• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 05/03/2026 17:02
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Kerugian Warga Akibat Scam Tembus Rp9 Triliun dalam Setahun, ini Modus Terbanyak

Data Indonesia Anti Scam Center menunjukkan masyarakat melaporkan ratusan ribu kasus penipuan keuangan digital.

EffranbyEffran
12/01/26 - 09:59
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Penipuan di internet. Ilustrasi/Freepik

Penipuan di internet. Ilustrasi/Freepik

Jakarta (Lampost.co) — Gelombang penipuan keuangan di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lonjakan laporan scam sepanjang 2025.

Data Indonesia Anti Scam Center menunjukkan masyarakat melaporkan ratusan ribu kasus penipuan keuangan digital.

Sejak November 2024 hingga 28 Desember 2025, IASC menerima 411.055 laporan penipuan dari masyarakat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan rincian laporan tersebut.

Dia mencatat ada 218.665 laporan masuk langsung ke pelaku usaha jasa keuangan. Sementara itu, 192.390 laporan tercatat di IASC. Lonjakan laporan itu menunjukkan meningkatnya kejahatan keuangan berbasis digital.

OJK mengidentifikasi ratusan ribu rekening terkait praktik penipuan. “Total terdapat 681.890 rekening terverifikasi dalam aduan masyarakat,” kata Friderica.

Dari jumlah tersebut, OJK memblokir 127.047 rekening yang terindikasi terlibat penipuan. Pemblokiran bertujuan menghentikan aliran dana hasil kejahatan digital.

Satgas PASTI turut memantau laporan penipuan melalui Indonesia Anti Scam Center. Tercatat 61.341 nomor telepon dilaporkan korban hingga 30 November 2025.

OJK segera berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk memblokir nomor tersebut. Pemblokiran bertujuan memutus rantai kejahatan digital. OJK meminta masyarakat tetap waspada terhadap modus penipuan baru.

Kerugian Warga Capai Rp9 Triliun

OJK mencatat total kerugian korban penipuan mencapai Rp9 triliun. Angka itu menunjukkan dampak serius scam terhadap perekonomian masyarakat.

Dari jumlah tersebut, OJK berhasil mengamankan Rp402,5 miliar dana korban. Dana tersebut diblokir untuk proses lanjutan. Namun, sebagian besar dana korban masih sulit dipulihkan.

Fintech Jadi Sektor Paling Banyak Diadukan

Selain laporan scam, OJK juga mencatat lonjakan pengaduan konsumen sektor jasa keuangan sepanjang 2025.

OJK menerima 536.267 layanan pengaduan dan pemberantasan aktivitas keuangan ilegal hingga 28 Desember 2025. Kemudian 56.620 pengaduan berkaitan langsung dengan sektor jasa keuangan.

Rincian Pengaduan Sektor Keuangan

OJK mencatat sektor fintech menjadi penyumbang aduan terbanyak. Jumlah pengaduan fintech mencapai 21.886 laporan.

Sektor perbankan mencatat 20.972 pengaduan. Perusahaan multifinance menerima 11.309 aduan. Sementara itu, sektor asuransi mencatat 1.619 laporan dari konsumen.

Mayoritas Pengaduan Selesai

OJK menyebut tingkat penyelesaian pengaduan tergolong tinggi. Ada 96,5 persen aduan selesai melalui mekanisme internal.

Sisanya, sekitar 3,5 persen pengaduan masih dalam proses penyelesaian lanjutan. OJK terus mendorong percepatan penyelesaian demi menjaga kepercayaan publik.

OJK mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital. Pelaku terus mengembangkan skema baru yang lebih kompleks.

Masyarakat wajib memverifikasi setiap transaksi keuangan. OJK juga menyarankan penggunaan layanan keuangan berizin resmi. Laporan penipuan dapat disampaikan melalui kanal resmi OJK dan Indonesia Anti Scam Center.

Tags: fintech ilegalIndonesia Anti Scam Centerkejahatan keuangan digitalkerugian penipuan digitalOJK penipuan keuanganpenipuan online 2025rekening scam diblokirscam keuangan Indonesia
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK Ingatkan Lembaga Keuangan terkait Dampak Konflik AS-Israel vs Iran Picu

byEffran
05/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memicu kekhawatiran pasar global. Konflik AS-Israel vs Iran yang sedang...

Pengunjung mengamati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTO

OJK Klaim Saham Gorengan Teridentifikasi Secara Real Time

byEffran
05/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Praktik dugaan manipulasi harga saham atau saham gorengan kini tidak lagi leluasa bergerak. Otoritas pasar modal...

Artificial Intelligence. Ilustrasi/Freepik

15 Pekerjaan Diprediksi Hilang karena AI hingga 2027, Apakah Profesi Anda Masuk Daftar?

byEffran
05/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perkembangan kecerdasan buatan kini bergerak lebih cepat dari perkiraan banyak pihak. Studi terbaru dari Massachusetts Institute...

Berita Terbaru

Central Plaza Lampung mengundang 30 anak yatim dan duafa.
Advertorial

Berbagi Berkah Ramadan 2026, Central Plaza Lampung Ajak Anak Yatin dan Dhuafa Wisata ke Mal

byAdi Sunaryo
05/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)– Dalam rangka berbagi berkah di bulan suci Ramadan 2026, Central Plaza Lampung sebagai pusat perbelanjaan pertama dan...

Read moreDetails
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Sambut Jutaan Pemudik, Pemprov Jateng Buka Posko Terpadu pada H-8 hingga H+7 Lebaran

05/03/2026
Satresnarkoba Polres Way Kanan bekuk bandar sabu-sabu dan mengamankan barang bukti diduga sabu-sabu seberat 201,88 Gram.

Polres Way Kanan Sita 200 Gram Sabu

05/03/2026
Satgas pangan saat melakukan pemantauan ketersediaan dan harga kebutuhan pangan di pasar Inpres Kalianda. (ANT)

Tim Gabungan Cegah Penimbunan Sembako Lampung Selatan

05/03/2026
Spesifikasi Harga OPPO A6s

Spesifikasi dan Harga OPPO A6s Meluncur 6 Maret 2026

05/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.