IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 12/04/2026 08:43
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Pemilu

Dinamika Penyelenggaraan Negara Bikin Jengah

CALS berisikan sejumlah akademisi, pegiat hukum tata negara, dan hukum administrasi negara.

Triyadi IsworoMedia IndonesiabyTriyadi IsworoandMedia Indonesia
04/08/24 - 23:07
in Pemilu, Politik
A A
Salah seorang pendiri CALS Bivitri Susanti.(MI/Susanto)

Salah seorang pendiri CALS Bivitri Susanti.(MI/Susanto)

Bandar Lampung (Lampost.co) – Constitutional and Administrative Law Society (CALS) resmi terbentuk di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Jumat, 2 Agustus 2024. CALS berisikan sejumlah akademisi, pegiat hukum tata negara, dan hukum administrasi negara.

 

Salah satu pendiri Beni Kurnia Illahi, membeberkan alasan pembentukan CALS. Berangkat dari panggilan nurani para pengajar dan penggiat HTN/HAN terhadap dinamika penyelenggaraan negara yang semakin absurd.

 

Kemudian Beni juga menyebut. penyelenggaraan negara juga tidak lagi menyandarkan kebijakan terhadap nilai-nilai luhur konstitusi dan demokrasi. Beni menerangkan CALS berkomitmen memajukan, mengembangkan, dan menerapkan keilmuan HTN serta HAN. Atas dasar nilai-nilai yang menjunjung tinggi etika dan hukum untuk kemajuan peradaban manusia.

 

Selanjutnya, CALS, juga terbentuk atas dasar prinsip-prinsip kolegalitas, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. Berfungsi sebagai landasan hukum organisasi yang independen dan bersikap kritis. Apalagi terhadap cara penguasa menjalankan kekuasaan negara.

 

“CALS akan selalu melakukan pelbagai kegiatan advokasi terhadap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada nilai-nilai demokratis,” terang Beni kepada Media Indonesia, Minggu (4/8/2024).

 

Kemudian ia mencontohkan CALS saat ini tengah melakukan perlawanan terhadap Agenda Pemerintah. Dan DPU untuk merevisi UU TNI, UU Polri, UU Kementerian Negara, UU MK, hingga UU DPA.

 

Ugal-ugalan

 

Sementara itu, Beni mengemukakan pemerintahan 10 Tahun bersama Jokowi gagal mewujudkan Nawacita. Apalagi yang pernah terjanjikan sewaktu kampanye presiden dahulu.

 

“Pemerintahan yang sarat akan politik dinasti. Penindakan terhadap Pelanggaran HAM yang tak kian selesai, legislasi yang ugal-ugalan. Dan tindakan mal konstitusi lainnya menjadi bukti bahwa rezim pemerintahan Jokowi selama 10 tahun. Kemudian menjadi rezim terburuk selama republik ini terbentuk,” tegas Beni.

 

“Ke depan ini perlu terevaluasi oleh presiden terpilih. Agar ada legitimasi publik dalam menjalankan pemerintahan,” katanya.

 

Terpisah, salah seorang pendiri CALS Bivitri Susanti., menjelaskan organisasi tersebut lahirnya dalam konteks penyelenggaraan negara hukum yang semakin tak demokratis.

 

Kemudian Bivitri melihat demokrasi dan hukum semakin terancam. Maka, CALS terlahirkan guna menjadi kelompok yang akan mengawal dan mengkritik pemerintah. “CALS akan membela kepentingan publik,” terang Bivitri.

 

Selanjutnya Bivitri menuturkan, CALS juga menjadi kelompok intelektual hukum. Akan melawan intelektual kelas kambing.

 

Adapun Intelektual kelas Kambing merupakan istilah yang tersampaikan Rowo Mangun. Istilah tersebut merujuk kaum intelektual yang sering melacurkan ilmunya untuk berpihak pada kuasa dan kepentingan politik. “Kami akan melawan kelompok itu,” katanya. 

 

Tags: akademisiCALSConstitutional and Administrative Law SocietyFakultas Hukum Universitas Gadjah Madahukum administrasi negarapegiat hukum tata negaraugmyogyakarta
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan musyawarah cabang (Muscab) serentak se Provinsi Lampung. Dok/PKB

PKB Gelar Muscab Serentak di 15 Daerah, Usung Go Green dan Pariwisata Berkelanjutan

byAdi Sunaryoand1 others
11/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)— Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar musyawarah cabang (Muscab) serentak di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Partai ini tidak...

Partai Demokrat menyambut kunjungan kerja Sekjen DPP Partai Demokrat di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Bandar Lampung, Sabtu, 11 April 2026. Lampost.co/Triyadi Isworo

Demokrat Bandar Lampung Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali Kejayaan di 2029

byAdi Sunaryoand1 others
11/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)— Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Bandar Lampung langsung memanaskan mesin politik dan merapatkan barisan kader...

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron saat Halal Bihalal bersama kader Partai Demokrat di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Bandar Lampung, Sabtu, 11 April 2026. Lampost.co/Triyadi Isworo

Sekjen Demokrat Turun ke Lampung, Tekankan Soliditas Kader Hadapi Agenda Politik

byAdi Sunaryoand1 others
11/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)— Partai Demokrat mengintensifkan konsolidasi hingga ke akar rumput untuk menghadapi agenda politik ke depan. Sekretaris Jenderal DPP...

Berita Terbaru

madura united vs persik
Bola

Madura United FC Tundukkan Persik Kediri untuk Keluar dari Zona Degradasi

byIsnovan Djamaludin
12/04/2026

Bangkalan (Lampost.co)–Madura United FC akhirnya berhasil memutus kutukan tanpa kemenangan yang telah menghantui mereka selama 11 pertandingan terakhir. Menjamu Persik...

Read moreDetails
Pemain Belanda Donyell Malen

Donyell Malen Cetak Hattrick Saat AS Roma Gilas Pisa 3-0 di Stadio Olimpico

12/04/2026
Para pemain Olympique de Marseille

Marseille Tembus Zona Liga Champions Usai Sikat Metz 3-1 di Velodrome

12/04/2026
Salah satu destinasi wisata air terbaik di Lampung.

7 Waterpark Hits di Bandar Lampung yang Wajib Kamu Coba

12/04/2026
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung membongkar praktek penimbunan dan pengolahan BBM ilegal jenis solar di Desa Sukajaya Lempasing, Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Foto: Lampost.co / Andi Apriadi

Penyelewengan BBM Subsidi di Lampung, Pengawasan hingga ke SPBU Diperketat

12/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.