IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 05/04/2026 04:00
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Pariwisata

Tradisi Unik, Masyarakat Krui Diajak Membakar Batok Kelapa Serentak di Malam Ke-27 Ramadan

Adi SunaryoYon FisomabyAdi SunaryoandYon Fisoma
02/04/24 - 22:27
in Pariwisata, Pesisir Barat, Ramadan
A A
Tradisi Unik Memalam Pitu Likokh, Masyarakat Krui Diajak Membakar Batok Kelapa Serentak di Malam Ke-27 Ramadan 6 April 2024

Ilustrasi tradisi membakar batok kelapa bagi masyarakat Pesisir Barat pada malam ke-27 Ramadan.

ADVERTISEMENT

Krui (Lampost.co): Masyarakat Krui, Pesisir Barat memiliki tradisi atau kebiasan unik sejak puluhan tahun lalu, yaitu Memalam Pitu Likokh. Tradisi tersebut yakni membakar tumpukan batok kelapa yang disusun menjulang tinggi pada malam ke-27 Ramadan.

Sebelumnya, masyarakat akan mengumpulkan banyak batok kelapa. Kemudian melubangi satu per satu dan memasukkan ke patok kayu yang ditanam di tanah. Susunan batok kelapa biasanya tingginya hingga mencapai beberapa meter. Kemudian masyarakat akan membakarnya pada malam 27 Ramadan.

Api yang membakar batok kelapa menjulang tinggi itu menjadi semacam pelita penerang. Api tersebut dapat memberikan kebahagian hati bagi orang yang melihat dan juga warga sekitar.

Ketua Dewan Kesenian Pesisir Barat, Septi Istiqlal mengatakan, tradisi tersebut telah lama ada di masyarakat Pesisir Barat. Bahkan sejak zaman orde baru yang pada waktu itu, penerangan listrik belum menjangkau wilayah Pesisir Barat.

Saat itu, lanjut dia, warganya masih menggunakan lampu minyak tanah. Tradisi yang bernama Memalam Pitu Likokh (malam ke-27) itu menjadi semacam kemeriahan yang ditunggu-tunggu oleh warga Krui, khususnya anak-anak.

Agenda Rutin Tahunan

Septi mengatakan Dewan Kesenian Kabupaten Pesisir Barat ingin kembali mengenang dan bernostalgia dengan tradisi itu dengan menjadikan kegiatan Memalam Pitu Likokh sebagai agenda rutin tahunan. Penyelenggaraannya setiap malam ke-27 Ramadan.

“Kegiatan ini juga merupakan sebagai salah satu wujud upaya Dewan Kesenian untuk menjaga dan melestarikan budaya,” kata Septi kepada Lampost.co, Senin, 1 April 2024.

Dia mengatakan pihaknya merencanakan di 2024 ini akan menjadwalkan perayaan tradisi tersebut pada Sabtu, 6 April 2024 secara serentak di seluruh pekon yang ada di Kabupaten Pesisir Barat.

“Untuk itu kami mengimbau seluruh masyarakat Pesisir Barat tanpa terkecuali. Untuk bisa membakar susunan batok kelapa. Susunan yang menjulang dengan tinggi hingga 2 meter atau lebih, setelah selesai salat tarawih,” kata Septi.

Dia mengatakan puncak kegiatan tersebut rencananya akan di helat di halaman Kompleks Perkantoran Pemkab Pesisir Barat. Dengan rangkaian kegiatan lomba pawai obor, lomba bedug, dan lomba video Memalam Pitu Likokh.

“Sebelumnya diawali dengan membakar batok kelapa di 121 pekon di setiap halaman rumah warga secara serentak. Yaitu pada malam ke-27 Ramadan atau pada Sabtu 6 April 2024 pada pukul 21.00 WIB,” kata dia

Sebagai warisan kebudayaan turun temurun yang memiliki makna besar, Septi mengajak masyarakat dapat menyambut antusias kegiatan tersebut agar berlangsung meriah.

“Semoga kegiatan ini nantinya menjadi suatu keberkahan bagi masyarakat Pesisir Barat. Selain sebagai kegiatan menjalin silaturahmi yang lebih erat antarwarga,” kata dia.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News.

Tags: Berita Pesisir BaratBudaya LampungheadlineTradisi KruiTradisi Unik
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Aktivitas pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, menuju Merak, Banten, mengalami lonjakan volume kendaraan pada puncak arus mudik Lebaran 2026.

Mudik Lebaran 2026 Terkendali, ASDP Ungkap Kunci Kelancaran Bakauheni–Merak

byMustaanand1 others
03/04/2026

Lampung Selatan (lampost.co) — Arus mudik dan balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Bakauheni–Merak berlangsung lancar, aman, dan terkendali. Keberhasilan...

Polsek Pesisir Tengah melaksanakan kegiatan monitoring keamanan kawasan objek wisata Pantai Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Minggu, 29 Maret 2026. Dok Polisi

Intensifkan Monitoring di Pantai Labuhan Jukung Jamin Keamanan Wisatawan

byTriyadi Isworo
30/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Polsek Pesisir Tengah melaksanakan kegiatan monitoring keamanan....

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG

Barat Daya Pesisir Barat Gempa 2.3 Magnitudo

byTriyadi Isworo
30/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Gempa bumi 2.3 magnitudo pada wilayah...

Berita Terbaru

Sassuolo menang 2-1 atas Cagliari
Bola

Jay Idzes Bantu Sassuolo Tekuk Cagliari 2-1 Setelah Sempat Tertinggal

byIsnovan Djamaludin
05/04/2026

Reggio Emilia (Lampost.co)–Penampilan bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali menjadi sorotan saat memperkuat Sassuolo dalam laga lanjutan Liga Italia (Serie...

Read moreDetails
Penyerang Manchester City Erling Haaland

Manchester City ke Semifinal Piala FA, Haaland Cetak Hattrick

05/04/2026
Pemain Persebaya Surabaya, Francisco Rivera

Gol Tunggal Francisco Rivera Bawa Persebaya Tembus Lima Besar

05/04/2026
logo BRI Super League

Gol Roman Paparyha Gagalkan Kemenangan PSM Makassar atas Persis Solo

04/04/2026
Atletico Madrid vs Barcelona: Metropolitano Jadi Penentu Arah Perburuan Gelar

Atletico Madrid vs Barcelona: Metropolitano Jadi Penentu Arah Perburuan Gelar

04/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.