• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 21/02/2026 19:26
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung Bandar Lampung

Jelang Nataru, BBPOM Temukan 125 Produk Pangan Bermasalah di Ritel Modern Maupun Tradisional

Hasil temuan 125 pieces produk pangan bermasalah tersebut berasal dari sarana lama. Maupun sarana baru dengan variasi produk yang berbeda, menyesuaikan tingginya permintaan masyarakat.

NurAndi ApriadibyNurandAndi Apriadi
18/12/25 - 16:38
in Bandar Lampung, Ekonomi dan Bisnis
A A
elang Natal dan Tahun Baru 2025-2026, Balai Badan Pangan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung, melakukan pengawasan pangan dan menemukan 125 pieces produk pangan bermasalah, baik di ritel modern maupun tradisional. Lampost.co/Andi Apriadi.

elang Natal dan Tahun Baru 2025-2026, Balai Badan Pangan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung, melakukan pengawasan pangan dan menemukan 125 pieces produk pangan bermasalah, baik di ritel modern maupun tradisional. Lampost.co/Andi Apriadi.

Bandar Lampung (Lampost.co)–Jelang Natal dan Tahun Baru 2025-2026, Balai Badan Pangan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung, melakukan pengawasan pangan dan menemukan 125 pieces produk pangan bermasalah. Baik di ritel modern maupun tradisional.

Kepala BBPOM Bandar Lampung, Bagus Heri Purnomo, menyebut hasil temuan 125 pieces produk pangan bermasalah tersebut berasal dari sarana lama. Maupun sarana baru dengan variasi produk yang berbeda, menyesuaikan tingginya permintaan masyarakat.

“Pelanggaran masih dapat ditemukan di sarana yang lama maupun sarana baru. Karena itu kami akan terus melakukan pemantauan dan seleksi. Terutama terkait kepatuhan izin edar,” ujarnya, Kamis 18 Desember 2025.

Baca juga: BBPOM Catat Peredaran Produk Bermasalah di Lampung Masih Tinggi

Bagus menyampaikan bahwa pelaku usaha memiliki kewajiban besar dalam menjamin keamanan produk Obat dan Makanan yang diproduksi maupun didistribusikan. Selain itu, pemerintah juga terus melakukan pengawasan, tetapi peran masyarakat sebagai konsumen harus cerdas dalam memilih produk.

“Kami menghimbau masyarakat untuk cerdas memilih obat dan makanan. Memeriksa izin edar, serta melaporkan jika menemukan produk yang mencurigakan. Kami juga membuka layanan pengaduan dan informasi sebagai bentuk perlindungan konsumen,” terangnya.

Ia menjelaskan hingga minggu kedua Desember 2025, pihaknya telah menyelesaikan 1.263 layanan sertifikasi dan keputusan layanan publik. Meliputi penerbitan 905 Surat Keterangan Impor (SKI), 96 Surat Keterangan Ekspor (SKE). 94 Sertifikat Izin Penerapan CPPOB, serta berbagai rekomendasi dan hasil pemeriksaan lainnya.

“Kami juga melakukan pendampingan terhadap UMKM, terdiri dari 19 sarana UMK pangan olahan, 1 sarana UMKM obat tradisional. Serta pendampingan teknis lainnya untuk meningkatkan kepatuhan dan daya saing produk lokal, ” katanya.

Target Sampling

Dalam pengawasan intensif, lanjutnya, tercatat capaian 100 persen target sampling, yang meliputi pangan olahan, obat, obat bahan alam, suplemen kesehatan, obat kuasi, dan kosmetik.

“Pemeriksaan terhadap 642 sarana distribusi menunjukkan 201 sarana atau 31,3 persen tidak memenuhi ketentuan. Selain itu, pengawasan iklan juga menemukan tingkat pelanggaran cukup tinggi, terutama pada iklan kosmetik dan obat tradisional,” ungkapnya.

Ia menambahkan pengawasan pangan menjelang Nataru melakukan terhadap 18 sarana penyaluran pangan, dengan hasil 14 sarana memenuhi ketentuan dan 4 sarana tidak memenuhi ketentuan. Pemeriksaan tersebut akan terus dilanjutkan hingga 29 Desember 2025.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan obat dan makanan demi melindungi kesehatan masyarakat, sekaligus mendorong pelaku usaha agar semakin patuh terhadap regulasi yang berlaku,” pungkasnya.

Tags: BPOMNATARUobat ilegal
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pangkalan Gas Elpiji Terbakar di Jalan Sultan Agung Bandar Lampung

Pangkalan Gas Elpiji Terbakar di Jalan Sultan Agung Bandar Lampung

byRicky Marly
21/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Terjadi kebakaran hebat melanda sebuah pangkalan gas elpiji di kawasan Jalan Sultan Agung, Kota Sepang, Bandar...

Pelabuhan Bakauheni merupakan zona merah yang memerlukan atensi ekstra.Dok/Lampost.co

Waspadai Jalur Seaport Bakauheni Menjelang Mudik: Aparat Harus Waspadai Celah Kepadatan

byNurand1 others
20/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) --Pengungkapan penyelundupan 17,29 kg sabu oleh Polda Lampung di Exit Tol Bakauheni menjadi sinyal kuat bagi aparat...

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 17,29 kilogram di Exit Tol Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa, 17 Februari 2026, dini hari.

Kurir Dijanjikan Upah Rp170 Juta untuk Bawa 17 Kilogram Sabu

byNurand1 others
20/02/2026

​Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 17,29 kilogram di...

Berita Terbaru

Masjid Agung Al Furqon dekat Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung cerah berawan. (FOTO: Lampost.co / Triyadi Isworo)
Cuaca

Cuaca Lampung 21-23 Februari 2026 Waspada Potensi Hujan

byTriyadi Isworo
21/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Sabtu-Senin, 21-23 Februari 2026, cuaca Provinsi...

Read moreDetails
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini cuaca. Dok BMKG

Peringatan Dini Waspada Dampak Hujan di Wilayah Tanggamus

21/02/2026
Kapal Ferry sedang bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. (Lampost.co/Triyadi Isworo)

Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Lampung

21/02/2026
Minecraft Java Vulkan

Minecraft Java 2026 Tinggalkan OpenGL: Migrasi ke Vulkan API Jadi Kunci ‘Vibrant Visuals’

21/02/2026
Film Kingdom of Heaven.

7 Rekomendasi Film dan Serial saat Ramadan

21/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.