IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 16/04/2026 07:48
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

OJK Ingatkan Lembaga Keuangan terkait Dampak Konflik AS-Israel vs Iran Picu

OJK menilai dinamika kawasan Timur Tengah berpotensi memengaruhi stabilitas sektor keuangan domestik.

EffranbyEffran
05/03/26 - 15:12
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ilustrasi logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Foto: MI/ Ramdani

Bandar Lampung (Lampost.co) — Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memicu kekhawatiran pasar global. Konflik AS-Israel vs Iran yang sedang berlangsung mendorong otoritas keuangan Indonesia meningkatkan kewaspadaan.

Otoritas Jasa Keuangan memastikan terus memantau perkembangan situasi tersebut. OJK menilai dinamika kawasan Timur Tengah berpotensi memengaruhi stabilitas sektor keuangan domestik.

Pejabat sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan pihaknya mencermati kondisi global secara serius. Ia menilai eskalasi konflik dapat berdampak pada pasar keuangan nasional.

OJK Minta Industri Siapkan Langkah Antisipatif

OJK meminta seluruh lembaga jasa keuangan meningkatkan kewaspadaan. Regulator juga mendorong industri menyiapkan strategi mitigasi risiko sejak dini.

“Sehubungan dengan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang kita cermati bersama, lembaga jasa keuangan kami minta terus mencermati situasi yang terjadi. Lalu melakukan antisipasi dampaknya terhadap kondisi debitur dan pasar keuangan itu sendiri,” ujar Friderica dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan di Jakarta.

Arahan tersebut mencakup pengelolaan risiko kredit, likuiditas, serta potensi tekanan di pasar modal. OJK ingin memastikan industri tetap tangguh menghadapi gejolak eksternal.

IHSG Terkoreksi, Volatilitas Kembali Meningkat

Di sisi pasar saham, tekanan sempat mereda pada Februari 2026. Namun, volatilitas kembali meningkat pada awal Maret seiring eskalasi konflik.

Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, menyebut per 27 Februari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.235,49.

Secara bulanan, IHSG terkoreksi 1,13 persen. Sementara secara year to date, indeks melemah 4,76 persen. Angka tersebut mencerminkan sentimen global yang masih fluktuatif. Investor merespons perkembangan geopolitik dengan sikap lebih berhati-hati.

Koordinasi Intensif dengan SRO Pasar Modal

Hasan menegaskan OJK terus memantau pergerakan pasar. Regulator juga memperkuat koordinasi dengan Self Regulatory Organization. Koordinasi itu melibatkan Bursa Efek Indonesia, Kustodian Sentral Efek Indonesia, dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia.

“OJK tentu terus memantau pergerakan pasar serta terus melakukan koordinasi dengan SRO, BEI, KSEI, dan KPEI. Termasuk juga para pelaku di industri pasar modal dalam mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan,” ujar Hasan.

Langkah itu bertujuan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. OJK ingin memastikan setiap kebijakan responsif terhadap dinamika global.

Stabilitas Domestik Tetap Jadi Prioritas

Konflik geopolitik memang berada di luar kendali otoritas nasional. Namun, OJK menekankan pentingnya kesiapan internal.

Regulator mengajak pelaku industri tetap disiplin dalam manajemen risiko. OJK juga mendorong transparansi informasi kepada publik.

Dengan pendekatan proaktif, sektor jasa keuangan mampu meredam dampak eksternal. Stabilitas domestik tetap menjadi prioritas utama di tengah ketidakpastian global.

Tags: BEIihsgkonflik timur tengahKPEIKSEIOJKpasar keuangan globalstabilitas sektor keuangan
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Banggar DPR Ajukan Sejumlah Kebijakan Jaga Stabilitas APBN karena Ketidakpastian Ekonomi Global

Empat Kawasan Industri Dorong Ekonomi Lampung Tumbuh 8 Persen

byRicky Marlyand1 others
16/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung akan menyiapkan empat kawasan industri untuk memercepat hilirisasi komoditas pangan. Menanggapi hal itu,...

Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. (Dok. Adpim Lampung)

Percepat Investasi, Pemprov Lampung Kembangkan Empat Kawasan Industri Baru

byRicky Marlyand1 others
16/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berencana mengembangkan empat kawasan industri untuk mendukung pelaksanaan program hilirisasi komoditas di...

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat silaturahmi dan buka puasa bersama Ketua MPR RI, ulama, umara, serta tokoh masyarakat se-Provinsi Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Dinas Gubernur, Mahan Agung Bandar Lampung, pada Jumat (6/3/2026). Dok ADPIM Lampung

Lampung akan Jadi Pusat Hilirisasi Komoditas Pangan

byRicky Marlyand1 others
15/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengembangkan empat kawasan industri untuk mendukung pelaksanaan program hilirisasi komoditas di daerah....

Berita Terbaru

Warga Pesisir Bandar Lampung sedang melewati banjir rob atau pasang air laut maksimum. Dok Lampost.co
Cuaca

Waspada Banjir Rob di Enam Wilayah Pesisir Lampung

byTriyadi Isworo
16/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Waspada potensi banjir rob atau pasang maksimal,...

Read moreDetails
Banggar DPR Ajukan Sejumlah Kebijakan Jaga Stabilitas APBN karena Ketidakpastian Ekonomi Global

Empat Kawasan Industri Dorong Ekonomi Lampung Tumbuh 8 Persen

16/04/2026
Langit mendung dan rintik hujan menyelimuti Tugu Adipura Kota Bandar Lampung. BMKG memprediksi cuaca Provinsi Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Kamis, 16 April 2026, Lampung Berawan Waspada Hujan Siang – Malam

16/04/2026
Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. (Dok. Adpim Lampung)

Percepat Investasi, Pemprov Lampung Kembangkan Empat Kawasan Industri Baru

16/04/2026
Lima RUU Baru Masuk Prolegnas Prioritas 2026, DPR Siapkan Pembahasan Lanjutan

Lima RUU Baru Masuk Prolegnas Prioritas 2026, DPR Siapkan Pembahasan Lanjutan

15/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.