Kalau RAM cepat terasa mengesankan, lini storage terbaru Kingston justru terasa “gila” untuk ukuran kapasitas.
Bandar Lampung (Lampost.co) — Dunia komputasi sedang berubah cepat. AI lokal mulai dipakai di workstation pribadi, server perusahaan makin haus bandwidth, dan kebutuhan penyimpanan data melonjak drastis dalam waktu singkat.
Di tengah perubahan itu, Kingston tampaknya tidak ingin sekadar jadi “pemain RAM dan SSD biasa”.
Lewat pengumuman terbaru mereka, perusahaan ini memperlihatkan arah yang jauh lebih agresif: menghadirkan perangkat memori dan storage yang memang disiapkan untuk era workload modern, mulai dari AI, data science, sampai server enterprise berkapasitas raksasa.
Yang paling mencuri perhatian tentu hadirnya RAM DDR5 RDIMM hingga 7600MT/s dan SSD enterprise berkapasitas tembus 30TB.
Selama beberapa tahun terakhir, kebutuhan performa PC berubah drastis. Bukan cuma gamer yang mengejar kecepatan tinggi, tetapi juga kreator konten, engineer, analis data, hingga perusahaan yang menjalankan AI secara lokal.
Kingston melihat perubahan itu sebagai peluang besar.
Mereka kini memperluas lini enterprise dan performa tinggi melalui tiga produk utama:
Ketiganya punya fokus berbeda, tetapi benang merahnya sama: performa tinggi dan keamanan data.
Produk yang paling menarik perhatian datang dari lini memori workstation.
Kingston resmi menghadirkan Kingston FURY Renegade Pro DDR5 RDIMM dengan kecepatan hingga 7600MT/s, angka yang mulai masuk kategori ekstrem untuk kebutuhan workstation modern.
RAM ini dirancang untuk desktop kelas atas dan workstation profesional yang mendukung Intel XMP maupun AMD EXPO.
Bukan sekadar cepat, Kingston juga menambahkan heat spreader aluminium baru pada varian 7200MT/s dan 7600MT/s agar suhu tetap stabil saat menangani beban berat.
Hal ini penting karena workload modern seperti:
sering membuat sistem bekerja penuh dalam waktu lama.
Kingston juga tetap membawa dukungan ECC untuk menjaga integritas data ketika sistem berjalan pada performa tinggi.
Untuk kapasitasnya sendiri tersedia mulai 16GB hingga 256GB.
Kalau RAM cepat terasa mengesankan, lini storage terbaru Kingston justru terasa “gila” untuk ukuran kapasitas.
Kingston DC3000ME Gen5 U.2 NVMe SSD kini hadir hingga 30,72TB.
Kapasitas sebesar itu mulai masuk kategori serius untuk kebutuhan enterprise, server AI, virtualisasi, hingga pusat data modern.
SSD ini memakai PCIe 5.0 NVMe dan diklaim mampu menghadirkan:
Yang menarik, SSD ini tetap kompatibel dengan PCIe 4.0 sehingga perusahaan bisa melakukan transisi infrastruktur secara bertahap tanpa harus langsung mengganti seluruh platform server.
Kingston juga menambahkan fitur enterprise penting seperti:
Artinya, fokus mereka bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga reliabilitas dan keamanan data jangka panjang.
Di saat banyak orang mulai melupakan flash drive tradisional, Kingston justru membawa pendekatan berbeda lewat IronKey Locker+ 50 G2.
Ini bukan USB biasa.
Perangkat tersebut dirancang khusus untuk kebutuhan penyimpanan data sensitif dengan enkripsi hardware FIPS 197 dan AES 256-bit XTS.
Kingston bahkan menyematkan perlindungan terhadap:
Menariknya lagi, perangkat ini tetap praktis digunakan karena kompatibel dengan Windows 11 dan macOS tanpa software tambahan.
Kecepatan transfernya mencapai:
Sementara kapasitas tersedia dari 32GB sampai 256GB.
Kingston Mulai Bergerak ke Kelas Infrastruktur Modern
Pengumuman kali ini menunjukkan satu hal penting: Kingston mulai memperkuat posisinya bukan hanya sebagai merek consumer, tetapi juga pemain serius di ranah enterprise dan AI infrastructure.
Ketika industri mulai bergerak menuju:
permintaan hardware otomatis ikut berubah.
RAM berkecepatan tinggi, SSD ultra-kencang, dan sistem keamanan data kini bukan lagi fitur tambahan, melainkan kebutuhan utama.
Dan Kingston tampaknya ingin berada di garis depan perubahan itu.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update