Dortmund (Lampost.co)–Borussia Dortmund berhasil mengamankan modal penting dalam upaya mereka melangkah ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026. Menghadapi wakil Italia, Atalanta, di Signal Iduna Park, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Niko Kovac menang meyakinkan dengan skor 2-0.
Kemenangan Die Borussen tercipta lewat dua gol pada babak pertama. Serhou Guirassy membuka keunggulan saat laga baru berjalan tiga menit, menyusul kemudian gol Maximilian Beier pada menit ke-42. Hasil ini membuat langkah Dortmund sedikit lebih ringan saat melakoni leg kedua di Bergamo pekan depan.
Drama Macet Sebelum Laga
Pertandingan ini sempat mengalami penundaan kick-off selama 15 menit. Bus tim Borussia Dortmund terjebak kemacetan parah di pusat kota Dortmund, yang memaksa panitia pertandingan mengundur waktu mulai laga menjadi pukul 21.15 waktu setempat. Meski persiapan sedikit terganggu, Dortmund justru tampil menyengat sejak peluit pertama berbunyi.
Baca juga: Gol Vinicius Junior dan Kartu Merah Mourinho Warnai Drama Da Luz
Jalannya Pertandingan
Baru menit ketiga, publik tuan rumah langsung bersorak. Berawal dari penetrasi Julian Ryerson di sisi kanan, umpan silangnya berhasil Serhou Guirassy sambut dengan sontekan akurat setelah lolos dari kawalan bek Atalanta. Skor 1-0 memicu kepercayaan diri tuan rumah untuk terus menekan.
Atalanta, di bawah asuhan Raffaele Palladino, mencoba membalas melalui aksi Gianluca Scamacca dan Ederson. Namun, absennya Charles de Ketelaere akibat cedera sangat terasa di lini depan La Dea. Mereka kesulitan membongkar pertahanan Dortmund yang digalang Waldemar Anton.
Menjelang turun minum, Dortmund menggandakan keunggulan. Serhou Guirassy kali ini berperan sebagai pemberi assist.
Ia melepaskan umpan terukur kepada Maximilian Beier yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Dengan tenang, penyerang muda Jerman itu menaklukkan kiper Marco Carnesecchi. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Atalanta melakukan sejumlah pergantian pemain dengan memasukkan Nikola Krstovic dan Isak Hien. Meski penguasaan bola lebih didominasi tim tamu, Dortmund bermain sangat disiplin dalam skema serangan balik. Beberapa peluang emas lewat Karim Adeyemi hampir menambah keunggulan, namun skor tetap tidak berubah hingga laga usai.
Komentar Pelatih
Niko Kovac memuji efektivitas anak asuhnya di depan gawang. “Ini adalah hasil yang adil. Kami memulai dengan intensitas tinggi meski ada insiden keterlambatan bus. Skor 2-0 adalah modal bagus, tetapi kami tahu bermain di Bergamo tidak akan pernah mudah,” ujar Kovac usai laga.
Di sisi lain, Raffaele Palladino menyayangkan kegagalan timnya memaksimalkan peluang. “Kami dihukum oleh efisiensi Dortmund di babak pertama. Kami harus tampil lebih berani di kandang sendiri untuk membalikkan keadaan,” ujarnya.
Susunan Pemain
Borussia Dortmund: Gregor Kobel; Julian Ryerson, Waldemar Anton, L. Reggiani, Ramy Bensebaini; Jobe Bellingham, Marcel Sabitzer, Julian Brandt; Maximilian Beier, Serhou Guirassy, Karim Adeyemi.
Atalanta: Marco Carnesecchi; Berat Djimsiti, Odilon Kossounou, Sead Kolasinac; Davide Zappacosta, Ederson, Marten de Roon, Nicola Zalewski; Mario Pasalic, Lazar Samardzic; Gianluca Scamacca.








