Bandar Lampung (Lampost.co) — Perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, tengah menarik perhatian industri teknologi. Ini terjadi setelah mereka mengumumkan rekrutmen baru yang secara khusus menyasar para gamer. Langkah ini menjadi sinyal bahwa xAI mulai menjajaki potensi penggabungan AI dan video game secara lebih serius.
Dikutip dari Times of India, xAI membuka posisi baru. Posisi ini untuk individu yang memiliki gabungan kemampuan bermain game dan keahlian teknis. Pengumuman lowongan itu bahkan dibagikan langsung oleh Elon Musk di platform X (sebelumnya Twitter).
Dalam daftar kualifikasinya, perusahaan mencari kandidat yang menguasai Desain Game, Ilmu Komputer, atau Media Interaktif. Mereka juga harus memiliki pengalaman dalam pengembangan game indie dengan portofolio yang dapat ditunjukkan.
Posisi ini juga menuntut pemahaman mendalam tentang mekanika permainan, alur cerita, dan pengalaman pemain. Tugas utama kandidat adalah menguji dan menilai game yang dibuat oleh AI. Mereka harus mampu menentukan apakah game tersebut menyenangkan, kreatif, dan berjalan lancar tanpa kesalahan.
Selain itu, pelamar diharapkan memahami alat pengembangan game modern, tren industri terbaru. Mereka juga harus mampu memberikan masukan yang berguna untuk penyempurnaan produk.
Menurut deskripsi resmi, xAI ingin merekrut individu yang dapat menjembatani teknologi AI dengan pengalaman bermain yang menarik. Selain itu, mereka harus memiliki minat kuat untuk mendorong evolusi video game melalui kecerdasan buatan.
Langkah ini memperlihatkan arah baru yang sedang dijajaki xAI — mengubah cara video game dirancang dan dimainkan di masa depan lewat peran aktif teknologi AI.







