IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 04/04/2026 01:09
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Rerie Ajak Perkuat Kewaspadaan Publik untuk Antisipasi Ancaman Virus Nipah

Wandi BarboyMedia IndonesiabyWandi BarboyandMedia Indonesia
04/02/26 - 21:11
in Humaniora, Kesehatan
A A
Rerie Ajak Perkuat Kewaspadaan Publik untuk Antisipasi Ancaman Virus Nipah

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) saat memberikan sambutan beberapa waktu lalu (Foto: Istimewa)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co): Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus Nipah di Indonesia. Ia menegaskan, pengalaman pandemi Covid-19 harus menjadi pelajaran agar negara tidak kembali gagap menghadapi ancaman kesehatan baru.

 

“Sekarang saat yang tepat membangun kewaspadaan dan kesiapsiagaan dengan menggali informasi yang utuh agar masyarakat memahami risiko virus Nipah,” ujar Rerie, sapaan akrab Lestari Moerdijat, melalui keterangan tertulis, Rabu, 4 Februari 2026.

 

Diskusi bertajuk Mengantisipasi Penyebaran Virus Nipah di Indonesia menghadirkan narasumber dari berbagai pihak terkait. Di antaranya Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Sumarjaya, Peneliti Utama Virologi BRIN Ni Luh Putu Indi Dharmayanti, dan mantan Direktur WHO SEARO Tjandra Yoga Aditama. Selain itu, ada anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi, dan wartawan senior Saur Hutabarat. Adapun yang menjadi moderatornya yakni Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI Arimbi Heroepoetri .

 

Rerie menilai kesiapan pemangku kepentingan dan pemahaman publik tentang virus Nipah harus berjalan seiring. Meski Indonesia belum mencatat kasus terkonfirmasi, pemerintah telah mengimbau masyarakat mewaspadai penyebaran virus yang muncul di sejumlah negara Asia Selatan dan Asia Tenggara. Ia mendorong pemerintah pusat dan daerah menyampaikan panduan jelas terkait langkah antisipasi dan perilaku aman di tengah masyarakat.

 

Ni Luh Putu Indi Dharmayanti menjelaskan, wabah virus Nipah bersifat sporadis dan menyerang manusia serta hewan. Di beberapa negara, virus ini menyebabkan kerugian besar pada sektor peternakan. Ia menyebut Indonesia memiliki risiko tinggi karena keanekaragaman hayati yang besar. Virus Nipah menyerang sistem pernapasan, otot, dan otak. Tantangan pencegahan meliputi keterbatasan data epidemiologis, ketimpangan kapasitas diagnostik, serta rendahnya kesadaran masyarakat.

 

Sumarjaya menyebut virus Nipah sebagai penyakit emerging dengan reservoir alami kelelawar buah. Penularan terjadi melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi, konsumsi makanan mentah yang terkontaminasi, serta kontak erat dengan penderita atau benda yang tercemar virus. Masa inkubasi berlangsung 4–14 hari dengan gejala demam, flu, pusing, gangguan pernapasan berat, hingga kematian. Hingga kini, belum tersedia obat spesifik maupun vaksin. Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera mendatangi fasilitas kesehatan bila mengalami gejala.

Ancaman Global

Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan, WHO telah memasukkan virus Nipah dalam Disease Outbreak News sejak 30 Januari 2026. Status tersebut menunjukkan potensi ancaman global bila negara gagal mengendalikan penyebaran. Namun, WHO juga membuka peluang wabah dapat berhenti jika penanganan berjalan efektif. Virus Nipah juga masuk peta jalan riset dan pengembangan WHO.

 

Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menilai pembahasan virus Nipah relevan dan strategis karena menyangkut ketahanan sistem kesehatan nasional. Menurutnya, ancaman kesehatan sering datang tanpa tanda dan membesar jika negara lalai membaca sinyal awal.

 

Wartawan senior Saur Hutabarat menambahkan, peningkatan literasi publik penting untuk mengubah kebiasaan berisiko. Ia mencontohkan, buah yang telah ada bekas gigitan hewan seharusnya tidak lagi menjadi konsumsi demi mencegah penularan penyakit.

Tags: ancaman virus nipahvirus nipah 2026virus nipah adalahvirus nipah dari hewan apavirus nipah dari manavirus nipah di indonesiawaspada virus baru
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Naposobulung HKBP Natar Visualisasikan Sengsara Jalan Salib

Naposobulung HKBP Natar Visualisasikan Sengsara Jalan Salib

byAsrul Septianand1 others
03/04/2026

Kalianda (lampos.co)--Jemaat ibadah Jumat Agung di Gereja HKBP Natar Resort Agaphe menikmati drama Jalan Salib. Drama tersebut menjadi pembuka sesi...

Ibadah Jumat Agung HKBP Natar Tekankan Kasih Bagi Sesama

Ibadah Jumat Agung HKBP Natar Tekankan Kasih Bagi Sesama

byAsrul Septianand1 others
03/04/2026

Kalianda (Lampost.co) -- Jemaat Gereja HKBP Natar Resort Agaphe Natar memperingati Jumat Agung dengan penuh khidmat dalam ibadah pada Jumat,...

Amankan Jumat Agung Polsek Natar Sebar Personel di 24 Gereja

Amankan Jumat Agung Polsek Natar Sebar Personel di 24 Gereja

byAsrul Septianand1 others
03/04/2026

Kalianda (lampost.co)-- Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Natar memperketat pengamanan di puluhan rumah ibadah guna menjamin kekhusyukan umat Kristen selama mengikuti...

Berita Terbaru

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah
Lampung

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah

byRicky Marlyand1 others
04/04/2026

Gunung Sugih (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi menabuh genderang perbaikan infrastruktur jalan tahun anggaran 2026. Gubernur Lampung, Rahmat...

Read moreDetails
harga HP Tecno April 2026

Harga HP Tecno April 2026: Murah Tapi Spek Nggak Murahan

03/04/2026
planet Merkurius

Merkurius: Planet Kecil dengan Suhu Paling Ekstrem di Tata Surya

03/04/2026
Trojan Android

Ancaman di Android 2025: Trojan Perbankan Naik Drastis

03/04/2026
Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

03/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.