• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 28/02/2026 03:34
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

AI Jadi Garda Terdepan Pertahanan Siber di Asia Pasifik

Simon Piff, Research Vice-President IDC Asia-Pacific, menyebut temuan ini sebagai tanda meningkatnya kematangan keamanan siber.

Denny ZYbyDenny ZY
06/10/25 - 22:11
in Teknologi
A A
AI keamanan siber Asia Pasifik

Ilustrasi - DataScientist

Bandar Lampung (Lampost.co) — Kecerdasan Buatan (AI) kini bukan sekadar tren, melainkan telah menjadi pilar utama dalam strategi keamanan siber Asia Pasifik.

Hasil survei IDC 2025 yang ditugaskan oleh Fortinet, perusahaan global di bidang keamanan siber, mengungkapkan bahwa 84% organisasi di Asia Pasifik telah mengadopsi AI dalam sistem keamanan mereka. Temuan ini menegaskan bahwa AI mengubah kecepatan, akurasi, dan skala operasi keamanan, sekaligus memengaruhi perekrutan tenaga ahli serta arah investasi.

AI Mengubah Peta Pertahanan dan Serangan Siber

AI memberikan keuntungan besar di sisi defensif, mulai dari:

  • otomatisasi deteksi ancaman,

  • mempercepat respons,

  • memperluas intelijen ancaman.

Namun, teknologi serupa juga digunakan penyerang. Mereka memanfaatkan AI untuk melancarkan serangan yang lebih senyap, cepat, dan adaptif.

Hampir 61% organisasi di kawasan ini melaporkan menjadi korban serangan siber berbasis AI dalam setahun terakhir. Dari jumlah itu, 64% melihat volume ancaman meningkat dua kali lipat, bahkan 29% meningkat tiga kali lipat.

Dari Deteksi ke Respons Cerdas

Adopsi AI tidak lagi terbatas pada deteksi, tetapi sudah berkembang ke:

  • respons otomatis,

  • pemodelan ancaman prediktif,

  • respons insiden berbasis AI,

  • intelijen ancaman,

  • analitik perilaku.

Generative AI (GenAI) juga mulai dimanfaatkan untuk playbook, pembaruan aturan, deteksi social engineering, hingga investigasi terbimbing. Meski begitu, kepercayaan pada tindakan otomatis penuh seperti auto-remediation masih rendah. Organisasi masih menempatkan AI sebagai “co-pilot” bagi tim keamanan.

Dampak ke Struktur Tenaga Kerja

Pergeseran ini memicu lahirnya peran baru di bidang keamanan siber. Lima posisi yang paling dicari di Asia Pasifik adalah:

  1. Security Data Scientist

  2. Analis Intelijen Ancaman

  3. Insinyur Keamanan AI

  4. Peneliti Keamanan AI

  5. Ahli Respons Insiden berbasis AI

Hal ini mencerminkan kebutuhan tenaga kerja khusus untuk mengimbangi pesatnya adopsi AI dalam keamanan siber.

Investasi dan Konsolidasi Sistem

Sekitar 80% organisasi di Asia Pasifik melaporkan peningkatan anggaran keamanan, meskipun mayoritas kurang dari 5%. Lima fokus investasi 12–18 bulan ke depan adalah:

  • keamanan identitas,

  • keamanan jaringan,

  • SASE/Zero Trust,

  • ketahanan siber,

  • perlindungan aplikasi cloud-native.

Selain itu, 97% responden sudah atau sedang mengevaluasi konsolidasi antara keamanan dan jaringan untuk mengurangi kompleksitas alat dan meningkatkan efisiensi.

Pandangan Pakar

Simon Piff, Research Vice-President IDC Asia-Pacific, menyebut temuan ini sebagai tanda meningkatnya kematangan keamanan siber. Organisasi tidak lagi sekadar bereksperimen, tetapi sudah menanamkan AI ke dalam deteksi ancaman, respons insiden, dan desain tim keamanan.

Sementara itu, Edwin Lim, Country Director Fortinet Indonesia, menegaskan bahwa Fortinet mendukung transformasi ini dengan integrasi AI di seluruh platform keamanan, memungkinkan deteksi lebih cepat, respons lebih cerdas, dan operasi yang lebih tangguh.

Tags: aiAsia-PasifikFortinetgenerative AIIDC 2025keamanan siberserangan siber
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

pajak gim 2026

Polemik Pajak Gim Digital 2026: DJP Klarifikasi Aturan, CEO Agate Desak Insentif Fiskal

byDenny ZY
26/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Protes keras yang dilayangkan CEO Toge Productions terkait beban pajak dan regulasi yang menghimpit pengembang gim...

Resident Evil Requiem

Hubungan Resident Evil Village dan RE Requiem Penjelasan Sebelum Main RE9

byDenny ZY
26/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Menjelang peluncuran global Resident Evil Requiem yang dijadwalkan besok, 27 Februari 2026, para penggemar kembali menoleh...

Cabal Fest 2026 Thailand

Cabal Fest Thailand Mei 2026 Jadi Puncak Perayaan Komunitas MMORPG Terbesar di Asia Tenggara

byDenny ZY
26/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dunia gaming Asia Tenggara tengah bersiap menyambut salah satu gelaran komunitas terbesar tahun ini. Cabal Fest...

Berita Terbaru

Aparat kepolisian melakukan razia terhadap remaja yang melakukan balap liar dan perang sarung pada malam hari. Dok/Lampost.co
Hukum

Ramadan Aman, Polresta Bandar Lampung Intensifkan Pengawasan Perang Sarung

byAdi Sunaryo
27/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)– Polresta Bandar Lampung memperketat patroli malam selama Ramadan untuk mengantisipasi potensi perang sarung yang melibatkan remaja. Kapolresta...

Read moreDetails
Eva Dwiana Instruksikan Satgas Aktif Cegah Perang Sarung Selama Ramadan

Eva Dwiana Instruksikan Satgas Aktif Cegah Perang Sarung Selama Ramadan

27/02/2026
Aparat kepolisian melakukan razia malam hari. Dok/Antara

Polresta Bandar Lampung Tingkatkan Patroli Malam Cegah Perang Sarung

27/02/2026
Umumkan Solar Habis, Namun Anggota DPRD Lampung Temukan Stok 6.000 Liter di SPBU Seputih Jaya

Umumkan Solar Habis, Namun Anggota DPRD Lampung Temukan Stok 6.000 Liter di SPBU Seputih Jaya

27/02/2026
Jadwal imsakiyah Ramadan 1446 Hijriah untuk wilayah Lampung dan sekitarnya. Dok/Lampost.co

Jadwal Imsak, Buka Puasa, dan Salat Lengkap Wilayah Tulang Bawang Selama Ramadan 1447 H/2026 M

27/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.