Bandar Lampung (Lampost.co) — Satsamapta Polresta Bandar Lampung terus menggencarkan patroli rutin dengan menyasar sejumlah objek vital, pusat perbelanjaan, dan perbankan. Selain itu, patroli dilakukan hingga kawasan permukiman penduduk selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah / 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif di wilayah Kota Bandar Lampung. Patroli dilaksanakan secara mobile maupun dialogis. Terutama pada jam-jam rawan seperti malam hari, menjelang sahur, hingga waktu subuh.
Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi tindak kejahatan seperti pencurian atau balap liar. Selain itu, patroli juga mencegah gangguan ketertiban lainnya yang sering muncul saat intensitas aktivitas masyarakat meningkat selama bulan puasa.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, menyampaikan bahwa patroli intensif ini merupakan bentuk komitmen kepolisian. Upaya ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat selama menjalankan ibadah di tahun 2026 ini.
“Selama bulan Ramadan, aktivitas masyarakat cenderung meningkat, terutama pada malam hingga dini hari. Oleh karena itu, kami mengintensifkan patroli di objek vital dan permukiman guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Agustina Nilawati mewakili Kapolresta Bandar Lampung, Sabtu, 28 Februari 2026.
Pesan Kamtibmas
Selain melakukan pemantauan, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada penjaga malam, petugas keamanan (security), serta warga yang ditemui saat patroli. Mereka diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan aktif berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan.
Petugas juga meminta agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 untuk melaporkan secara cepat setiap kejadian gangguan kamtibmas. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis dan siap siaga selama 24 jam.
AKP Agustina Nilawati menambahkan, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara kepolisian, petugas keamanan, dan warga menjadi kunci terciptanya situasi yang tertib dan nyaman di lingkungan masing-masing.
Dengan patroli yang terus digencarkan, diharapkan masyarakat Kota Bandar Lampung dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan dengan khusyuk. Selain itu, masyarakat dapat merasakan kehadiran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.








