Bandar Lampung (Lampost.co) — Minat masyarakat Lampung untuk menunaikan ibadah umrah terus menunjukkan tren peningkatan. Serta menjadi daya tarik bagi maskapai penerbangan nasional maupun internasional.
Kondisi ini membuka peluang besar hadirnya rute penerbangan umrah langsung maupun transit dari Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, mengungkapkan bahwa tingginya jumlah jemaah umrah menjadi faktor utama ketertarikan maskapai untuk membuka layanan dari Lampung.
Pada tahun 2023, jumlah jemaah umrah asal Lampung tercatat mencapai 23 ribu orang dan meningkat menjadi sekitar 24 ribu orang pada 2024.
“Angka ini cukup besar dan menjadi potensi pasar yang sangat menjanjikan bagi maskapai,” ujar Bambang.
Baca Juga:
Astindo Lampung Dukung Penuh Bandara Radin Inten II Berstatus Internasional
Maskapai Besar
Bambang menjelaskan, saat ini rute umrah yang diminati umumnya melalui penerbangan langsung ke Singapura dan Malaysia, khususnya Kuala Lumpur, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jeddah.
Sejumlah maskapai besar seperti Garuda Indonesia dan Lion Group disebut tengah melirik peluang tersebut.
Selain itu, Batik Air juga menyatakan minat untuk memfasilitasi penerbangan dari Lampung menuju Singapura. Kemudian dilanjutkan dengan pergantian pesawat menuju Arab Saudi.
Tak hanya maskapai dalam negeri, Malaysia Airlines pun kabarnya siap menggarap pasar umrah di Lampung.
“Malaysia Airlines bahkan sudah menyiapkan skema teknis dengan mendatangkan dua pesawat narrow body ke Lampung. Jemaah akan diterbangkan ke Malaysia terlebih dahulu, lalu dilanjutkan ke Jeddah,” jelasnya.
“Dengan meningkatnya animo jemaah dan ketertarikan maskapai. Pemprov Lampung optimistis layanan penerbangan umrah dari Lampung akan semakin berkembang dan memudahkan masyarakat dalam menjalankan ibadah ke Tanah Suci,” tambahnya.








