Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Siaga dampak hujan untuk wilayah Kota Bandar Lampung.
“Peringatan dini dampak hujan sedang – lebat Kota Bandar Lampung, Minggu, 22 Februari 2026 pukul 19.50 WIB dengan status siaga. Monitoring curah hujan: 40.2 mm,” tulis BMKG dalam siarannya.
Sementara hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi pada wilayah Kota Bandar Lampung. Ini berpotensi meningkatkan debit air sungai dan limpasan permukaan secara signifikan. Kondisi ini dapat memicu genangan meluas hingga banjir pada wilayah rawan. Terutama pada daerah dataran rendah, sekitar aliran sungai, serta kawasan dengan sistem drainase terbatas.
“Status siaga berlaku sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat,” himbau BMKG.
Kemudian wilayah terdampak meliputi Kecamatan Kedaton, Sukarame, Tanjung Karang Barat, Tanjung Karang Timur, Tanjung Karang Pusat. Telukbetung Selatan, Telukbetung Barat, Telukbetung Utara, Rajabasa, Tanjung Senang, Sukabumi, Kemiling, Labuhan Ratu, Way Halim. Langkapura, Enggal, Kedamaian, Telukbetung Timur, Bumi Waras, dan sekitarnya.
Selanjutnya dampak yang berpotensi terjadi genangan air pada wilayah perkotaan dan dataran rendah. Lalu peningkatan debit sungai dan saluran drainase. Serta potensi banjir lokal, gangguan aktivitas dan lalu lintas
Kemudian BMKG memberikan himbauan untuk masyarakat Kota Bandar Lampung. Tetap waspada terhadap hujan berlanjut. Pantau kondisi lingkungan sekitar. Hindari aktivitas daerah rawan genangan/banjir. Siapkan langkah antisipasi, ikuti informasi resmi BMKG dan arahan BPBD setempat.
“Peringatan dini ini bersifat dinamis dan akan diperbarui sesuai perkembangan cuaca,” tutup BMKG.








