• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 17/03/2026 18:15
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

Embark Studios Hapus Voice Line AI di Arc Raiders Ganti dengan Aktor Manusia

CEO Embark Studios Patrick Söderlund akui kualitas aktor manusia jauh lebih baik dibanding AI untuk game Arc Raiders. Simak kebijakan terbaru mereka di 2026.

Denny ZYbyDenny ZY
17/03/26 - 17:36
in Teknologi
A A
Arc Raiders AI voice
ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Kesuksesan besar Arc Raiders di pasar global pada awal tahun 2026 tidak lantas membuat Embark Studios menutup mata terhadap kritik penggemar. Studio yang berbasis di Swedia tersebut baru-baru ini mengumumkan langkah mengejutkan dengan menghapus sebagian besar dialog berbasis Artificial Intelligence (AI) dan menggantinya dengan rekaman suara aktor profesional.

Keputusan ini dikonfirmasi langsung oleh CEO Embark Studios, Patrick Söderlund, dalam wawancara terbaru dengan GamesIndustry.biz pada pertengahan Maret 2026. Menurutnya, meskipun teknologi AI berkembang pesat, emosi dan kedalaman karakter yang dihasilkan oleh manusia tetap tidak tertandingi.

Kualitas Aktor Manusia Tetap Tak Tergantikan

Söderlund mengakui bahwa pasca-peluncuran Arc Raiders pada Oktober 2025 lalu, tim pengembang menemukan adanya perbedaan kualitas yang mencolok antara suara sintetis dan performa aktor asli. Kritik dari komunitas mengenai suara karakter yang terdengar kaku di beberapa bagian menjadi alasan utama studio melakukan rekaman ulang (re-recording).

Ada perbedaan kualitas yang nyata. Aktor profesional sejati jauh lebih baik daripada AI, sesederhana itu. Kami menyadari bahwa untuk mencapai imersi yang maksimal dalam petualangan ekstraksi ini, kami membutuhkan sentuhan manusia, ujar Söderlund dalam keterangannya.

Pergeseran Peran AI Menjadi Alat Prototyping

Meski melakukan pengurangan penggunaan AI pada hasil akhir game, Embark Studios tidak sepenuhnya meninggalkan teknologi tersebut. Di tahun 2026 ini, mereka mendefinisikan ulang posisi AI bukan sebagai pengganti manusia, melainkan sebagai alat produksi internal yang efisien.

AI kini digunakan untuk proses prototyping dialog secara cepat. Tim pengembang bisa menguji hingga 15 variasi kalimat dalam waktu singkat menggunakan AI untuk melihat mana yang paling cocok dengan alur cerita. Setelah draf dialog terbaik terpilih, barulah aktor profesional dipanggil ke studio untuk melakukan rekaman final. Cara ini dianggap jauh lebih efektif dibandingkan harus merekam semua variasi dialog secara manual sejak awal.

Komitmen Terhadap Etika dan Kesejahteraan Aktor

Menanggapi isu etika penggunaan AI di industri game, Patrick Söderlund memberikan penegasan. Ia menyebut Embark Studios tetap membayar aktor secara penuh. Pembayaran diberikan untuk waktu yang dihabiskan di booth rekaman.

Penggunaan AI juga tetap diatur dengan jelas. Teknologi ini hanya dipakai untuk sistem non-esensial. Contohnya seperti audio ping dalam game. Meski begitu, aktor tetap mendapat kompensasi lisensi. Hal ini berlaku jika suara mereka digunakan sebagai model Text-to-Speech atau TTS.

Kebijakan ini membawa dampak positif bagi Arc Raiders. Hingga Februari 2026, penjualannya mencapai 14 juta kopi. Angka ini tergolong sangat tinggi.

Langkah tersebut juga mendapat perhatian industri. Banyak pihak menilai ini sebagai standar baru. Pendekatan ini menyeimbangkan efisiensi teknologi dan peran manusia. Integritas artistik tetap dijaga di tengah perkembangan AI.

Tags: AI gamearc raidersEmbark Studiosindustri gameteknologi gamevoice acting
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

router Wi-Fi 7 ASUS

Review ASUS ROG Rapture GT-BE98 dan USB-BE92: Ekosistem Wi-Fi 7 Tercepat di Indonesia 2026

byDenny ZY
17/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki Maret 2026, lanskap konektivitas di Indonesia telah berubah total. Pasca peresmian spektrum 6 GHz oleh...

Miks Valorant

Mengenal Miks Agent Baru Valorant 2026 Controller Pertama dengan Skill Healing

byDenny ZY
17/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dunia kompetitif Valorant kembali diguncang dengan pengumuman agen terbaru yang akan segera bergabung dalam roster. Riot...

Fate Grand Order 2026

Update Fate Grand Order 2026 Rekap Ordeal Call dan Prediksi Masa Depan Chaldea

byDenny ZY
17/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki kuartal pertama tahun 2026, industri game mobile global tetap menempatkan Fate/Grand Order (FGO) sebagai salah...

Berita Terbaru

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajarannya saat konferensi pers di Pelabuhan Bakauheni, Senin (16/3/2026). ANTARA
Lampung

Posko Kesehatan Tersebar di Seluruh Jalur Mudik Lampung

byDelima Napitupulu
17/03/2026

Kalianda (lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung komit menjaga stabilitas kesehatan masyarakat selama musim mudik Lebaran 1447 Hijriah. Sebanyak 74 pos kesehatan siaga...

Read moreDetails
router Wi-Fi 7 ASUS

Review ASUS ROG Rapture GT-BE98 dan USB-BE92: Ekosistem Wi-Fi 7 Tercepat di Indonesia 2026

17/03/2026
Arc Raiders AI voice

Embark Studios Hapus Voice Line AI di Arc Raiders Ganti dengan Aktor Manusia

17/03/2026
Miks Valorant

Mengenal Miks Agent Baru Valorant 2026 Controller Pertama dengan Skill Healing

17/03/2026
Masyarakat Hindu di Lampung Jaga Toleransi dan Harmonisasi Umat Beragama di Hari Raya

Masyarakat Hindu di Lampung Jaga Toleransi dan Harmonisasi Umat Beragama di Hari Raya

17/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.