Bandar Lampung (Lampost.co) — Jagat teknologi kembali dihebohkan dengan bocoran spesifikasi generasi terbaru ponsel flagship besutan Apple, yakni iPhone 18 Pro. Setelah kesuksesan iPhone 17 series di akhir tahun lalu, Apple dikabarkan tengah menyiapkan transformasi besar-besaran. Transformasi ini fokus pada performa chipset masa depan dan kemampuan fotografi tingkat profesional.
Laporan dari rantai pasokan global menunjukkan bahwa iPhone 18 Pro akan menjadi tonggak sejarah baru bagi Apple. Perangkat yang dijadwalkan meluncur pada September 2026 ini diprediksi tidak hanya sekadar membawa pembaruan rutin. Sebaliknya, iPhone 18 Pro menghadirkan evolusi teknologi yang belum pernah ada di generasi sebelumnya.
Dapur Pacu A20 Pro: Era Fabrikasi 2 Nanometer
Peningkatan paling signifikan terletak pada sektor dapur pacu. Apple dipastikan akan menyematkan chip A20 Pro yang diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer (2nm) dari TSMC. Selain itu, fabrikasi yang lebih kecil ini memungkinkan efisiensi daya hingga 30 persen lebih baik dan peningkatan performa CPU serta GPU sekitar 15 persen dibandingkan chip A19 Pro.
Selain itu, Apple dikabarkan akan meningkatkan kapasitas RAM menjadi 12GB untuk model Pro. Langkah ini diambil untuk mendukung integrasi Apple Intelligence (AI) yang kini semakin berat. Integrasi ini juga memerlukan pemrosesan on-device yang lebih cepat tanpa bergantung pada koneksi cloud.
Revolusi Fotografi dengan Aperture Variabel
Di sektor kamera, iPhone 18 Pro dirumorkan akan mengadopsi teknologi Mechanical Variable Aperture pada lensa utamanya. Teknologi ini memungkinkan bukaan lensa berubah secara fisik antara f/1.4 hingga f/2.8. Dengan fitur ini, pengguna dapat mengatur kedalaman ruang (depth-of-field) secara optik. Hasilnya, efek bokeh yang jauh lebih natural dapat tercipta dibandingkan manipulasi software Portrait Mode.
Peningkatan ini juga akan berdampak besar pada kualitas foto di kondisi minim cahaya. Bukaan lebar f/1.4 memungkinkan sensor menangkap lebih banyak cahaya secara instan, meminimalisir noise dan meningkatkan detail pada pemotretan malam hari.
Desain Layar dan Konektivitas Satelit Generasi Baru
Dari sisi desain, Apple diprediksi akan memperkecil ukuran Dynamic Island dengan menyembunyikan sebagian sensor Face ID di bawah layar (Under-Display Face ID). iPhone 18 Pro akan tetap hadir dengan layar 6,3 inci. Sementara itu, iPhone 18 Pro Max mengusung layar 6,9 inci menggunakan panel LTPO+ OLED terbaru yang lebih hemat energi.
Fitur lain yang sangat dinanti adalah pengembangan konektivitas satelit. Jika sebelumnya fitur ini hanya untuk keadaan darurat, pada tahun 2026 ini Apple dirumorkan akan membuka akses web browsing dasar melalui satelit. Fitur ini ditujukan bagi pengguna iPhone 18 Pro di wilayah yang tidak terjangkau sinyal seluler.
Estimasi Harga dan Jadwal Rilis di Indonesia
Meskipun biaya produksi chip 2nm melonjak, analis memprediksi Apple akan berusaha menjaga stabilitas harga untuk tetap kompetitif. Estimasi harga global untuk iPhone 18 Pro kemungkinan tetap di angka USD 1.099 (sekitar Rp17,5 jutaan sebelum pajak). Sedangkan model Pro Max mulai dari USD 1.199 (sekitar Rp19 jutaan).
Untuk pasar Indonesia, diperkirakan iPhone 18 Pro akan tersedia melalui distributor resmi seperti iBox dan Digimap pada bulan Oktober atau November 2026. Rentang harga perangkat ini mulai dari Rp21.000.000 hingga Rp35.000.000 tergantung pada kapasitas penyimpanan data.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Apple belum memberikan konfirmasi resmi. Namun, dengan dimulainya tahap produksi uji coba pada Februari 2026, gambaran perangkat ini diperkirakan akan semakin jelas dalam beberapa bulan ke depan.








