,” ujar Yannes, Sabtu (1/11/2025).

Strategi Lama Tak Lagi Efektif

Yannes menilai strategi konvensional tak lagi mampu menjawab tantangan industri otomotif saat ini. Produsen mobil harus mampu membaca arah kebijakan pemerintah, memahami perubahan perilaku konsumen. Bahkan, menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi seperti elektrifikasi dan digitalisasi kendaraan.

“Brand besar bisa kehilangan relevansi jika tidak mampu bertransformasi. Dominasi masa lalu tidak menjamin keberhasilan masa depan,” tegasnya.

Beberapa contoh klasik, seperti Kodak dan BlackBerry, menjadi pengingat kejayaan tanpa inovasi bisa berujung pada kehancuran.

Inovasi dan Data Jadi Kunci Bertahan

Menurut Yannes, kemampuan berinovasi dan menganalisis data pasar kini menjadi fondasi utama bagi industri otomotif untuk bertahan. Produsen harus lebih peka terhadap arah perubahan teknologi, seperti transisi menuju kendaraan listrik dan sistem kendaraan berbasis data.

“Merek yang bertahan bukan yang paling besar, tapi yang paling cepat beradaptasi,” katanya. “Perusahaan perlu keluar dari zona nyaman dan terus mencari jawaban atas kebutuhan masa depan.”

Untuk itu, perubahan adalah satu-satunya hal yang pasti dalam industri. Keberhasilan masa depan juga bergantung pada kesediaan perusahaan untuk beradaptasi dengan rendah hati dan tanpa ilusi kejayaan abadi.

“Dunia bisnis selalu bertanya: apa yang kamu tawarkan untuk masa depan? Hanya mereka yang terus berubah yang akan bertahan,” ujarnya.

Tags: digitalisasi otomotifdisrupsi teknologiindustri otomotifinovasi kendaraan listrikperubahan pasar otomotifstrategi bisnis otomotifVUCA
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

All New Toyota Fortuner 2027

Bocoran All New Toyota Fortuner 2027 Terungkap, Desain Makin Modern dan Fitur Semakin Canggih

byEffran
26/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Kabar mengenai generasi terbaru Toyota Fortuner semakin ramai menjadi perbincangan. SUV ladder frame andalan Toyota itu siap...

Ilustrasi teknologi mobil hybrid

Revolusi Teknologi Otomotif 2026: Fitur Canggih yang Membuat Berkendara Lebih Aman dan Irit

byEffran
24/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Industri otomotif terus bergerak cepat memasuki era digital. Produsen mobil menghadirkan fitur pintar yang mengubah pengalaman berkendara...

Innova Reborn Diesel. (OLX)

Harga Toyota Innova Reborn Baru vs Bekas 2026

byEffran
23/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Toyota Kijang Innova Reborn terus mencuri perhatian pecinta MPV di Indonesia. Model itu populer sejak peluncuran...

Berita Terbaru

Sekretaris Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memberi keterangan
Humaniora

Pemprov Lampung Perketat Pengawasan Dapur SPPG Pasca-Keracunan di Tulangbawang

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan akan mengawasi ketat seluruh operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya....

Read moreDetails
Ilustrasi MBG

DPRD Lampung Desak Standardisasi Dapur Makan Bergizi Gratis

28/02/2026
Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung Saipul

Satgas MBG Lampung Pastikan Menu Ramadan 2026 Layak dan Bergizi

28/02/2026
Polresta Bandar Lampung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait kebakaran di New Town Coffee, Hotel Anugerah Express Lampung, Sabtu, 28 Februari 2026. Dok Polresta Bandar Lampung

Kompor Gas Bocor Diduga Penyebab Kebakaran di Hotel Anugerah Express Lampung

28/02/2026
Kebakaran terjadi di lapak penampungan ban bekas di Jalan Yos Sudarso , Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, Sabtu (28/2/2026) dini hari. Dok Polresta Bandar Lampung

Lapak Penampungan Ban Bekas di Bandar Lampung Kebakaran

28/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.