Sejak debutnya pada 2007, Assassin’s Creed telah berkembang menjadi salah satu waralaba terbesar di industri game.
Bandar Lampung (Lampost.co) — Angin nostalgia kembali berembus di dunia game. Ubisoft resmi mengumumkan proyek baru bertajuk Assassin’s Creed Black Flag Resynced—sebuah judul yang langsung memancing antusiasme para penggemar lama.
Pengungkapan globalnya dijadwalkan pada 23 April 2026 pukul 23.00 WIB, dan akan disiarkan langsung melalui kanal resmi Ubisoft di YouTube dan Twitch. Sinyal kuat bahwa ini bukan sekadar proyek biasa.
Nama “Black Flag” tentu bukan hal asing. Proyek ini berkaitan erat dengan Assassin’s Creed IV Black Flag—salah satu seri paling ikonik dalam franchise.
Rilis pada 2013, game ini tenar lewat:
Tak heran jika hingga 2023, game ini telah dimainkan lebih dari 34 juta pemain di seluruh dunia.
Meski belum ada penjelasan secara detail, istilah “Resynced” memunculkan banyak spekulasi:
Ubisoft sendiri memberi teaser yang menggoda, seolah tahu bahwa penggemar sudah menebak arah proyek ini.
Sejak debutnya pada 2007, Assassin’s Creed telah berkembang menjadi salah satu waralaba terbesar di industri game.
Beberapa pencapaiannya:
Kekuatan utamanya tetap sama: cerita kuat dan eksplorasi dunia terbuka yang imersif.
Jika benar Black Flag mendapatkan versi baru, ini bukan sekadar remake biasa. Dengan teknologi saat ini, potensi yang bakal hadir jauh lebih besar:
Singkatnya, ini bisa jadi versi “definitif” dari petualangan bajak laut yang sudah legendaris.
Ubisoft akan membuka semua misteri dalam showcase global minggu ini. Satu hal yang pasti: hype sudah terbangun, dan ekspektasi juga tinggi.
Apakah ini remake impian, atau sesuatu yang lebih besar?
Kita tunggu jawabannya.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update