• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 24/03/2026 04:22
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

Kenali Komplikasi Ginjal dan Jantung: Penyakit Serius yang Diidap Hotma Sitompul

Banyak yang belum menyadari bahwa penyakit ginjal dan jantung saling mempengaruhi satu sama lain

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
20/04/25 - 15:16
in Kesehatan
A A
Cuci darah

Ilustrasi (Freepik)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (lampost.co)–Kematian pengacara senior Hotma Sitompul akibat komplikasi ginjal dan jantung membuka mata publik tentang betapa seriusnya keterkaitan antara dua organ vital ini. Banyak yang belum menyadari bahwa penyakit ginjal dan jantung saling mempengaruhi satu sama lain. Saat salah satu terganggu, organ lainnya ikut terdampak.

Mari kita ulas lebih dalam faktor penyebab terjadinya komplikasi ini.

🩸 1. Gagal Ginjal Menyebabkan Penumpukan Racun dalam Tubuh

Ginjal berfungsi menyaring darah dan membuang limbah tubuh melalui urin. Jika ginjal tidak bekerja dengan baik, racun dan kelebihan cairan akan menumpuk dalam tubuh. Kondisi ini memengaruhi kerja jantung secara langsung.

Penderita gagal ginjal, seperti almarhum Hotma Sitompul, harus menjalani cuci darah berkala agar tubuh tetap bisa membersihkan zat-zat berbahaya. Namun, bila tidak dilakukan secara konsisten atau tubuh sudah terlalu lemah, komplikasi ginjal dan jantung bisa berkembang cepat.

❤️ 2. Hipertensi dan Diabetes: Penyakit Ganda yang Memicu Komplikasi

Hipertensi (tekanan darah tinggi) dan diabetes adalah penyebab utama dari penyakit ginjal kronis. Sayangnya, kedua penyakit ini juga merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

Tekanan darah tinggi merusak pembuluh darah ginjal dan membuat jantung bekerja lebih keras. Akibatnya, penderita mengalami penurunan fungsi kedua organ secara bersamaan, seperti yang bisa terjadi pada kasus komplikasi ginjal dan jantung yang dialami Hotma Sitompul.

⚠️ 3. Ketidakseimbangan Elektrolit yang Memicu Gagal Jantung

Pasien gagal ginjal sering mengalami gangguan elektrolit, seperti kadar kalium yang tinggi (hiperkalemia). Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan gangguan irama jantung hingga gagal jantung mendadak.

Kelebihan cairan akibat ginjal yang tidak optimal juga menyebabkan edema (pembengkakan) dan tekanan ekstra pada jantung.

🧠 4. Proses Cuci Darah yang Tidak Selalu Menyelamatkan

Meski cuci darah penting, prosedur ini memiliki efek samping yang bisa memperparah kondisi jantung, terutama jika pasien memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya. Tekanan darah bisa turun drastis saat proses cuci darah, memicu hipotensi, kelelahan ekstrem, bahkan sesak napas.

Dalam beberapa kasus, seperti Hotma Sitompul, kombinasi dari penurunan fungsi ginjal, gagal jantung, dan tubuh yang sudah lemah membuat proses penyembuhan semakin sulit.

🔁 5. Lingkaran Setan Gagal Ginjal dan Jantung

Penyakit ginjal dan jantung memiliki hubungan timbal balik. Jika ginjal rusak, tekanan darah naik dan memicu beban jantung. Sebaliknya, jika jantung melemah, aliran darah ke ginjal berkurang, membuat ginjal makin rusak. Inilah Cardiorenal Syndrome, sebuah kondisi medis yang menggambarkan keterkaitan erat antara keduanya.

Kasus meninggalnya Hotma Sitompul akibat komplikasi ginjal dan jantung menjadi pengingat serius bagi kita semua. Penyakit ini sering kali muncul bersamaan dan membentuk lingkaran setan yang sulit terputus. Menjaga tekanan darah, gula darah, serta menjalani pola hidup sehat adalah kunci utama untuk mencegah terjadinya komplikasi mematikan ini.

Anda juga bisa mengikuti berita kesehatan dari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) dengan mengklik di website pafibontangkota.org

Tags: berita kesehatangagal ginjalinfo kesehatanKESEHATANkomplikasi ginjal dan jantungorgan kesehatan Hotma Sitompulpenyakit jantungpenyebab komplikasi
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pemprov Lampung Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Pasien Kanker

Pemprov Lampung Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Pasien Kanker

byWandi Barboy
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meningkatkan kualitas layanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan, khususnya bagi pasien kanker.  ...

Vaksinasi campak

Bandara-Pelabuhan Siapkan Fasilitas Vaksinasi Campak

byDelima Napitupuluand1 others
09/03/2026

Jakarta (lampost.co)--Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menyiagakan layanan pemberian vaksin campak atau vaksin MR (Measles Rubella) di posko-posko mudik Lebaran 2026....

DPRD Lampung Dorong Pemprov Perkuat Penyaluran Vaksin Campak

DPRD Lampung Dorong Pemprov Perkuat Penyaluran Vaksin Campak

byAtikaand1 others
08/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mendorong Pemerintah Provinsi Lampung untuk lebih gencar melakukan penyaluran vaksin...

Berita Terbaru

mudik
Mudik Dan Lebaran

Pemudik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik

byDelima Napitupulu
23/03/2026

Jakarta (lampost.co)--Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan kembali ke perantauan. Menteri Perhubungan,...

Read moreDetails
952.458 Orang dan 253.049 Kendaraan Seberangi Selat Sunda Menuju Lampung

952.458 Orang dan 253.049 Kendaraan Seberangi Selat Sunda Menuju Lampung

23/03/2026
Aktivitas pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, menuju Merak, Banten, mengalami lonjakan volume kendaraan pada puncak arus mudik Lebaran 2026.

Inilah Strategi Fleksibel Dermaga Hadapi Lonjakan Arus Balik

23/03/2026
Arus Balik Lebaran 2026 Bakauheni.(Dok. ASDP)

Tren Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Meningkat

23/03/2026
Kontribusi Pekerja Pabrik Asal Lampung Mendominasi Mobilisasi Lebaran 2026

Kontribusi Pekerja Pabrik Asal Lampung Mendominasi Mobilisasi Lebaran 2026

23/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.