Bandar Lampung (Lampost.co) — Pasar smartphone entry-level kembali memanas. Redmi A7 Pro resmi meluncur di Indonesia pada akhir Februari 2026. Ponsel itu langsung menyasar segmen Rp 1 jutaan dengan spesifikasi yang cukup agresif.
Xiaomi membekali perangkat itu dengan baterai jumbo dan kamera resolusi tinggi. Harga promo pre-order mulai Rp 1.499.000 membuatnya cepat mencuri perhatian.
Namun, apakah performanya benar-benar sebanding dengan harganya? Berikut ulasan lengkap Redmi A7 Pro secara objektif.
Layar 120Hz dan Desain Simpel Tahan Cipratan
Redmi A7 Pro mengusung layar IPS LCD 6,88 inci. Resolusinya 720 x 1640 piksel dengan refresh rate 120Hz.
Refresh rate tinggi itu jarang hadir di kelas Rp 1 jutaan. Pengguna akan merasakan scrolling yang lebih halus saat membuka media sosial. Kecerahan layar mencapai 800 nits. Tampilan tetap terlihat jelas saat digunakan di luar ruangan.
Fitur perlindungan mata juga tersedia untuk mengurangi ketegangan saat pemakaian lama. Desainnya terlihat minimalis dengan pilihan warna hitam dan varian lain.
Xiaomi mengklaim bodinya tahan cipratan air untuk penggunaan harian. Meski masih beresolusi HD+, kombinasi layar besar dan 120Hz menjadi nilai jual utama.
Performa Unisoc T7250 dan Dukungan HyperOS 3
Di sektor dapur pacu, Redmi A7 Pro memakai chipset Unisoc T7250 octa-core hingga 1,8 GHz. Performa itu cukup untuk aktivitas harian.
Aplikasi seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok berjalan lancar. Game ringan seperti Mobile Legends masih dapat dimainkan dengan stabil.
Xiaomi menyediakan pilihan RAM 4 GB dan 6 GB. Penyimpanan internal tersedia dalam opsi 64 GB dan 128 GB UFS 2.2.
Slot microSD tetap hadir untuk ekspansi tambahan. Sistem operasi memakai HyperOS 3 berbasis Android 15.
Xiaomi menjanjikan pembaruan sistem hingga empat generasi. Dukungan keamanan diklaim mencapai enam tahun. Namun, chipset itu tidak terancang untuk game berat. Absennya NFC juga menjadi kekurangan bagi pengguna transaksi digital.
Kamera 50 MP dan Video Full HD
Redmi A7 Pro membawa kamera utama 50 MP. Sensor itu ditemani lensa pendukung 2 MP. Kamera mampu merekam video hingga 1080p 30fps. Kamera depan 8 MP mendukung fitur HDR untuk selfie.
Hasil foto terlihat cukup tajam saat cahaya memadai. Detail warna masih wajar untuk kelas entry-level. Untuk kebutuhan dokumentasi harian, kualitasnya tergolong aman.
Baterai 6000 mAh Jadi Daya Tarik Utama
Baterai 6000 mAh menjadi keunggulan terbesar Redmi A7 Pro. Xiaomi mengklaim daya tahan bisa mencapai dua hari penggunaan normal.
Kapasitas itu cocok untuk pengguna yang aktif sepanjang hari. Pengisian daya masih menggunakan 15W wired charging.
Kecepatan tersebut tergolong standar di kelasnya. Namun, kapasitas besar tetap memberi nilai tambah signifikan. Fitur tambahan meliputi sensor sidik jari samping, Wi-Fi ac, Bluetooth 5.4, dan jack audio 3,5mm.
Harga Resmi dan Pesaing di Kelas 1 Jutaan
Redmi A7 Pro resmi rilis pada 28 Februari 2026. Varian 4/64 GB banderol Rp 1.699.000. Harga promo pre-order turun menjadi Rp 1.499.000. Di rentang harga itu, persaingan cukup ketat.
Beberapa pesaingnya antara lain Samsung Galaxy A07, Vivo Y19s, OPPO A5x, dan Infinix Hot 60. Redmi A7 Pro mengandalkan baterai besar dan layar 120Hz sebagai daya tarik utama. Ponsel itu cocok untuk pengguna kasual yang mengutamakan daya tahan.
Namun, bagi pencari performa tinggi atau fitur NFC, ada opsi lain yang lebih sesuai. Pilihan akhirnya tetap bergantung pada kebutuhan dan prioritas pengguna.








